Izinkan Aku Membenci

Izinkan Aku Membenci
Episode 59.


__ADS_3

Dengan langkah pelan dan hati-hati Kevin menggandeng Asta menuju rumah dimana keluarga besar mereka sudah menunggu.


" Ada apa dengan Asta, Kevin ?," tanya Nyonya Ardianih melihat wajah Asta yang pucat .


" Dijalan Asta tiba-tiba merasa mual Mah." jawab Kevin.


"Langsung ke kamar saja Vin, biarkan Asta istirahat dulu ," kata Dini tersenyum.


" Baik Mba." jawab Kevin membawa Asta kekamarnya.


" Apakah kamu masih merasa mual ?," tanya Kevin setelah Asta duduk menyandar ditempat tidur.


" Tidak. Tapi aku mau Mas Kevin jangan kemana-mana dulu." kata Asta manja.


"Ehem... yang sedang hamil muda sudah mulai manja ya ?," goda Dini dari depan pintu kamar yang tidak tertutup.


" Biarin," jawab Asta manja.


Mendengar jawaban Asta yang manja membuat Dini tertawa sambil melirik Kevin yang terlihat sangat khawatir dengan keadaan adik iparnya.


" Itu artinya ada keinginan terpendam yang ingin kamu keluarkan," ujar Dini tertawa.


" Aah Mba Dini, bukan perhatian malah menggoda adiknya," ucap Asta Manja.


" Vin, sabar aja ya kalau menghadapi istri yang sedang mengidam," ujarnya lagi pada Kevin.


" Iya Kak," jawabnya tersenyum.

__ADS_1


Dini segera meninggalkan adiknya dan menuju ruang tamu dimana keluarganya sedang berkumpul.


" Bagaimana dengan Asta, apakah sudah lebih baik ?," tanya Mama pada Dini.


" Sudah Mam, sepertinya Asta maunya buah strawberry untuk menghilangkan mualnya," jawab Dini .


" Bagaimana Mama tahu ?," tanya Krisworo.


" Ya, karena sejak tadi yang diminum hanya juice strawberry itu selain air putih."


" Yang penting buah tersebut mudah dicari, tidak seperti Sisil waktu ngidam, membuat Rizky pusing mencarinya," ujar Dini lagi pada Sisil istri dari adik iparnya.


Mendengar ucapan Dini membuat mereka semua tertawa, teringat bagaimana mereka semua turut sibuk mencarinya, karena Sisil menginginkan buah Matoa yang tidak semua tempat ada dan di swalayan pun jarang ditemui.


" Benar, dan kita beruntung ketika ada anggota Kak Krisworo yang bisa mendapatkan buah tersebut. Rupanya dikampung itu banyak warganya yang menanam buah Matoa yang aslinya berasal dari Irian," kata Rizky tertawa ingat ketika Sisil mengidam.


Mereka masih berbincang dengan penuh keakraban ketika Kevin dan Asta keluar menemui mereka.


" Pasti sedang ngomongin aku deh," ucapnya sambil duduk, disebelah Nyonya Ardianih sementara Kevin memilih duduk disebelah Rizky.


" Salah satunya," jawab Sisil tertawa.


" Kalian sudah makan ?," tanya Mama pada Asta dan Kevin.


" Sudah Mam," jawab Asta.


" Oh ya, apakah besok kamu sudah mulai kembali bekerja ?," tanya Rizky pada Kevin.

__ADS_1


" Tidak. Saat ini aku memberikan tanggung jawab pada Amanda untuk menangani perusahaan sementara aku berada diluar. Jadi ada kemungkinan aku akan berada di Jakarta dalam waktu lama," jawab Kevin sambil memandang istrinya.


" Apakah itu berarti kamu tidak akan kembali ke Amerika ?."


" Kemungkinan aku akan ke Amerika hanya 1 kali dalam sebulan, karena akan sangat merepotkan untuk memusatkan kegiatan Wira Pratama di Jakarta," jawab Kevin menjelaskan.


" Apakah Asta akan ikut denganmu setiap kali ke Amerika ?, Mama khawatir dengan kehamilannya ," ucap Mama.


" Tidak Mah. Itu sebabnya kami langsung kemari begitu sampai Jakarta, untuk minta pendapat bagaimana baiknya ," jawab Kevin.


" Kalau menurut ku, kalian sebagai suami istri tentu menginginkan privasi dan juga agar lebih dekat dengan kantor, lebih baik tinggal di apartemen. Tetapi bila Kevin akan keluar negeri pada saat ini, yang tidak mungkin untuk Asta ikut mendampingi ya tentu saja dia akan tinggal bersama kami. Tinggal Asta saja mau dimana," ujar Rizky yang disetujui oleh yang lainnya.


" Benar, aku setuju dengan yang dikatakan oleh Rizky, bila kamu sedang keluar, Asta bisa bersama kami," kata Krisworo.


" Baiklah, pada awalnya aku berfikir apakah akan lebih baik bila aku membeli rumah disekitar sini agar dekat dengan kalian," ucap Kevin.


" Bila kamu mempunyai rumah disekitar sini tentu menyenangkan,tetapi akan sangat jauh dengan tempatmu bekerja," jawab Krisworo.


" Terima kasih Kak, kalian sudah memberikan masukan untukku," ucap Kevin pada Kakak iparnya.


" Disini Asta sudah mempunyai kamar sendiri begitu juga yang lainnya. Dan kami juga akan sangat bahagia bila si bungsu bisa bersama kami, bila kamu sedang keluar Kevin," kata Mama .


" Baiklah untuk masalah tersebut tidak perlu dibahas lagi. Yang penting kalian berdua nyaman menjalaninya. Kalau begitu kami permisi dulu, kasihan anak-anak kami tinggal di rumah," ujar Krisworo.


" Kami juga berpamitan sekarang Mam," kata Rizky .


" Terima kasih untuk semuanya Kak."

__ADS_1


" Sudahlah. Ingatlah kalian harus lebih bersikap dewasa, pikirkan dulu sebelum bertindak agar tidak menyesal dibelakang hari," kata Krisworo.


__ADS_2