Izinkan Aku Membenci

Izinkan Aku Membenci
Episode 84.


__ADS_3

Pada Minggu pagi Asta memutuskan untuk membuat salad buah dan ia berencana untuk pergi ke supermarket yang berada dilantai 1 dan masih satu gedung dengan apartemen mereka.


" Mas, aku mau ke supermarket yang berada dibawah dulu ya, aku ingin membuat salad buah," kata Asta pada Kevin.


" Tidak. Amelia sudah tiba, dia yang akan membeli kebutuhan mu," jawab Kevin tanpa mengalihkan perhatian nya dari laptopnya.


" Tapi Mas, aku tidak bisa berada didalam apartemen terus tanpa merasakan udara luar. Dan jangan katakan aku bisa mendapatkan nya di balkon."


" Kemari lah, aku ingin meminta pendapatmu mengenai rumah yang akan aku beli sebagai tempat tinggal kita yang baru. Aku mengerti, kamu tentu akan merasa bosan bila terus berada didalam apartemen." ucap Kevin mengabaikan bantahan Asta.


Kevin memperlihatkan model rumah serta kawasan dimana rumah itu berada.


" Bagaimana menurut mu ?," tanya Kevin setelah Asta melihat model rumah yang ia tunjukkan.


" Aku menyukai rumah yang gaya joglo. Dan letaknya pun tidak terlalu jauh dari ibukota." kata Asta pelan sambil menunjuk rumah yang dia mau.


" Baiklah, aku akan meminta Krisna untuk melihat dan mengeceknya." jawab Kevin.


" Mas, sebentar saja ya ?," rayu Asta.


" Kemana ?."


" Kebawah .. aku tidak pergi ke supermarket yang jauh kok."


" Asta, aku akan mengantarmu kalau keadaanku sudah memungkinkan, tetapi untuk sekarang kamu bisa meminta Amelia agar membelikan pesanan mu."

__ADS_1


" Sudahlah. Tidak usah." jawab Asta dan ia segera menuju dapur untuk membuat susu hangat.


Kevin melihat Asta yang merajuk, lalu ia menghubungi Amelia agar membelikan bahan-bahan untuk membuat salad.


Asta memandang Kevin tanpa ekspresi ketika suaminya menelepon Amelia. Kemudian ia melangkah ke kamar atas meninggalkan Kevin sendiri .


" Asta... Asta...!, panggil Kevin.


" Aku keatas dulu Mas," jawab Asta tanpa menghentikan langkahnya.


Kevin geleng kepala sambil tersenyum karena hari ini ia sudah membuat Asta ngambek.


Sambil menunggu Amelia hilang ngambeknya ia memulai pekerjaan nya, walaupun sebenarnya ia ingin mendatangi Asta, tetapi ia merasa Asta harus mengerti bahwa dia harus mematuhi bila ia sudah melarangnya .


Masih dengan rasa kesal, Asta menghubungi Krisworo.


" Halo Kak, Kakak sedang sibuk tidak ?," tanya Asta ketika sudah terhubung dengan Krisworo.


" Ya Halo Asta, ada apa ?," tanya Krisworo.


" Boleh aku tanya sesuatu?."


" Tentang ?."


" Apa konsekuensi yang aku terima sebagai penerus Kurien ?."

__ADS_1


" Kebebasan mu dibatasi. Sebagai penerus Kurien maka keselamatan dirimu harus menjadi prioritas."


" Tapi ini di Indonesia Kak, aku yakin tidak ada yang mengenal siapa diriku. Lagipula aku belum pernah bertemu dengan karyawan Kurien yang lainnya."


" Memang tidak ada yang mengenal dirimu saat ini, dan sejak Nik mengenal mu kehadiran dirimu sangat dirahasiakan, tetapi ketika surat wasiat Nik dibacakan secara resmi 2 Minggu lalu maka siapa dirimu sudah bukan rahasia lagi. Beruntung nya untuk saat ini photo mu belum terekspose tetapi hal tersebut tidak menjamin akan selamanya tersembunyi."


" Mengapa Tuan harus menunjuk diriku Kak, bukankah Tuan mempunyai keluarga ataupun orang terdekat lainnya ?,"


" Karena kamu adalah wanita yang sudah menarik perhatian dan menjadi miliknya. Tidak ada yang bisa merubahnya bila Nikos Andreakis sudah berkehendak."


" Apakah Kakak mengenalnya ?,"


" Tidak. Kakak baru mengetahui setelah Pedro mengatakannya setelah itu Kakak baru mencari tahu, dan hasilnya benar-benar menakjubkan. Tidak sembarang orang bisa mendapatkan informasi mengenai Nik." jawab Krisworo.


" Jadi itu salah satu alasan mengapa Mas Kevin melarang ku pergi keluar sendiri meskipun hanya ke supermarket yang berada dibawah."


" Benar. Bagaimana pun Kevin memiliki jantung dan hati Nik, jadi secara tidak sadar ia akan melindungi mu sebagai Nik lelaki yang mencintai dan memujamu."


" Baiklah Kak, terimakasih untuk penjelasan nya. Aku akan bertindak hati-hati. Selamat berlibur Kak."


" Selamat berlibur juga untuk kalian."


Setelah menutup telepon nya Asta duduk bersandar ditempat tidur, entah mengapa meskipun ia sudah mendengar penjelasan dari Krisworo ia masih merasa kesal karena Kevin melarangnya tanpa menjelaskan secara rinci dan ia tidak perduli kalau dirinya dinilai kekanakan.


"

__ADS_1


__ADS_2