Izinkan Aku Membenci

Izinkan Aku Membenci
Episode 39


__ADS_3

Hari ini Kevin kembali ke Indonesia setelah perjalanan bisnisnya ke Amerika. Selama kunjungannya Kevin didampingi oleh Raditya asistennya yang menggantikan Asta.


Kevin sudah memberi kabar pada Asta, agar Pak Toha tidak perlu menjemputnya di bandara karena Raditya meninggalkan mobilnya dibandara jadi Raditya yang akan mengantarkan Kevin pulang .


Asta sangat gembira mendengar pesawat Kevin sudah landing dan mereka sedang menuju Apartemen.


Asta terlihat ragu memandang dirinya dicermin, apakah ia harus berdandan spesial menyambut kepulangan Kevin atau bersikap biasa saja. Setelah berpikir lumayan lama ia memutuskan untuk memakai make-upnya dengan tipis agar tidak begitu terlihat bahwa dirinya begitu bahagia dengan kepulangan suaminya.


Asta baru saja turun dari kamarnya ketika pintu apartemennya terbuka. Dan ia melihat Kevin memasuki ruangan .


"Mas..."


Asta tidak tahu harus mengatakan apa, Asta melihat Kevin terlihat begitu tampan dengan senyum dan pandangan nakalnya yang menatap wajah Asta.


Asta segera menyambutnya dan memeluknya dengan sepenuh rasa.


Kevin tertawa gembira, tidak menyangka ia akan menerima perlakuan seperti itu dari istrinya.


"Wow, apakah kamu begitu bahagia melihat aku pulang ?," tanya Kevin tertawa.


" Tentu saja aku bahagia melihat suamiku pulang." jawab Asta manja .


Mendengar perkataan Asta, Kevin tertawa dan ia memberikan kecupan dan mencium nya dengan sepenuh hati.


Sore ini Asta sangat bahagia karena Kevin sudah kembali berada disisinya.


Asta sedang berada dikamar mandi ketika Kevin menerima telepon dari temannya.


" Hallo Vin ?, bagaimana kabarmu ?." tanya Agus.


" Aku baik-baik saja. Bagaimana kabarmu ?,"


" Baik, oh ya kamu ingat tidak kalau kamu punya janji ?,"


" Janji ?, janji apa ?."


" Kamu pernah berjanji untuk mengenalkan istrimu pada kami ."


"Oh itu., Bukankah aku akan mengenalkan pada kalian saat kalian membuat acara ?, aku justru pikir kalian yang lupa."


"Kemarin aku menghubungi dirimu untuk mengabarkan kalau malam ini kami akan mengundang kalian, tapi sayang sekali handphone mu tidak aktif. Jadi bagaimana bisa hadir tidak ?, kalau tidak aku akan mengabarkan pada yang lainnya kalau kalian tidak bisa datang ."


" Baiklah. Jam berapa ?."


" Jam 8 lah, besok hari libur bukan ?."


" Okey, kirimkan alamatnya padaku , aku akan mengatakannya pada istriku." kata Kevin pada Agus .


"Okey kami akan menunggu kalian."

__ADS_1


Kevin meletakkan handphone nya diatas meja dan memandang Asta yang baru keluar dari kamar mandi.


" Ada apa Mas ?,"


" Agus temanku mengundang kita untuk datang ke acara yang dia adakan ," beritahu Kevin.


"Acara apa ?."


" Mereka sebenarnya kecewa karena aku tidak mengundang mereka datang ke acara resepsi pernikahan kita. Dan mereka memutuskan untuk membuat acara perkenalan dengan mu sebagai istriku. Bagaimana apakah kamu bisa datang ?."


" Apakah aku terlihat sangat kurang ajar bila menolak berkenalan dengan teman-teman Mas Kevin ?, Kalau Mas memang mau datang, tentu saja aku akan menemanimu," kata Asta tersenyum.


" Terima kasih karena kamu menerima undangan temanku ."


Tepat jam delapan Kevin dan Asta tiba di alamat yang diberikan oleh Agus.


Alamat yang diberikan oleh Agus adalah sebuah cafe yang sengaja di booking untuk acara mereka.


Agus menyambut kedatangan mereka dengan penuh tawa.


" Hallo, terima kasih sudah bersedia datang ke acara yang sengaja kami buat untuk kalian."


"Terima kasih kalian membuat acara seperti ini." jawab Kevin sambil tertawa.


