
" Apakah besok Mas Kevin ke kantor ?," tanya Asta sambil melirik Kevin yang sedang bekerja dengan laptop nya.
" Engga, kenapa ?, mau aku berangkat ?." katanya tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop.
" Engga, tapi Mas sedang apa ?."
" Ini, sedang melihat laporan dari David mengenai akusisi hotel yang berada di kota Texas. Sepertinya aku pernah cerita."
" Oh, mungkin aku lupa."
" Kalau kamu mengantuk, tidurlah !," kata Kevin lembut.
" Iya, aku sudah mengantuk sekali."
Kevin masih sibuk bekerja dan ia melihat Asta sudah tertidur nyenyak. Kemudian Kevin memutuskan untuk menyelesaikan pekerjaan nya ketika ada pesan masuk ke email-nya .
Dengan rasa penasaran Kevin membuka email yang dikirim oleh teman yang sudah lama tidak bertemu.
" Nikos Andreakis, Mengapa kamu baru muncul sekarang setelah lama kita tidak pernah bertemu ." ucap Kevin pelan.
__ADS_1
Dengan cepat Kevin membalas email dari Nikos dan menunggu balasan tetapi sudah 15 menit email-nya belum juga dibalas hingga ia memutuskan untuk mematikan laptop nya dan menemani Asta tidur.
Kevin baru saja terlelap ketika ia merasa Asta gelisah hingga ia membangunkan Asta dari tidurnya.
" Asta, Astari bangunlah..., ada apa ?," Kevin menepuk lembut pipi Asta agar terbangun.
Asta tampak belum terbangun sepenuhnya dan ia memandang Kevin dengan tatapan aneh.
" Ada apa ?, mengapa kamu memandang ku seperti itu ?," tanya Kevin merasa janggal dengan tatapan Asta.
" Aku...., aku melihatnya kembali Mas," kata Asta pelan.
" Siapa ?, siapa yang kembali Asta ?,"
" Aku tidak mau kamu pergi Mas !, tetaplah disini bersama ku !." pinta Asta penuh harap membuat Kevin memeluknya erat dan menenangkan istrinya.
" Tidurlah. Jangan berpikir macam-macam. Mungkin kamu terlalu lelah hingga mimpi buruk ."
Kemudian Asta kembali memejamkan matanya dan ia ingin Kevin memeluknya dan berjanji agar tidak melepaskannya.
__ADS_1
Kevin memeluk erat Asta dan memandang wajahnya , jelas sekali ia berpikir tentang kalimat yang diucapkan oleh Asta.
" Siapa yang dimaksud dengan ' dia ' , dan apa maksudnya pernah ditinggalkan ditempat asing dan jauh dari keluarganya. Asta kamu benar-benar membuatku penasaran," ucap Kevin pelan.
Sementara itu di pinggir pantai yang letaknya sangat jauh dari Indonesia, seorang lelaki tampak menatap laut. Wajahnya yang brewokan menutupi ketampanan nya, yang terlihat hanya sinar mata yang sangat tajam dan penuh dengan ketidak pedulian akan lingkungan sekitarnya.
" Tuan, apakah Anda yakin akan meninggalkan negara ini ?,"
" Ya, aku sudah memutuskan untuk kembali. Aku akan mencari nya, dan berharap ia bersedia memaafkan diriku ."ucapnya dengan suaranya yang terdengar serak.
" Apakah Tuan akan ke Amerika untuk menemui Tuan Kevin ?,"
" Aku sudah mengirimkan email untuk mengatakan bahwa aku akan kembali untuk menemuinya ,"
" Apakah ia bersedia ?."
" Ya, dia akan menemui diriku karena banyak hal yang harus kami bicarakan. Tetapi aku menundanya karena aku harus mencarinya lebih dulu, aku tidak ingin rasa bersalah ini membunuhku ," katanya pelan.
Tujuh tahun lalu ia bertemu dengan seorang gadis muda yang mempunyai tubuh jangkung dan sangat menarik perhatian nya. Seorang gadis keturunan Asia yang sedang melakukan tour bersama rombongan dari negaranya. Gadis itu tampak sangat berani untuk mengenal kota yang dikunjungi nya. Saat ia bertemu dengan gadis itu dirinya telah sangat tertarik dan berusaha untuk menjadikannya sebagai miliknya dan gadis itupun mempunyai rasa ketertarikan yang sama, tetapi ia terpaksa meninggalkannya pada saat dirinya mendengar kabar bahwa sahabatnya sedang mencarinya dan memerlukan bantuannya. Tanpa kabar berita dan pesan ia meninggalkan gadis Asia yang bertubuh jangkung itu.
__ADS_1
" Apakah aku bisa menemukannya, sementara aku hanya mengingatnya sebagai Cheri" ucapnya pelan.
" Aku berjanji tidak perduli bagaimana caranya, aku akan menemukan mu ," janjinya penuh keyakinan.