Istri Simpanan

Istri Simpanan
Dua Pasang Pengantin


__ADS_3

Pagi ini semua terlihat sibuk. Tepat jam sepuluh pagi nanti akan dilangsungkan acara akad nikah antara Daniel dan Amira di ballroom sebuah hotel.


Acara akad nikah ini hanya akan dihadiri oleh keluarga inti saja. Bintang tampak sudah cantik mengenakan kebaya berwarna kuning gading. Tubuh Bintang sudah kembali langsing dan sama sekali tidak terlihat jika ia baru habis melahirkan tiga bulan yang lalu.


Dipa yang pagi itu sudah mengenakan kemeja batik dengan warna yang senada tampak gemas melihat Bintang dalam balutan kebaya yang sangat pas ditubuhnya.


"Maaass..diam dong nanti berantakan lagi " Bintang menepiskan tangan Dipa yang melingkari pinggangnya dari arah belakang.


"Suruh siapa kamu dandan secantik ini " jawab Dipa sambil mengendus leher jenjang Bintang.


"Sudah *****-***** nya kita siap-siap sekarang, jangan sampai telat ke tempat acara akad nikahnya " Bintang mengurai tangan Dipa yang masih melilit erat perutnya.


"Hhmm..awas saja, nanti malam kamu tidak akan lolos " ancam Dipa.


"Dasar mesum " cibir Bintang sambil mengambil tas tangannya dan menggamit lengan Dipa untuk turun dimana semua sudah siap pergi ke tempat acara akad nikah.


Pada saat akan pergi ketiga bocah bersikeras ingin pergi dengan mobil pengantin. Akhirnya Papa Ardi dan Mama Niken yang semula akan satu mobil dengan Daniel dan besannya akhirnya mengalah dan pergi dengan Dina dan Leon. Sementara Bintang dan Dipa pergi dengan membawa si kembar dan kedua baby sitter nya.


Setibanya di hotel tidak menunggu lama acara akad nikah pun segera dimulai. Daniel terlihat gagah dan tampan duduk di depan meja berhadapan dengan Ayah Amira bersiap untuk melakukan ijab kabul.


Daniel tampak begitu lancar melafalkan ijab kabul yang langsung disambut kata Sah dari para saksi.


Setelah acara ijab kabul selesai barulah Amira dituntun oleh Bunga dan Lana keluar dari tempat persembunyiannya.


Daniel terpaku menatap Amira yang kini sudah sah menjadi istrinya tampak cantik dalam balutan kebaya pengantin muslimah.


"Semoga setelah mereka menikah Amira tidak minta resign, kalau sampai dia resign aku pusing cari gantinya " bisik Dipa.


"Sayang..kamu ini harusnya bilang semoga mereka menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah..bukannya malah bilang semoga Amira tidak resign " omel Bintang, Dipa hanya nyengir.

__ADS_1


"Aku sudah siapin kado paket bulan madu untuk mereka, kamu mau ikutan juga ga Neng ? kalau mau nanti aku pesankan sekalian " bisik Dipa.


"Brenti deh ngelanturnya..kamu ini tidak lihat si kembar saja baru tiga bulan, ini malah ngajak bulan madu lagi " Bintang mencubit perut Dipa dengan gemas.


"Ya..kali saja kamu mau " jawab Dipa.


"Lebih baik kasih buat Dina dan Leon saja Yang, sekalian program hamil " usul Bintang.


"Baiklah..kalau kita bulan madunya di rumah saja sambil ngurus anak-anak " jawab Dipa.


"Iya " jawab Bintang.


Setelah semua rangkaian acara inti selesai, semua menikmati hidangan dan dilanjutkan dengan beristirahat.


Mereka akan bersiap untuk acara resepsi yang akan dilaksanakan pada malam harinya.


"Sepertinya ini salah, gaun punya aku bukan yang ini " Bintang protes karena gaun yang dibawa oleh orang-orang itu bukan gaun yang ia pesan.


"Tapi kami diperintahkan untuk memakaikan gaun ini kepada ibu " orang itu memaksa."Mohon kerjasamanya Bu, jangan sampai nanti kami semua dipecat jika ibu tidak mau memakainya " orang itu memohon.


"Baiklah " jawab Bintang.


Bintang pun akhirnya mau memakai gaun itu dan penata rias langsung melakukan tugasnya merias wajah cantik Bintang.


"Ini seperti gaun pengantin saja " gumam Bintang. Namun ia sebenarnya mengakui jika gaun yang terpaksa ia pakai itu sangatlah indah.


"Mas Dipa kemana sih ? kenapa tiba-tiba menghilang ?" Bintang mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Dipa untuk menyuruh bersiap-siap namun ponsel Dipa tidak aktif.


Setelah ditangani selama hampir dua jam akhirnya Bintang pun selesai di rias.

__ADS_1


Bintang terpaku menatap pantulan dirinya di cermin yang sangat cantik dengan gaun indahnya yang menurutnya terlalu berlebihan. Ia seperti akan menyaingi Amira yang jelas-jelas sebagai pengantinnya.


Ketika sampai tiba waktunya, Bintang kaget ketika tiba-tiba Bunga muncul dengan gaun pengantin mini nya.


Akhirnya Bintang mengerti ternyata semuanya kompak memakai gaun pengantin, dan Bintang pun tidak lagi protes.


Bunga dan seorang petugas wo membawa Bintang ke ballroom tempat resepsi. Disaat yang bersamaan Amira pun datang bersama Lana yang juga memakai gaun pengantin mini yang sama dengan Bunga. Mereka terlihat seperti empat pengantin wanita beda generasi.


Bunga dan Lana menuntun Bintang dan Amira menuju pelaminan dimana Dipa dan Daniel berdiri menyambut kedatangan mereka.


Suara tepuk tangan yang meriah langsung terdengar membahana menyambut dua pasang pengantin yang berbahagia.


Tanpa Bintang tau sebetulnya Papa David dan Papa Ardi menyiapkan pesta pernikahan ini bukan hanya untuk Daniel dan Amira saja, namun juga untuk Dipa dan Bintang.


"Kamu ikut merencanakannya dibelakang aku Yang ?" tanya Bintang sedikit mengomel.


"Tidak Neng, tadi aku sedang tidur dan ditelepon Daniel dan langsung disuruh siap-siap..aku juga kaget " jawab Dipa.


"Makanya kalau rapat itu ikutan, salah siapa kerjaannya ngamar terus " sindir Daniel yang mendengar perdebatan antara Bintang dengan Dipa.


"Halaaah..sebentar lagi juga Lo pasti kerjaannya ngamar sama Amira " balas Dipa.


"Ya tidak apa-apa dong kan sudah halal " jawab Daniel.


"Makanya jangan nyinyir nanti juga Lu doyan " balas Dipa.


Amira hanya tersenyum melihat perdebatan antara Dipa dengan Daniel. Ia tidak menyangka jika Bosnya di kantor sekarang ini adalah menjadi adik iparnya.


Disaat kedua pasang pengantin itu saling berdebat diantara kesibukan mereka menyapa para tamu, ketiga bocah Bunga ,Langit dan Lana tampak sibuk berkeliling memburu hidangan kesukaan mereka. Leon dan Dina mengawasi ketiga bocah itu terutama Bunga dan Lana yang mengenakan gaun ala pengantin. Sementara kedua baby sitter si kembar juga ikut menikmati hidangan pesta sambil menjaga Shakila dan Shakira yang tertidur didalam double baby stroller nya.

__ADS_1


__ADS_2