
Asta sedang berada di kamarnya ketika Krisworo mengetuk pintu dan meminta waktunya untuk berbicara.
" Asta, apakah kamu ada waktu sebentar ?," tanya Krisworo pada Asta yang sedang bersiap menuju rumah sakit, karena pada hari ini Kevin sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.
" Tentang apa Kak ?."
" Kamu tentu masih ingat bahwa Kakak turut mengantar jenazah Nik menuju negaranya. Dan di sana kakak menerima penjelasan dari pengacara Nik mengenai semua kekayaan yang dimiliki olehnya. Dan sesuai surat wasiat yang ditinggalkan oleh Nik, maka kamu akan menerima 3/4 bagian dari keseluruhan kekayaan Kurien company. Sebagian besar asetnya berada diluar negeri dan yang berada disini adalah kerja sama dengan perusahaan Kevin."
" Kak, bagaimana kalau aku menolaknya ?, itu semua bukan milikku, aku tidak berhak sama sekali." jawab Asta setelah mendengar penjelasan Krisworo.
" Kakak juga sudah menyampaikan keberatan atas wasiat dari Tuan Andreakis, tetapi mereka semua memiliki aturan sendiri. Mereka merasa dirimu layak untuk mendapatkan semua itu berdasarkan kesetiaan Tuan Andreakis pada dirimu. Kalau Tuan Andreakis saja setia padamu mengapa mereka tidak ?, apalagi setelah Pedro mengatakan bahwa jantung dan hati Tuannya berada dalam tubuh Kevin, suami dari wanita yang dicintai Tuannya."
" Tidakkah kakak merasa semua ini tidak masuk akal ?," tanya Asta setelah lama terdiam.
" Sangat tidak masuk akal dan tidak bisa kita pahami apalagi untuk orang-orang seperti kita," jawab Krisworo tertawa.
" Tadi kakak mengatakan kerjasama dengan perusahaan Mas Kevin ?, maksud kakak, Perusahaan Wira Pratama adalah hasil kerjasama antara Kevin dan Nik ?. Jadi itulah sebabnya Keanu tidak bisa masuk ?."
" Benar, dengan kata lain, Wira Pratama adalah milik dua orang bukan keluarga. Tetapi dengan dirimu sebagai penerima warisan Nik, maka tentu saja menjadi milik keluarga, keluarga kalian."
" Lalu ?, maksud Asta, lalu bagaimana ?, Asta tidak mengerti kak ?," jawab Asta terlihat berpikir .
__ADS_1
" Setelah melewati waktu berduka, mereka ingin kamu datang ke Perancis bulan depan, apakah aman bagimu untuk melakukan perjalanan jauh ?, karena mereka perlu mengenalmu sebagai penerus Kurien company."
" Aku tidak tahu Kak, bagaimana pun prioritas ku adalah Mas Kevin. Apakah aku bisa membicarakan dengan nya lebih dulu ?."
" Untuk perjalanan mu tentu saja itu kewajiban mu sebagai seorang istri untuk berbicara, tetapi untuk menjelaskan semua pemilikan mu atas kekayaan Kurien, mereka memutuskan untuk dirahasiakan." jawab Krisworo.
" Baiklah Kak, akan aku pikirkan bagaimana baiknya."
" Baiklah. Nanti akan ada utusan dari Kurien, selama ini merekalah yang menjadi orang kepercayaan Nik. Mereka akan datang dan menjadi karyawan mu ."
" Lalu dimana mereka akan tinggal ?," tanya Asta bingung.
" Seberapa besar pengaruh Kurien ?,"
" Sangat besar."
" Baiklah, nanti kita bicarakan lagi ya Kak, aku akan berangkat sekarang ke rumah sakit, karena Mas Kevin siang ini diperbolehkan untuk pulang."
" Kamu diantar oleh Rizky bukan ?,"
" Iya, Kak Rizky dan Mba Sisil. Mereka tadi sedang bicara didepan sama Mama dan Papa," jawab Asta.
__ADS_1
" Baiklah. Ayo kita ke depan !."
Setelah berpamitan pada Tuan dan Nyonya Sudrajat , mereka menuju rumah sakit tempat Kevin menjalani perawatan.
" Asta, bagaimana perasaanmu menghadapi Kevin yang sekarang ?," tanya Sisil.
" Masih sama dengan pertanyaan Mba waktu itu. Aku ga tau sama sekali." jawab Asta tertawa .
" Kenapa?, kok tertawa ?," tanya Rizky heran.
" Iya Pah, Kalau menurut Asta, otak dan memori milik Kevin tapi jantung dan hati milik Nik. Perpaduan antara Don Yuan dan lelaki setia yang memiliki satu wanita," jawab Sisil tertawa.
" Lalu mana yang kamu sukai ?," tanya Rizky menggoda Asta.
" Aku ga tau Kak. Dengan keadaan ini malah membuatku menjadi diri sendiri. Sebelumnya aku merasa menjadi istri dari Mas Kevin adalah sebuah keterpaksaan karena awalnya memang tidak ada perasaan diantara kami, tetapi dengan berjalannya waktu aku sudah menerima keadaan tersebut. Lalu ada kejadian seperti ini yang pada awalnya aku merasa bingung dengan perubahan Mas Kevin tapi kok lama-lama aku menyukainya . Aku merasa bebas bicara dan melakukan apapun sesuai dengan keinginan ku."
" Apakah awalnya kamu merasa terkekang ?,"
" Tidak. Hanya saja aku bersikap berlebihan dengan statusku sebagai Kevin Wiratama. Aku merasa sebagai istri dari Mas Kevin maka aku harus selalu bersiap menghadapi kemungkinan bahwa dia akan kembali memiliki wanita lain."
" Maafkan kami yang sudah mengecewakan dirimu," ujar Rizky. Bagaimanapun pernikahan antara Asta dan Kevin pada awalnya terjadi karena permintaan keluarga mereka yang tidak menginginkan keluarga mereka dipermalukan.
__ADS_1