
#Bab 122#
7 bulan kemudian.
kini kandungan Olivia memasuki usia 7 bulan. perut wanita itu kini membesar membuat Kenzo menjaganya dengan sangat ketat.
tampak wanita itu masih tertidur dengan pulas. karna permainan yg mereka mainkan semalam membuat wanita itu kelelahan.
namun perlahan wanita cantik itu terbangun dari tidurnya. dan mengerjap beberapa kali dan merenggangkan otot otot nya.
"pagi anak momy" ujar Olivia mengelus ngelus perut buncitnya.
"pagi mom" sahut Kenzo meniru suara anak kecil.
"hubby sudah bangun..???" tanyanya dibalas anggukan oleh pria itu.
"baiklah aku akan menyiapkan sarapan untukmu" ujar Olivia turun dari ranjang.
"tidak....!!! biarkan para chef yg memasaknya kau tidak boleh turun tanpa ku" ujar Kenzo tegas lagi lagi Olivia menghela nafas dengan berat.
kemudian Olivia pun memilih untuk menyiapkan pakaian suaminya dan membersihkan ranjang nya dan mengganti seprainya karna tampak ada sisa sisa percintaan mereka semalam.
meski ia merasa kesulitan dan sangat berat,Olivia tak mengeluh sama sekali malah wanita itu semakin menyayangi calon baby nya.
tak lama Kenzo keluar dari kamar mandi dengan handuk sepinggang menunjukan otot sitpacx nya mendekati sang istri yg memegang pakaiannya.
"makasih dear" ujar nya mengambil pakaiannya dari Olivia.
__ADS_1
Olivia hanya tersenyum dan hendak menuju kamar mandi untuk mencuci muka,namun lagi lagi sikap posesif Kenzo membuat Olivia menggelanhkan kepalanya. ingin ke kamar mandi saja ia harus digendong.
"kau tidak boleh kekamar mandi sendirian sayang,jika kau dan Beby ku terpeleset bagaimana...???" ujar Kenzo khawatir.
"tidak hubby aku akan pelan pelan,jika harus bersamamu lalu saat kau. berada dikantor aku bagaimana jika ingin ke kamar mandi"
"aku akan pulang" ujar Kenzo ngasal.
setelah itu Kenzo keluar dari kamar mandi dan mengenakan pakaiannya.
tak lama Olivia keluar dari kamar mandi dan sudah melihat suaminya itu rapi,ia mendekati suaminya yg hendak memakai dasi itu.
Olivia mendekati suaminya dan mengambil alih dasi itu membuat pria itu tersenyum.
"hari ini kau jangan kemana mana kau tidak boleh keluar tanpa seizin dari ku paham..!!!"bisiknya dan dibalas anggukan oleh wanita itu.
"hubby.."
"iya sayank"
"apa benar kak David ingin menikah..???"
"tentu saja tidak kau tahu dari mana??"
"kak David mengatakan padaku, beberapa bulan yg lalu ia sudah berjanji pada ibunya akan membawa calon istrinya 2 Minggu namun kak David mengingkarinya hingga menjadi berbulan bulan" uajr Olivia tertawa kecil.
__ADS_1
"dia tidak menikah sayang"
"aku berharap kak David menemukan pasangannya" ujar Olivia
"kau benar agar tidak ada yg menatap istriku lama lama" ujar Kenzo kesal mengingat sahabatnya itu selalu menatap istrinya sangat lama.
"hubby tidak boleh cemburu dengan kak david"
"tentu saja aku boleh kan aku suamimu sayang"
"terserah mau hubby" uajr Olivia pasrah.
Kenzo pun menggendong istrinya ala bridal style keluar kamar dan masuk kedalam lift menuju ruang makan.
tak henti hentinya mereka tertawa bersama menikmati keromantisan mereka.
"nanti kita akan memeriksa Beby Kenzo ok"
"ok by"
Kenzo mendudukan istrinya di pangkuannya seperti biasa pria itu makan selalu disuapi oleh wanita itu"
"kau tidak ingin sesuatu hmmm ???"
"tidak hubby, aku hanya merasa bosan ingin memiliki teman" ujar Olivia lesu.
"jika kau bosan kau bisa kekantorku dear nanti akan dijemput oleh asisten Han dan bebepara pengawal"
__ADS_1