Istri Yang Disimpan

Istri Yang Disimpan
60. Mengajak kencan


__ADS_3

...SELAMAT MEMBACA...


Adhisti menghela nafas panjang, baru juga terlepas dari Akasha kini dia harus bertemu orang yang membuatnya malas melihat.


"Eh Dokter Reno, ada apa?" tanyanya sedikit terpaksa tersenyum.


"Lagi berkerja, tuh habis periksa lansia di sana!" jawabnya ramah tamah.


Endaru memelototkan matanya saat ada seorang laki-laki yang tak lain adalah Dokter ganjen waktu itu, Dokter yang selalu curi-curi perhatian pada Adhisti.


Endaru tergesa-gesa berjalan sampai tidak melihat ada gundukan tanah yang berisi bangkai tikus yang ada di jalan alhasil ia terjatuh


brugh


"Huwek ... ini apa?" saat melihat kakinya dan ada ekor lumayan panjang apalagi jika bukan bangkai tikus di tepi jalan.


Hal tergila yang pernah ia alami, di tambah lagi baunya huh bikin orang mau ke kamar mandi berkali-kali.


Adhisti yang mendengar ada orang jauh langsung menatap ke arah bawah, eh bukankah itu mantan suami sirinya.


"Ngapain tuh orang nyosor jalanan, apa ada sesuatu di jalan sampai-sampai jatuh tersungkur seperti itu?" gumam lirihnya.


Reno juga sama menatap apa yang Adhisti lihat.


"Puft, apa orang ini selalu hobi jatuh Adhi?" pertanyaan Reno membuat Adhisti tertawa renyah.

__ADS_1


"Aa ... ha ... ha ... benar kamu bilang Dokter, ia selalu hobi jatuh di mana-mana!" jawabnya tanpa sadar.


Benar juga dua insan ini bukannya pernah dekat pasti taulah masing-masing kebiasaan dan hobi apapun itu.


"Hubungan kamu dengan dia benar ada ikatan tali pernikahan?" Reno berbicara yang menyebabkan kegalauan hatinya selama beberapa waktu ini semenjak ia tidak sengaja bertemu pasien bernama Adhisti Rossa.


Adhisti yang tadinya tertawa kini diam tidak dapat berkutik ia bingung mau bicara dulu dari mana, masa iya masalah dirinya di jual mantan kekasihnya di ceritakan lagian ia dan Dokter sok dekat ini tidak kenal juga jadi buat apa di ceritakan padanya.


"Kenapa tidak di jawab?" Reno penasaran dengan sikap Adhisti yang tiba-tiba diam seperti ini tanpa memberikan kepastian dari pertanyaannya tadi.


"Em ... pertanyaan itu sepertinya tidak harus di jawab, permisi Dokter Reno!" Adhisti hendak membuka pintu kos yang ia sewa namun tangannya di cekal oleh Reno.


"Jawab pertanyaan saya." Sedikit memaksakan kehendaknya.


"HEY LEPASKAN TANGAN ANDA." Teriak Endaru sambil menunjuk Reno.


Endaru berlari lalu langsung memukul wajah Reno satu kali bogeman mentah.


Bugh


"Jangan lancang anda Dokter Reno, apa seperti ini anda memperlakukan orang yang baru Anda kenal. Itu tidak sopan Dokter Reno." Endaru sok jadi pahlawan kesiangan.


Reno hanya menatap saja tanpa menjawab ucapan Endaru, baginya angin lewat saja.


"Maafkan atas ke lancangan saya Adhi, kalau begitu saya permisi dulu banyak pasien yang harus saya tangani." Sedikit membungkukkan badannya seraya berpamitan.

__ADS_1


"Iya, semoga tidak bertemu lagi," bukan Adhisti yang menjawab melainkan Endaru Septian.


Kenapa orang ini jadi posesif ya setelah jadi mantan, lucu sekali.


"Sekarang kamu di tempat ini? ada keperluan apa. Sampai-sampai kamu membuntuti aku sampai di sini?" Adhisti kesal sekali kenapa orang ini jadi penguntitnya.


"Aku cuma memastikan jika kamu baik-baik saja ko, lagian aku mau mengajak kamu kencan malam ini!" menundukkan pandangannya tidak berani menatap sorot tajam mata Adhisti.


"Kenapa menunduk tadi sepertinya kamu sangat berani dengan Dokter Reno, apa ada yang salah di diriku sampai-sampai kamu seperti itu padaku?" Adhisti keheranan sendiri.


Endaru menggelengkan kepalanya.


"Takut jatuh lagi, sakit ini kaki aku makanya aku menunduduk bukan gara-gara kamu!" mulai ketus lagi.


Kapan sih Endaru bisa lemah lembut pada wanita, apa tidak bisa mood nya selalu bagus setiap harinya. Sepertinya tidak bisa di prediksi keadaannya yang super labil ini.


"Terserah." Adhisti segera membuka pintu dan masuk dengan buru-buru.


Bragh


Endaru mengerutkan kedua dahinya.


"Tamu yang tak di harapkan ternyata, gak di jawab pula ajakan kencan ku nanti malam." Memanyunkan bibirnya, Endaru bergegas meninggalkan tempat tersebut dan kembali masuk ke dalam mobilnya.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2