Izinkan Aku Membenci

Izinkan Aku Membenci
Episode 91.


__ADS_3

Mereka sudah selesai makan siang dan kini ob sudah membawa kembali peralatan kotor yang dipakai untuk makan.


" Mas mau sholat sekarang ?," tanya Asta pada Kevin yang sedang mencoba menghubungi seseorang.


" Sebentar lagi,aku akan menghubungi Irwan untuk pengaturan pekerjaan Lidya besok." jawab Kevin tersenyum.


" Halo Irwan. Aku ingin kamu mengalihkan Lidya dari pekerjaannya yang dia pegang saat ini kepada yang lainnya. Aku ingin mulai besok Lidya menjadi sekretaris ku," ujar Kevin pada Irwan langsung tanpa bertanya pegawainya sedang berada dimana.


Irwan sedang menikmati makan siang bersama dengan Krisna dan Derry, mereka sepertinya sudah menjadi tiga serangkai karena selalu berada dimeja dan tempat yang sama setiap kali makan siang.


Mereka sedang membicarakan bagaimana karakter sekretaris Presdir yang akan datang dari Amerika ketika handphone Irwan berbunyi dan rupanya Kevin yang menelepon.


Tanpa mengucapkan kalimat pembuka Kevin langsung memberi perintah dah segera menutup nya begitu selesai bicara membuat Irwan tertegun dan menatap tidak percaya kearah handphone nya.


" Ada apa ?," tanya Krisna.


" Pimpinan ingin Lidya menjadi sekretaris nya," jawab Irwan pelan.


" Berarti Pak Kevin tidak jadi menarik sekretaris nya yang lama," kata Krisna dan tanpa disadari ia tersenyum masam.


" Kenapa senyum mu menjadi kecut seperti itu ?," tanya Derry pada Krisna.

__ADS_1


" Ya, apakah kamu ingin menjadi asisten pimpinan ?," goda Irwan.


" Entah mengapa pimpinan selalu menarik orang yang aku inginkan untuk berada disamping ku," kata Krisna mengeluh membuat Irwan dan Derry tertawa keras.


" Apakah kamu tertarik dengan Lidya ?, kalau iya cepat katakan!," kata Derry memberi semangat.


" Katakan apa ?, apa kamu tidak melihat ekspresi Lidya setiap kali aku menyapanya?."


" Aku tidak tahu, karena setahu ku yang kau sapa itu orang yang bersamanya bukan dirinya langsung ?," kata Irwan membuat Derry memandang penuh rasa ingin tahu.


" Jadi benar kalau kamu tertarik dengan Lidya ?," tanya Derry tidak percaya.


" Ya, sama seperti dirimu yang tertarik dengan Amanda tetapi tidak berani mengatakan nya." jawab Krisna jengkel.


" Ya, aku sama sekali tidak menduga kalau Amanda adalah adik dari Pak Kevin," kata Irwan pelan.


Selain Derry yang sudah lebih dulu tahu siapa Amanda, para direktur perusahaan Wira Pratama dan para karyawannya semua terkejut ketika mereka mengetahui siapa Amanda, sekretaris kedua dari Presdir yang kadang dipandang sebelah mata oleh para sekretaris dan karyawan yang sudah senior.


" Apakah kalian masih lama ?, aku harus kembali ke ruangan ku untuk mengatur pengalihan pekerjaan Lidya." kata Irwan dan ia segera berdiri lalu melangkah keluar.


Mereka keluar meninggalkan kantin tanpa menyadari bahwa mereka diperhatikan oleh seorang lelaki yang menikmati makan siangnya dalam diam dan lelaki tersebut tidak lain Rizky.

__ADS_1


" Untuk pekerjaan mulut mereka tertutup, tetapi untuk bahasan soal wanita mereka ternyata cukup ramai," kata Rizky tersenyum.


Sebelumnya Rizky mampir ke kantin karena tidak mau mengganggu waktu makan siang adiknya bersama Kevin. Dan ia lebih memilih untuk makan siang di kantin setelah dari musholla.


Ia melihat tiga orang pria muda yang berpenampilan eksekutif muda dan ia mengenal salah satunya yaitu Derry yang sudah ia lihat beberapa kali meskipun Kevin tidak memperkenalkan dirinya secara langsung. Tanpa menarik perhatian ia mengambil kursi dan menikmati makan siangnya sambil memperhatikan tiga lelaki tersebut.


Rizky baru saja memasuki lift untuk menuju ruangan Kevin ketika handphone nya berbunyi dan setelah ia melihat nya ternyata Asta yang melakukan panggilan.


" Ya Asta, Kakak baru akan ke ruangan Kevin."


" Tidak perlu Kak. Kami sedang di musholla dan mau turun ke lobby. Kita bertemu di lobby saja," kata Asta.


" Baiklah. Kakak akan segera ke lobby." jawab Rizky dan ia segera menekan tombol lift pada lantai terdekat, karena tidak mungkin ia menekan tombol turun sementara masih banyak karyawan yang berada didalam lift dengan tujuan lantai masing-masing.


Rizky segera memasuki lift lain yang sudah terbuka menuju lantai bawah dan ia melihat bahwa tombol lobby sudah menyala.


Dengan langkah lebar dan cepat Rizky menuju lobby samping di mana Asta dan Kevin sudah menunggunya didalam mobil.


" Apakah kamu keberatan kalau Pak Toha digantikan oleh Ivan untuk hari ini ?," tanya Rizky pada Kevin.


" Tentu saja tidak. Karena Pak Toha ada tugas lain yang akan dikerjakan olehnya." jawab Kevin.

__ADS_1


Setelah Ivan, lelaki gagah yang bekerja pada Sisil menggantikan Pak Toha berada di posisi kemudi, Rizky segera masuk kedalam mobil dan duduk disebelah Ivan.


__ADS_2