Izinkan Aku Membenci

Izinkan Aku Membenci
Episode 94.


__ADS_3

Asta sedang mempelajari berkas yang tadi siang diterimanya dari Amelia sambil duduk menyandar di tempat tidur.


" Sedang membaca apa ?," tanya Kevin yang baru keluar dari kamar mandi dan masih mengenakan handuk yang melilit di pinggang nya.


" Berkas keuangan dan segala macam mengenai kegiatan perusahaan Kurien Andreakis. Mas, apa yang kamu ketahui tentang Kurien Andreakis ?."


" Kurien Andreakis secara umum bergerak di bidang transportasi dan pertambangan. Itulah yang menyebabkan Keuangan Kurien sangat kuat," jawab Kevin.


" Pertambangan ?, aku baru menerima laporan keuangan bidang transportasi. Mengapa Amelia belum menyerahkan hasil pertambangan ?," ucap Asta pelan.


" Mengapa kamu tidak tanya langsung pada Amelia ?," tanya Kevin yang sudah selesai berpakaian.


" Mengapa memandangku seperti itu ?."


" Kapan Mas berpakaian ?."


" Kamu terlalu fokus membaca, apa kamu mau aku mengulanginya ?."


" Apanya ?," tanya Asta tidak mengerti.

__ADS_1


" Berpakaian. Kalau kamu mau, aku akan mengulanginya lagi ketika aku mulai membuka handuk, lalu,-


" Stop...!," ucap Asta tertawa mendengar cara Kevin bicara.


" Kalau kamu ingin lebih jelas, hubungi Amelia dan tanyakan mengapa laporannya tidak lengkap," saran Kevin yang kembali bersikap serius.


" He eh, ini aku sedang mencoba menghubungi nya ?," jawab Asta dan belum lagi terhubung, terdengar suara bel pintu apartemen.


" Akan aku lihat siapa yang datang," ujar Kevin melangkah keluar kamar.


Tidak berapa lama Kevin kembali ke kamar dan memberi tahu siapa yang datang.


" Amelia dan Lukas yang datang dan mereka ingin bertemu denganmu ," kata Kevin pada Asta.


" Selamat malam Nyonya, maaf kami mengganggu waktu istirahat Tuan dan Nyonya," ucap Lukas memberi salam.


" Malam, silahkan duduk !, apakah ada sesuatu ?," tanya Asta dengan tatapan menilai.


" Apakah Nyonya sudah melihat berkas yang tadi kami berikan ?," tanya Amelia.

__ADS_1


" Ya, dan aku merasa ada yang kurang pada berkas yang aku terima. Apakah kalian bisa menjelaskan ?."


" Berkas yang Nyonya terima tadi adalah yang kami terima dari Tuan Timothy yang berkantor di New York dan ini adalah berkas dari Tuan Ajakian dari pertambangan di Rusia," ujar Lukas seraya menyerahkan berkas yang masih tersegel dengan rapi.


" Pertambangan di Rusia ?," tanya Asta tidak mengerti.


" Benar Nyonya, pertambangan di Rusia adalah salah satu pertambangan batu mulia yang dikelola oleh Kurien Andreakis dan terletak di Rusia sebagai salah satu pertambangan batu mulia terbesar di dunia, dimana kandungan batu mulia yang berada di pertambangan tersebut mencapai 152 juta karat(mct) dan sudah beroperasi sejak tahun 1986."


" Gila... ini benar-benar gila. Dan Kurien Andreakis menyerahkan semuanya padaku ?, apakah Tuan Andreakis sudah kehilangan akalnya ketika membuat surat wasiat tersebut ?, mengapa dia tidak menyerahkan pada keluarga atau orang terdekatnya saja ," kata Asta benar-benar shock.


" Nik tidak kehilangan akal sehatnya ketika menyerahkan padamu. Karena ketika ia membuat surat wasiat tersebut ia belum mengalami kecelakaan. Ia menyerahkan kepadamu karena rasa bersalah nya tidak bisa menepati janjinya untuk menjadikan dirimu sebagai pengantinnya dan harus menunggu dirinya dalam ketidak pastian," jawab Kevin pelan namun cukup didengar oleh mereka yang hadir di ruangan tersebut.


Lukas, Amelia dan Asta menatap Kevin penuh dengan pengertian, bagaimana pun Kevin mempunyai rasa yang dalam mengenai Asta dan juga yang berhubungan dengan Kurien Andreakis.


" Jadi itu yang menyebabkan kalian semua begitu mengutamakan keselamatan ku ?, bagaimana kalau aku menyerahkan kembali pada keluarga Andreakis ?."


" Tuan Andreakis tidak mempunyai keluarga. Selama 7 tahun atau sejak tuan mengenal Nona, maka kami semua sudah di beritahukan bahwa Nona adalah pewaris tunggal Tuan Andreakis."


" Bagaimana Tuan Andreakis bisa mengatakan bahwa aku adalah pewaris tunggalnya sedangkan dia sama sekali tidak mengetahui keberadaan ku, bahkan namaku pun dia tidak tahu."

__ADS_1


" Kami, orang terdekat nya sudah menerima photo Nona yang dipanggilnya Ma Cherie, setahun sebelum kami berhasil menemukan jejak Nona melalui hotel tempat Louvre tours and travel menginap 7 tahun lalu. Dan bila Nyonya mengembalikan yang sudah diwariskan Tuan, hanya akan menyebabkan bencana yang tidak berkesudahan," ujar Amelia menjelaskan membuat Asta terdiam.


Asta sudah akan bicara ketika Kevin menyentuh tangannya agar tidak membahasnya lagi, karena Lukas dan Amelia hanya menjalankan perintah dari orang yang sangat dihormati oleh mereka, termasuk dirinya.


__ADS_2