Istri Simpanan

Istri Simpanan
Honeymoon


__ADS_3

Hari ini Dipa dan Bintang mengantarkan seluruh keluarganya yang akan berangkat ke Padang. Niat Leon untuk mengunjungi keluarganya di Padang berubah menjadi acara liburan keluarga karena semua ikut kecuali Dipa dan Bintang yang akan berangkat ke Jepang besok pagi.


"Kalian jangan nakal dan jangan bikin repot oke !" pesan Bintang kepada Bunga dan Langit.


"Iya Bun " jawab kedua bocah itu.


"Titip anak-anak ya Mah " ucap Bintang kepada Mama Niken.


"Iya..mama harap sepulang kalian dari Jepang sudah ada calon cucu Mama disini " Mama Niken mengelus perut Bintang.


"Aamiin..minta doanya ya Mah, Mama dan Papa juga sehat-sehat disana " jawab Bintang sambil mencium tangan Mama Niken.


"Pasti..Mama dan Papa selalu mendoakan kalian semua " jawab Mama Niken.


"Semoga pulang dari Padang Dina segera punya adik " bisik Bintang sambil tertawa menggoda Mama mertuanya.


"Dasar menantu kurang ajar " Mama Niken menjewer telinga Bintang membuat wanita itu meringis dan meminta ampun.


"Titip anak-anak ya !" Dipa mengacak rambut Dina membuat Dina langsung memukul tangan Dipa dengan kesal karena rambutnya menjadi berantakan.


"Iya..Langit dan Bunga aman sama aku. Tapi aku cuma mengingatkan kakak saja ya..mereka itu jajannya banyak. Jadi tolong kakak ngerti lah untuk menyesuaikan uang jajan mereka selama liburan " ujar Dina.


"Iya..nanti kakak transfer ke rekening kamu " jawab Dipa sambil tertawa.


"Kamu itu perhitungan sekali sih sama keponakan sendiri " sungut Bintang.


"Buat antisipasi takutnya kalah taruhan..Lo masih ingat kan kesepakatan kita " bisik Dina ketika mereka hendak berpisah.


"Dasar Lo ga modal...siap-siap saja Lo beliin gw satu set perhiasan itu " jawab Bintang.


"Lo kali yang siap-siap beliin gw perhiasan itu " balas Dina tidak mau kalah sambil melambaikan tangannya.


"Kamu dan Dina tadi bahas apa sih Neng ? aku dengar ngomongin perhiasan " tanya Dipa ketika mereka dalam perjalanan pulang dari bandara.


"Rahasia..urusan perempuan " jawab Bintang.


"Mulai berani rahasia-rahasiaan ya !" Dipa langsung memberenggut kesal.


Bagaimana Bintang bisa menyimpan rahasia darinya sedangkan Dipa saja tidak boleh menyimpan rahasia apapun dari Bintang.

__ADS_1


Bahkan hanya untuk sekedar mencari tempat referensi untuk bulan madu secara diam-diam saja ia tidak mampu.


"Nanti aku akan kasih tau kalau sudah tiba waktunya " ujar Bintang sambil menyandarkan kepalanya di bahu kiri Dipa. Jika sudah begini wajah memberenggut Dipa pun seketika sirna.


"Neng kita mampir ke kantor sebentar yuk, aku ingin memastikan semua aman sebelum besok kita berangkat " ajak Dipa.


"Iya..tapi janji sebentar ya! " jawab Bintang.


"Iya " jawab Dipa sambil melajukan mobilnya menuju ke kantornya.


Setibanya mereka di kantor, Dipa memeriksa berkas yang harus ia tandatangani dan menyuruh Amira untuk memundurkan jadwal pertemuan Dipa dengan beberapa kliennya satu Minggu kemudian. Pada saat Dipa sedang berbicara dengan Amira, diam-diam Bintang mengambil beberapa photo Amira dan ia simpan di galeri ponselnya.


Setelah semua urusan pekerjaan beres Dipa dan Bintang pun pulang. Mereka memilih untuk beristirahat untuk mempersiapkan perjalanan bulan madu mereka besok.


*


Setelah melalui perjalanan yang panjang akhirnya Bintang dan Dipa sampai di sebuah resort di sebuah pulau.


Bintang dan Dipa sengaja memilih sebuah pulau pribadi sebagai tempat bulan madu yang tenang karena jauh dari hiruk pikuk kawasan belanja dan dunia malam.


Dipa sudah menyewa satu unit mobil yang akan mereka pakai sebagai transportasi selama mereka tinggal di pulau itu.


Setibanya di pulau Bintang langsung tertidur pulas karena mengalami jetlag setelah menempuh perjalanan panjang.


Selagi Bintang tidur, Dipa memasukan baju-baju mereka kedalam lemari dan menyimpan koper mereka disudut kamar.


Bintang tidur sampai berjam-jam membuat Dipa menjadi bosan sendiri dan akhirnya Dipa pun memutuskan untuk tidur bersama Bintang. Dan disisa hari itu mereka menghabiskan waktu dengan tidur.


