Izinkan Aku Membenci

Izinkan Aku Membenci
Episode 83.


__ADS_3

Kevin dan Asta baru saja selesai sholat Isya ketika bell pintu apartemen mereka berbunyi.


" Aku akan melihatnya," ucap Asta cepat sebelum Kevin bangun dan turun kebawah.


Asta membuka pintu setelah melihat layar cctv yang memperlihatkan tamu mereka.


" Halo, masuklah !, kalian sudah ditunggu !," ucap Asta pada Derry dan Amanda.


" Terima kasih," jawab mereka berbarengan.


" Kalian mau minum apa ?," tanya Asta dari dapur.


" Aku akan mengambilnya, kamu ga perlu repot Asta !," kata Amanda menghampiri Asta di dapur.


" Hanya membuat minum tidak repot kok. Ya sudah kamu ambil sendiri deh. Mas Kevin sebentar lagi turun kalian tunggu ya."


" Tenang saja," jawab Amanda.


Amanda membawa gelas minuman yang berisi softdrink dan memberikan pada Derry.


" Kupikir kalian akan datang setelah Magrib!," tegur Kevin menghampiri mereka.


" Selamat malam Pak, maaf kami tadi mengadakan rapat dengan para direktur terlebih dahulu," jawab Derry menyambut Kevin.


" Ada apa ?, apakah terjadi sesuatu ?,"" tanya Kevin tajam.

__ADS_1


Kemudian secara ringkas Derry menjelaskan tentang kekhawatiran para supplier mereka mengenai industri textile yang selama ini mereka produksi.


" Mengapa mereka khawatir ?," tanya Kevin lagi.


" Ada angin yang berhembus bahwa produksi kita memakai kwalitas nomor 2. Dari hasil rapat tadi diketahui bahwa angin yang berhembus berasal dari Ibu Yunita."


" Yunita ?, mengapa wanita itu bisa mempengaruhi supplier ?,"


" Aku sudah bertanya pada Ayah, Ibu Yunita masih mempunyai saham pada industri textile Restu Pratama sebagai kompensasi perceraian mereka." jawab Amanda menjelaskan pengaruh Yunita.


" Apakah kalian mempunyai bukti bahwa kekhawatiran supplier disebabkan Yunita ?."


" Ada Pak."


" Kalau begitu bebankan kerugian perusahaan pada laba saham yang dia miliki. Kalau dia tidak terima maka buat pengumuman bahwa Yunita seorang pebisnis yang tidak memiliki etika dengan menghalalkan segala cara. Buat dia menjadi manusia yang patut dikasihani !," perintah Kevin dengan kejam.


" Apakah kalian mengerti ?," tanyanya Tajam.


" Kami mengerti Pak." jawab Derry dan Amanda berbarengan.


" Baiklah. Selanjutnya untuk Amanda, untuk kedepannya posisi mu akan digantikan oleh Astari Rahayu karena ia adalah perwakilan dari Kurien Andreakis dan kalau kamu tidak keberatan kamu akan memegang jabatan sebagai direktur Restu Textile Pratama. Sedangkan Derry kamu akan menjadi wakil dari Astari di Indonesia. Karena Astari tidak secara penuh berada di Indonesia karena dia juga mempunyai tanggung jawab ditempat lainnya. Dan selama kehamilannya , dirinya akan diwakili oleh orang kepercayaan Kurien. Apakah kalian mengerti ?."


" Maaf Pak. Dengan posisi saya tersebut apakah saya menjadi karyawan dari Kurien dan tidak lagi menjadi pegawai Wira Pratama ?," tanya Derry minta penjelasan.


" Benar. Selanjutnya kamu mempunyai tanggung jawab penuh pada Kurien Andreakis. Tetapi hal tersebut sebenarnya tidak terlalu berpengaruh karena Kurien maupun Wira Pratama memiliki saham yang sama pada perusahaan Wira Pratama Corporation."

__ADS_1


" Apakah Kurien akan mempunyai gedung sendiri atau masih jadi satu ?,"tanya Derry lagi.


" Aku belum memutuskan Derry. Nanti aku dan Pak Kevin akan membicarakannya." jawab Asta setelah Kevin memberi isyarat agar menjawab pertanyaan Derry tersebut.


" Baiklah. Hari Senin aku dan Asta akan datang ke kantor. Amanda, bagaimana dengan Raditya ?, mengapa dia tidak datang bersamamu ?," ucap Kevin.


" Maaf Kak. Sebenarnya Raditya adalah orang suruhan dari Yunita sehingga aku langsung memecatnya." jawab Amanda kalem.


" Baiklah. Aku suka dengan keputusanmu. Jangan biarkan duri tumbuh menghalangi jalan kita." ujar Kevin.


" Maaf Kak, apakah ada perintah lain lagi ?, kalau tidak kami mohon diri ," ucap Amanda setelah semua laporan dan tugas untuk mereka sudah selesai dibahas.


" Baiklah. Hari Senin aku kami akan lihat keadaan di kantor," kata Kevin.


Dan merekapun berpamitan meninggalkan apartemen.


" Mengapa Mas katakan bahwa aku akan mewakili Kurien ?," tanya Asta pada Kevin.


" Karena kenyataannya seperti itu. Aku tidak mau mendengar berita bahwa sebagai istriku kamu bisa menggeser posisi pegawai semaunya," jawab Kevin dan ia menatap Asta yang tampak sedang berpikir.


" Apa yang kamu pikirkan ?,"


" Apakah dengan posisi ku sebagai pengganti Tuan, aku masih bisa mewakilkan pada Lukas maupun Amelia ?."


" Tentu saja, dengan pengawasan dari mu seperti yang dilakukan oleh Nik," jawab Kevin.

__ADS_1


" Kamu tidak perlu memikirkan terlalu dalam, karena akan ada Lukas, Amelia dan juga Derry yang akan membantu pekerjaan mu."


__ADS_2