Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 122 (bos sombong)


__ADS_3

#Bab 122#


sementara di perusahaan David group.


tampak seorang gadis cantik tengah terburu buru melangkah kakinya menuju kantor. ia bangun kesiangan dan kini ia harus sampai tepat waktu.


namun tiba tiba ia menabrak tubuh kekar membuatnya jatuh terpental membuatnya meringis kesakitan.


"maaf tuan saya tidak sengaja" ujar felica menundukan kepalanya.


"apa kau tidak punya mata hah...!!!"


"maaf tuan"


"jika saja aku tidak memaafkanmu aku sudah memecatmu" ujar David marah karna ia sedang bad mood sekarang dan malah seorang gadis menabraknya.


"sabar tuan sebaiknya kita segera ke atas bentar lagi ada meeting penting" ujar asisten Aldo pada David.


David dan Aldo pun meninggalkan felica yg masih terdiam menundukkan kepalanya. sontak gadis itu mengelus ngelus dadanya dan tubuhnya yg masih sedikit gemetar itu.


"ckck felica kau itu ceroboh sekali,bagaimana bisa menabrak pria sombong itu, untung itu Presdir disini kalau tidak aku sudah memakinya tadi" ujar felica mendumel.


felica segera masuk kedalam kantor. ia bekerja sebagai seorang office girl dan lagi lagi ia harus kena marah oleh Bu Dania karna terlambat.


"karna kau terlambat kau lembur hari ini dan awas kau pulang jika semua belum bersih" bentak Bu Dania padanya.


"baik bu maafkan saya" ujar felica dengan lesu.

__ADS_1


" dan buatkan Presdir Kopi. ingat..!!! yang enak paham!"


"saya paham bu"


kemudian Bu Dania meninggalkan felica dan membuat gadis itu bisa bernafas dengan lega.


felica menuju pantry untuk membuatkan David kopi.


felica membawa kopi itu menuju ruangan David di lantai 10 menggunakan lift kusus karyawan. dengan langkah hari hati takut kopi itu tumpah.


setelah itu ia mengetuk pintu ruangan David dan di buka kan pintu oleh asisten Aldo.


"ada apa nona"


"ini tuan,kopi pesanan presdir" ujar felica membungkuk hormat.


"bawa masuk" ujar Aldo dan felica pun melangkah kedalam ruangan dengan perasaan takut.


"hmm silahkan keluar" ujar David dingin.


saat felica hendak keluar,tiba tiba David memuntahkan kopinya dan menatap nyalang felica.


"apa kau tidak bisa membuat kopi hah!!" ujar David dengan marah.


"apa ada yang salah tuan: tanya felica dengan bingung.


"kopi ini rasanya sangat pahit aku suka yg manis tidak pahit seperti wajahmu" ujarnya dengan nada tinggi.

__ADS_1


"ckck wajahmu kali tuan yg pahit" batin felica melamun membuat David semakin kesal dan memukul meja membuat felica dan asisten Aldo sama sama terkejut.


"apa kau tuli hah..!!!" bentak nya


"maafkan saya tuan" ujar felica menatap bola mata biru itu.


"tundukan kepala mu saat berbicara denganku...!!!"


felica dengan segera menundukan kepalanya , berusaha menahan tangisnya ia sangat ketakutan sekarang.


"Olivia tolong aku" batinnya yg sangat merindukan sahabatnya itu.


"pergi dari sini sebelum aku memecatmu..!!!" ujar ya sedikit meninggi


"baik tuan"


"dan jangan menaiki lift kau harus turun menggunakan tangga darurat" lanjutnya.


kemudian felica dengan segera meninggalkan ruangan David dengan tergesa gesa,tak lupa ia menuju tangga darurat.


gadis itu segera menuju pantry takut bi dania kembali mengomelinya.


sementara itu.


kini David semakin bertambah pusing ia sedang memikirkan cara untuk menolak perjodohan ibunya itu namun malah di tambah masalah yg dibuat oleh felica membuat nya semakin merasa pusing


"apa jadwal kita hari ini"

__ADS_1


"setelah meeting kita menuju kantor drt.kenz tuan kita akan meeting dengan tuan kenzo"


"hmm siapkan semuanya"


__ADS_2