Izinkan Aku Membenci

Izinkan Aku Membenci
Episode 89.


__ADS_3

Kevin tiba di kantor dan ia menunggu mobil yang ditumpangi oleh Lukas dan Amelia. Setelah mereka tiba, ia segera keluar dari mobil dan menuju lift khusus diikuti oleh Lukas dan Amelia.


Kehadiran mereka begitu menarik perhatian terutama yang berada di lobby kantor.


" Pak Kevin dengan siapa ?, tidak biasanya tamunya ikut bersama nya ?," tanya seorang pria yang menjadi karyawan di perusahaan.


" Tidak penting untukmu. Sebaiknya kamu segera masuk. Ingat dengan aktifnya pak Kevin di kantor maka pegawai tidak bisa lagi membuat alasan semaunya." tegur rekannya yang akan keluar karena ada tugas dilapangan.


" Aku tahu. Bakalan susah bolos kerja lagi nih !," keluhnya.


" Kalau kamu mau bolos akan aku buatkan alasannya yang masuk akal." ucap Derry yang tiba-tiba berada dibelakangnya.


" Maaf pak, bukan maksud saya mau bolos, saya sekadar bicara saja."


" Siapa nama mu dan di bagian apa kamu bekerja ?," tanya Derry.


" Maaf pak. Tolong saya jangan diberi sanksi ," pintanya dengan memohon.


" Aku belum bertemu dengan orang sepertimu. Sama sekali tidak mempunyai keinginan untuk bekerja. Kamu temui Bu Dewi dan kamu akan tahu sanksi apa yang akan kamu terima," ujar Derry meninggalkan pria tersebut.


Sementara itu dilantai 17, Kevin memberikan ruang kerjanya untuk dipakai sementara oleh Lukas dan Amelia untuk bertemu dengan Derry.

__ADS_1


" Maaf pak Kevin. Bisakah kami memakai ruang meeting atau ruangan lain sehingga tidak menggangu Anda ?," tanya Amelia yang merasa tidak bebas karena harus bekerja satu ruangan dengan Kevin.


" Aku mengerti. Karena seperti itulah yang aku pikirkan barusan. Aku akan meminta pegawai menyiapkan ruangan tersebut." jawab Kevin dan dengan isyaratnya Derry segera keluar untuk menyiapkan ruangan dibantu dengan beberapa ob.


" Terima kasih Tuan, Maaf telah mengganggu kerja Anda." ucap Lukas sebelum melangkah keluar dari ruangan Kevin.


Kevin sedang periksa laporannya ketika Amanda masuk keruangan nya.


" Selamat pagi Pak." sapa Amanda.


" Pagi Manda, Aku minta maaf belum bisa melepasmu dari pekerjaan sebagai sekretaris. Aku harap Lakhisya bisa tiba besok." ujar Kevin setelah menerima berkas dari Amanda.


" Apakah Lakhisya ini sekretaris Kakak untuk kantor di Amerika ?," tanya Amanda.


" Benar. Aku merasa cocok dengannya."


" Masih muda ?."


" Tidak. Usia Lakhisya diatas ku. Pada awalnya dia adalah sekretaris Nik. Ketika aku memulai usaha Nik meminta Lakhisya membantuku dan akhirnya Nik memberikan sekretaris nya padaku."


" Tuan Andreakis sangat baik ya Kak. Untunglah aku bersama Kakak dan secara tidak langsung aku dapat bersama dengan orang sebaik dia meskipun secara tidak langsung." kata Amanda.

__ADS_1


" Ya, tidak ada orang sebaik dirinya selama aku bertemu dengan orang-orang dalam dunia bisnis maupun dalam pergaulan sosial," jawab Kevin dengan tatapan mata jauh ke depan.


" Kakak beruntung bertemu dengan orang sebaik dia. Andai aku juga bisa bertemu dengan orang sebaik dirinya tentu aku sangat bahagia."


" Hemm, bagaimana hubungan mu dengan Bima ?," tanya Kevin tiba-tiba.


" Kami hanya berteman saja. Kalau tidak salah Bima sudah mempunyai teman wanita yang bisa dibilang spesial, tetapi ia belum mempunyai keberanian untuk mengenalkan pada keluarganya."


" Oh ya, mengapa ?."


" Aku tidak tahu. Bima tidak pernah mengatakan apapun," jawab Amanda seperti memendam rahasia.


" Baiklah kamu boleh kembali ke meja mu. Oh ya tolong sampaikan pada Krisna, hari ini aku akan melihat rumah yang kemarin sudah aku suruh periksa." ucap Kevin mengembalikan berkas yang sudah selesai ditandatangani.


" Baik Pak. Aku akan sampaikan pada Pak Krisna," jawab Amanda sebelum keluar dari ruangan Kevin.


Setelah Amanda keluar ruangan Kevin segera membuka laptopnya dan ia memeriksa pekerjaan yang sudah ditinggalkannya di Amerika ketika ia pergi untuk berbaikan dengan Asta.


" Aku bersyukur karena mempunyai orang-orang yang dapat dipercaya meskipun aku tidak berada di sana." katanya pada diri sendiri.


Dan ia pun melakukan video conference dengan para direktur perusahaan yang berada diluar negeri.

__ADS_1


__ADS_2