
#Bab 63#
"aku tidak perduli kau masih virgin atau tidak,yang jelas aku menginginkanmu sekarang sweety" bisiknya kepada istrinya itu.
Olivia bernafas jmdengan cepat membuat dadanya itu naik turun,Kenzo pun semakin terbakar gairah ia kembali menikmati benda favoritnya itu.
"nghh"
"Ken..Kenzo.." paraunya saat Kenzo bermain main dibenda sensitifnya.
Kenzo meninggalkan tanda kemerahan disetiap inci tubuh Olivia,gadis itu mencengkram kuat sepreinya san bersesis.
ia tak pernah merasakan ini sebelumnya.
Kenzo menanggalkan seluruh pakaian istrinya. dan mengungkungnya dibawah tubuhnya.
saat ia akan memulai permainannya,tiba tiba pintu kamar mereka diketuk seseorang.
tok...tok...tok
awalnya Kenzo tak perduli,namun semakin lama semakin keras.
"tu..tuan...shhh...tuan kenz..." Olivia berusaha menahan suaranya dan memanggil suaminya yg masih belum berhenti itu.
"tuan....nghh..ad-ada yang mengetuk pintu.." Olivia berusaha menyadarkan Kenzo namun pria itu seolah olah tuli dan tak mendengarkan apapun.
"kenzo!!" teriaknya membuat Kenzo menghentikan permainannya.
"ada apa sayang"
__ADS_1
"ada yang mengetuk pintu" ujar Olivia merasa kesal dengan suami mesumnya itu.
"ouh...shttt menganggu saja,akan ku bunuh siapapun itu" ujarnya dan mendapat pukulan dibahu oleh istrinya
"jika itu Oma...apa kau akan menbunuhnya?" tanya olivia kesal dengan suaminya itu.
"tidak sayang" ujar Kenzo lembut dan mencium kening istrinya itu.
Kenzo mengenakan celananya dan berjalan menuju pintu,saat dibuka tampak David yg berada disana.
"cihhh ada apa kau kemari??" ujar Kenzo kesal dengan sahabatnya itu.
"ada urusan penting ikut keruang kerjaku sekarang"
"buat apa? aku sibuk" ujar Kenzo menatap malas David.
"ckck..kau ini cepatlah"
"shttt...kau tau...kau menunda kerja kerasku" ujar Kenzo marah dengan David membuat pria itu mengangkat satu alisnya.
"kerja keras apa??" tanyanya bingung.
"sudahlah kau duluan aku akan menyusul,aku ingin mengenakan pakaian ku dulu" Kenzo menutup pintu kamarnya dan masuk kedalam.
sementara kini Olivia menatap bingung Kenzo yang seperti nya sedang marah.
"siapa itu?" tanya gadis itu kepada suaminya.
"hanya orang yg tidak penting sayang" ujar Kenzo tidur dipaha istrinya itu,sementara Olivia masih setia memegang selimutnya sebab tubuhnya kini tidak mengenakan pakaian karna ulah suaminya.
__ADS_1
Kenzo memejamkan matanya berusaha menghilangkan gairahnya itu apalagi kini istrinya tidak mengenakan apa apa hanya balutan selimut yg menutupi tubuhnya itu.
namun lagi lagi terdengar suara ketukan pintu.
tok..tok....tok
"sialan...berani beraninya ia menggangguku" teriaknya membuat Olivia terperanjat.
"tuan kau membuat ku terkejut" ucap Olivia kepada suaminya itu.
"maaf sayang...aku sedang kesal" Kenzo pun terbangun dari tidurnya dan mencium kening istrinya dalam dalam seolah olah enggan melepaskan istrinya itu.
"sayang....aku ada urusan kau tidur duluan yah" ujar Kenzo lembur dan dibalas anggukan oleh gadis itu.
Kenzo mengambil pakaiannya dan meninggalkan Olivia didalam kamar,namun baru beberapa langkah ia kembali mendekati istrinya dan mencium istrinya kembali.
"aku pergi dulu yahh" ucap Kenzo kepada istrinya.
"iyaaa...sudahlah cepat pergi!" usir gadis itu sebab suaminya tak kunjung pergi kini malah menciumi keningnya.
Kenzo meninggalkan Olivia dan saat keluar ia disambut tatapan tajam oleh David.
"ada apa??" ujar Kenzo dengan santai.
"kau tau...kau membuatku menunggumu lama" ujar David kesal.
"ok..ok aku ikut denganmu" ujar Kenzo dengan santai pergi meninggalkan pria tampan itu.
"ckck..dasar sialan" umpat David pelan dan mengikuti langkah kaki kenzo
__ADS_1