Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 4


__ADS_3

"aku tidak menyukai masakan mu,kau buang saja"


"tapi tuan"


"apa kau tuli? aku bilang buang ya buang" Olivia membuang masakannya dengan air mata yg mengalir pak Jang yg melihatnya pun merasa iba.


Kenzo meninggalkan Olivia yg terus menangis dimeja makan,ia langsung menuju kantornya bersama sang asisten.


Kenzo menahan wajah kesal,ia pun memerintahkan asisten Han untuk segera berangkat keluar kota menemui sang kekasih di apartement,sementara asisten Han hanya bisa mendengus mendengar permintaan tuannya.


"tuan mobilnya sudah siap,kita bisa berangkat sekarang" mereka pun berangkat menuju kota A menemui kekasihnya Aline.


tak lama mereka sampai dikota A,mobil mereka melesat dengan cepat membuat mereka cepat sampai,Kenzo memasuki apartemen Aline ia pun memasukan kode paswoardnya hanya ia yg tau dengan aline.


ia pun masuk kedalam kamarnya menemui sang kekasih.


"sayank mengapa kau kesini"


"apa aku tidak boleh menemui calon istriku hmm" ucap Kenzo seraya memeluk pinggang Aline dengan erat dan mencium bibirnya.


"boleh dong sayank,aku Minggu depan mau kembali ke luar negri aku harus melakukan pemotretan"


"huft,bisakah kau keluar saja aku ingin hidup bahagia denganmu bukan dengannya"


"tidak bisa sayank,itu impianku"

__ADS_1


Kenzo menghela nafasnya dengan berat,Aline pun membawa Kenzo ke dapur untuk makan malam.


sementara dimension Kenzo.


kini Olivia sedang mencuci piring,ia juga harus mencuci pakaian kenzo ia berdiri di antara para pelayan,ia harus menanggung utang ayahnya sekarang,tidak ada lagi senyum ceria di wajahnya selalu saja menunjukan wajah sedih,tapi Kenzo tak pernah merasa kasian terhadapnya.


Olivia membersihkan kamar Kenzo,tak sengaja ia melihat sebuah foto Kenzo dengan seorang wanita cantik,ia sudah menebak pasti itu kekasih yg Kenzo katakan saat itu.


keesokan harinya,Olivia terbangun dari tidurnya. buru² ia menyiapkan sarapan untuk Kenzo dan menyiapkan pakaian pria itu,namun pak Jang mengatakan bahwa Kenzo belum pulang dari kemarin,Olivia bernafas lega ia pun langsung membersihkan kamarnya dan segera menyiapkan sarapan untuk kepulangan suaminya nanti.


tak lama Kenzo pulang ucapan Olivia benar,Olivia pun menyambut Kenzo pulang,sementara Kenzo tak menghiraukan keberadaannya.


"besok kita akan menikah,jangan coba² kabur dariku atau ku bunuh ayahmu itu,paham!"


"tap-tapi tuan apakah tidak terlalu cepat?"


"ba-baik tuan"


"ingat setelah menikah dengan ku jangan sok menjadi nona muda disini kau bukan apa apaku kau hanya istri di atas kertas"


"saya tau posisi saya tuan"


Kenzo pun meninggalkan Olivia menuju kamarnya,ia pun membersihkan badan,sementara Olivia menyiapkan pakaiannya kemudian langsung keluar dan masuk kedalam kamarnya.


15 menit kemudian Kenzo keluar dari kamarnya menggunakan handuk sepinggang,ia melihat bajunya sudah ada di ranjang.

__ADS_1


"bagus juga pilihannya" ia pun memakai pakaian tersebut dan menelfon sang asisten.


"halo tuan"


"kau dimana?"


"aku di apartemenku tuan"


"Carikan gaun untuk gadis bodoh itu aku akan menikahinya besok,persiapkan semua"


..."baik tuan"...


kemudian Kenzo pun mematikan telfonnya lalu turun ke bawah untuk makan siang.


ia melihat Olivia dari kejauhan tampak gadis itu menyiapkan makanannya sesekali gadis itu melap keringatnya menggunakan lengannya.


"cihh buat apa aku kasian biar dia rasakan gimana rasanya tinggal dimensionku dia pikir dia nona muda disini"


Kenzo pun turun kebawah,lagi lagi pria itu membuang masakan yg Olivia buat susah payah.


"tuan mengapa kau membuang masakanku?"


"sudah berapa kalau aku katakan,aku tidak akan memakan masakanmu aku takut makananku tidak higenis karna tangan murahanmu itu"


"tapi tuan,setidaknya biarkan aku saja yg memakannya"

__ADS_1


"kau berani melawanku hah!" Kenzo menatap tajam Olivia dan berbicara dengan nada tinggi membuat gadis itu ketakutan,Kenzo yg mood makannya hilang pun meninggalkan Olivia menuju mobil untuk pergi kekantor,meski ia hanya menggunakan jas tanpa dasi.


__ADS_2