Keesokannya pagi-pagi Bintang bangun lebih dulu dengan tubuh yang segar karena cukup beristirahat. Disampingnya Dipa masih meringkuk dengan tangan dan kaki membelit tubuh Bintang.


Bintang menatap wajah tampan Dipa yang masih tertidur dengan pulas. Perlahan jemari Bintang menyusuri garis wajah Dipa dan berakhir di bibir kenyalnya. Dipa yang merasa ada yang menyentuh wajahnya akhirnya membuka matanya.


"Neng..sudah bangun ?" ucapnya ketika melihat jika yang mengganggu tidurnya adalah Neng geulisnya.


"Sudah daritadi " jawab Bintang sambil mengelus rambut tebal Dipa.


Dipa menarik tubuh Bintang keatas tubuhnya kemudian menguncinya dengan kedua tangannya.


"Morning kiss Sayang " Dipa mengecup bibir Bintang lembut dan Bintang pun menyambutnya. Untuk beberapa saat Bintang dan Dipa larut dalam ciuman yang lembut tidak peduli jika keduanya baru bangun tidur dan belum gosok gigi.

__ADS_1


"Hari ini kita mau kemana Mas ?" tanya Bintang setelah saling melepaskan tautan bibir mereka. Bintang sudah tidak sabar ingin menjelajahi pulau ini berdua dengan suami tampannya.


"Terserah Neng geulis maunya kemana " jawab Dipa.


"Kita jalan-jalan disekitar sini dulu ya Mas " pinta Bintang.


"Baik bos " jawab Dipa sambil meremas bokong Bintang.


"Oke..aku sekarang siap-siap dulu " Bintang Langsung loncat turun dari atas tubuh Dipa kemudian menyiapkan baju untuk mereka kenakan dan menghilang di balik pintu kamar mandi.


"Sabar ya..nanti malam kita habisi dia " ujar Dipa sambil mengelus bagian bawah tubuhnya yang sudah terbangun dan mengeras sejak Bintang berada diatas tubuhnya beberapa saat yang lalu.


Setelah setengah jam berada di kamar mandi Bintang pun keluar dan memakai kemeja berwarna putih dan celana sebetis berwarna coklat muda sama persis dengan kemeja dan celana yang akan Dipa pakai.


"Mas..buruan mandi dong !" Bintang yang sedang menyisir rambutnya melirik kearah Dipa yang yang malah tetap berbaring dengan berbantalkan kedua tangannya.


"Mass..ih buruan !" Bintang yang sudah memoles wajahnya dengan riasan tipis mengambil tangan Dipa dan menariknya paksa.


"Iya..iya.." Dipa pun bangun dan hendak beranjak menuju kamar mandi. Namun sebelumnya Dipa masih sempat mencium bibir Bintang dan meremas dada Bintang dengan gemas.


"Sanaaa kamu bauk..dasar cabul " Bintang mendorong Dipa ke kamar mandi sebelum pria mesum itu membuat pakaiannya berantakan.


Setelah selesai mandi Dipa pun memakai baju yang sudah disiapkan oleh Bintang. Hari ini rencananya mereka akan menyusuri pulau dengan mobil yang sudah disewa oleh Dipa.


Bintang dan Dipa seharian mengunjungi beberapa destinasi wisata terdekat dengan resort dan menjelang sore mereka mengunjungi sebuah kawasan pemandian air panas (Onsen ) yang berada tidak jauh dari resort tempat mereka menginap.


Ada beberapa lokasi onsen unik yang ada disana. Mulai dari pemadian air panas yang dicampur sake (Onsen Sake),Onsen Kopi, hingga Onsen Wine. Bintang dan Dipa memilih Onsen kopi karena Dipa termasuk pecinta kopi.


Dipa dan Bintang tiba di resort ketika hari mulai gelap. Setibanya di kamar mereka langsung mengganti baju. Mereka tidak mandi karena beberapa saat yang lalu sudah mandi tempat pemandian air panas.


Dipa yang sudah lebih dulu mengenakan piyamanya membaringkan tubuhnya diatas kasur sambil memejamkan matanya. Sementara Bintang memilih mengganti baju di kamar mandi.


"Neng..ngapain sih di kamar mandi ..lama banget " panggil Dipa karena sudah cukup tidak ada tanda-tanda Bintang keluar dari kamar mandi.


"Neng..." Dipa yang hendak kembali memanggil Bintang melongo ketika tiba-tiba Bintang muncul dalam balutan set lingerie berwarna merah terdiri dari babydol dan g-string berbahan lace tembus pandang dengan warna senada.


"Neng.." Dipa terpaku ketika seluruh aset berharga milik istrinya itu terpeta jelas tanpa kecuali.


"Kapan beli beginian Neng ?..aku suka ..you are so sexy wearing that" ucap Dipa ketika Bintang naik keatas tubuh Dipa dan duduk diatas perutnya.

__ADS_1


"Setelah lepas KB sama Dina " jawab Bintang sambil melepaskan satu persatu kancing piyama Dipa.


Dipa meletakan kedua tangannya dibawah kepalanya membiarkan Bintang melakukan apapun yang ia mau atas tubuhnya.


__ADS_2