Kevin menyalami semua teman yang sudah lama tidak bertemu.


Asta memperhatikan Kevin yang sepertinya lupa bahwa ia datang bersama istrinya. Dengan langkahnya yang anggun , Asta memasuki ruangan dan ia melihat beberapa wanita yang berada didalam ruangan memakai baju yang cukup minim.


" Owh, aku rasa aku memang salah datang keacara ini," jawab Asta sambil berjalan keluar.


Asta baru saja sampai didepan pintu ketika salah seorang mereka bersuara dengan cukup nyaring tepat ketika Kevin berada didekat pintu .


" Tunggu, aku rasa kamu tidak salah datang keacara ini. Bagaimanpun kurasa kita sama."


" Apa maksudnya ?," tanya Asta tidak mengerti .


" Ya kamu benar. Aku ingat sekarang. Bukankah kamu wanita yang datang menemui Keanu diapartement nya kemarin."


" Aku menemui temanku, dan kebetulan Keanu adalah kekasihnya ." jawab Asta.


"Bagaimana kamu bisa bertemu Keanu ?." terdengar suara Kevin dari belakang Asta.


Suara itu begitu dingin dan juga terdengar kejam.


" Aku bertemu Keanu karena dia adalah kekasih nya,-


" Kevin... maafkan kalau kamu mendengar nya dari kami tentang Keanu ?."


" Siapa Keanu ?." tanya Asta sama sekali tidak mengerti .

__ADS_1


" Apakah kalian mempunyai bukti kalau Asta bertemu dengan Keanu ?."


" Tentu saja. Aku mendapat kiriman dari nomor yang tidak dikenal. apakah kamu mau melihatnya ?, aku akan mengirimkan padamu."


Kevin sudah menerima kiriman photo dan melihat photo Asta berada didepan pintu apartemen yang pintunya terbuka, dan pada gambar lain Asta berhadapan dengan seorang pria yang dia tahu bernama Keanu. pada gambar yang lainnya Asta masuk kedalam apartemen dengan Keanu yang menutup pintu dengan wajahnya yang terlihat tertawa, lalu pada gambar terakhir terlihat Asta berjalan keluar kearah parkiran ditemani oleh Keanu .


Asta menatap Kevin tidak mengerti dan ia mendekati nya.


"Menjauh dari ku Nyonya !," kata Kevin dengan suaranya yang sangat dingin.


" Mas Kevin ada apa ?, aku tidak mengerti?," tanya Asta.


" Apakah kamu mengenal Keanu ?."


"Ya, kemarin aku,-


" Cukup Nyonya!, aku tidak ingin mendengarnya nya lagi."


" Tapi Mas,-


" Aku bilang cukup !."


Suara Kevin begitu keras hingga terdengar sampai kedepan.


Agus segera mendekati salah seorang dari mereka dan bertanya apa yang terjadi .


" Kevin, bagaimana kalau kalian bicarakan baik-baik, mungkin ada salah paham ."


"Permisi, aku pergi dulu." kata Kevin meninggalkan acara tersebut diikuti oleh Asta.


Kevin membawa mobil begitu kencang tidak memperdulikan Asta yang perpegangan dengan kuat.


Mereka sudah berada didalam apartemen dengan Kevin yang bertindak seperti orang tidak waras.


" Katakan padaku Nyonya, apakah dirimu begitu kesepian hingga harus menemui lelaki bayaran seperti itu ?."


" Bagaimana mungkin aku menjawabnya kalau aku tidak mengerti sama sekali ?."


"Keanu ?, kau katakan bahwa kau mengenalnya bukan ?."


"Ya aku mengenalnya tapi,-


" Cukup !, Kamu boleh pergi sekarang !."


Kevin pergi meninggalkan Asta menuju kamar mereka dan mengeluarkan semua barang-barang milik Asta.


Asta melihat semua kekacauan dengan tatapan terkejut sementara Kevin masih tetap sama. Matanya memancarkan wajah yang penuh kemarahan.


"Kamu kemasi sekarang !, aku tidak ingin melihat dirimu lagi." perintah Kevin dan ia pergi meninggalkan Asta sendiri.

__ADS_1


Asta begitu terluka dengan sikap dan perlakuan Kevin pada dirinya. Dengan begitu mudahnya ia memintanya pergi tanpa mendengar penjelasan darinya lagi.


__ADS_2