
Kehangatan dan saling perhatian dalam keluarga Sudrajat selalu menjadi impian Kevin dalam membangun rumah tangganya dengan Asta. Ia berharap anak-anaknya kelak saling menyayangi.
" Apa yang kau lihat ?," tegur Rizky pada Kevin.
" Sesuatu yang tidak kutemui dikeluarga ku ," jawab Kevin.
" Maksud mu ?."
" Seperti kau tahu, aku hanya mempunyai satu orang adik dari ibu yang berbeda, tetapi hubungan kami tidak baik, bahkan aku nyaris kehilangan nyawa akibat tindakannya meskipun tidak secara langsung. Aku berharap nantinya anak kami memiliki kasih sayang yang besar seperti kalian."
" Yeah, kami bersyukur memiliki orang tua yang sangat perhatian dalam menyayangi serta mendidik kami. Mereka selalu bertindak adil dan menekankan arti saudara bagi kami anak-anaknya. Sementara Asta adalah si bungsu yang menjadi pusat perhatian kami pada saat Papa dan Mama meminta kami untuk menjaganya. Ketika ia menikah denganmu, kami berharap kamu dapat menjaganya dengan baik tanpa pernah menyakitinya, itulah mengapa aku begitu marah dan kecewa padamu saat Asta pergi," ucap Rizky dengan suaranya yang dalam.
" Ya..., sampai sekarang pun perasaan menyesal atas kejadian itu tetap ada dalam ingatan ku."
" Jaga dan buat bahagia dirinya, karena Asta adalah segala-galanya buat kami," ujar Rizky dan ia segera meninggalkan Kevin sendiri.
Hari sudah semakin malam, dan anak-anak sudah mulai rewel karena mengantuk.
" Kami pamit dulu ya, Faiqah besok sekolah kasihan kalau ia terlambat tidur," ujar Sisil .
" Asta, Kevin...Mama dan Papa juga pamit pulang ya..., selalu rukun ya sayang," kata Mama sambil memeluk putrinya.
Lalu keluarga yang lainpun ikut berpamitan karena besok mereka harus kembali pada rutinitas sehari-hari.
__ADS_1
" Setelah seharian rumah ramai, rasanya sangat sepi setelah mereka semua pulang ya Pa ?," ucap Asta yang masih duduk menikmati udara malam.
" Hem, apakah Mama tidak lelah ?," tanya Kevin berdiri dibelakang kursi yang diduduki Asta.
" Sangat lelah, dan baru terasa capeknya sekarang, rasanya untuk ke kamar pun malas sekali," jawab Asta dengan senyum manisnya.
Mendengar ucapan Asta dan melihat senyuman isterinya membuat Kevin tergelak karena ia mengerti apa maksudnya.
Masih tertawa Kevin mendekati nya dan ia segera membopong tubuh langsing Asta dan sesuai dugaannya Asta langsung mengalungkan lengannya dengan senyum mesra.
Kevin membawa Asta memasuki kamar mereka dan membaringkannya ditempat tidur.
" Aku akan membersihkan diri dulu Pa, tubuhku rasanya sangat lengket," ucap Asta pada Kevin yang sedang melepaskan kaosnya.
" Anak Papa sudah besar dan akan selalu menjadi kebahagiaan kami. Maafkan Papa kalau Papa menaruh harapan besar padamu nanti nya, karena kamu akan menjadi seorang lelaki yang memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi pemimpin." kata Kevin sambil mengelus pipi montok Zachery yang sangat menggemaskan.
Saat Kevin berbicara sendiri didepan Zach yang tertidur, ia merasa pinggangnya dipeluk dari belakang dan ia mencium harum tubuh Asta yang sudah sangat ia kenali.
" Zach akan menjadi hebat karena mempunyai Papa yang hebat dan Mama yakin ia pasti mampu menjadi seorang pemimpin yang adil bagi karyawan yang bekerja padanya," ucap Asta dan ia meletakan kepalanya dipunggung Kevin.
" Aamiin..., Semoga kita mampu mendidik anak-anak kita dengan baik," jawab Kevin dan ia segera berbalik hingga berhadapan dengan Asta.
" Papa akan ke kamar mandi dulu, Mama berbaringlah !."
__ADS_1
Asta segera membaringkan tubuhnya sementara Kevin ke kamar mandi.
Tidak lama Kevin keluar dengan mengenakan mantel kamar dan ia menghampiri Asta yang sudah tertidur.
Dengan gerakan pelan, ia ikut membaringkan tubuhnya disebelah Asta dan memeluknya erat.
" Terima kasih sayang atas pengertian dan juga kasih sayangmu padaku. Aku berjanji akan selalu menjadi suami yang baik dan Ayah yang dapat dibanggakan oleh anak-anaknya," ucap Kevin dan ia mencium mesra dahi Asta yang tertidur.
Kevin dan Asta selanjutnya hidup dalam kebahagiaan setelah pada tahun berikutnya Asta melahirkan seorang putra yang diberi Nama Ezra Fahar Wiratama.
Setelah kelahiran putra keduanya Asta menjalankan perusahaan Kurien Andreakis dari jarak jauh, dan ia hanya melakukan kunjungan selama sepuluh hari setiap 6 bulannya.
Amanda dan Derry menikah 6 bulan setelah perayaan ulang tahun pernikahan Kevin dan Asta, Sementara Bima masih tetap lajang sampai Ezra berusia 2 tahun dan kemudian menikahi adik.kelasnya ketika SMA.
Semuanya berakhir dengan kebahagiaan sesuai dengan apa yang mereka inginkan, karena tidak akan pernah ada kebencian diantara orang-orang yang saling mencintai bila kita sendiri tidak pernah mengizinkannya.
💞💞💞💞💞💞
Terima kasih sudah mengikuti kisah Kevin Wiratama dan Astari Rahayu, semoga readers semua tidak kecewa karena berakhir di episode 114.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti karya saya yang lainnya. Semoga novel dengan judul "Janji Dalam Cinta " bisa lolos review dengan cepat..
Wassalamu'alaikum....💓💓💓💓
__ADS_1