
Kejadian itu begitu cepat, Asta yang tidak sadarkan diri segera dibawa ke ruang perawatan sementara tim dokter melakukan pertolongan terakhir untuk mengaktifkan kembali organ vitalnya.
Sementara itu diruang lain kondisi Nik semakin melemah keadaannya, dan para dokter berusaha membuatnya stabil.
Seharusnya Nik tidak diperbolehkan untuk melakukan donor darah karena keadaannya yang sebenarnya sangat lemah setelah mengalami kecelakaan dilaut, tetapi untuk temannya ia mengabaikan semuanya.
Nik meminta dokter untuk memanggil salah seorang kerabat Kevin. Dan dokter menemui Krisworo untuk bertemu dengan Nik.
" Keadaanku semakin lemah, karena fungsi otakku yang pernah mengalami kecelakaan. Aku akan mendonorkan jantungku pada Kevin tetapi kamu harus berjanji agar mencari seorang gadis untukku. Aku pernah meninggalkannya. Aku mohon temui dia, sampaikan permintaan maaf ku. Apa yang kumiliki akan menjadi miliknya dan tidak ada seorangpun yang bisa mengusiknya. Selain padamu aku juga sudah menulis surat wasiat yang saat ini disimpan oleh pengacaraku. Waktuku tidak banyak. Aku mohon temukan gadis itu, maka aku akan sangat bahagia." ucap Nik pada Krisworo yang menatapnya lemah.
" Baiklah aku berjanji. Meskipun aku tidak berhak memutuskan yang terbaik untuk kalian, aku akan menyerahkan pada dokter yang lebih mengerti." ujar Krisworo tanpa tahu harus berbuat apa.
" Terima kasih. Anda akan menemukan catatan dimana bisa menemukan gadis itu.", ucapnya semakin lemah dan Krisworo segera diminta keluar oleh dokter ahli.
Dari ruang ICU Kevin segera dibawa keruang operasi membuat keluarga yang hadir menatap bingung tidak mengerti apa yang terjadi. Semuanya tidak masuk akal sama sekali untuk mereka.
Setelah melakukan operasi kedua dengan melakukan transfalansi jantung akhirnya mereka menghela nafas lega, karena terlihat tanda-tanda kehidupan pada organ vital pasien.
" Alhamdulillah..., " ucap mereka dengan penuh rasa bahagia.
Dengan cepat para dokter memasang selang dan kabel pada tubuh Kevin kembali sehingga tim medis dapat memantau kondisi pasien.
Dokter kepala yang menangani Kevin keluar dari ruang operasi dan menemui keluarga pasien.
" Alhamdulillah, Kita bersyukur Allah masih memberikan kesempatan pada pasien untuk menjalani kehidupan dimuka bumi ini. Semoga keadaan pasien terus stabil." ucap Dokter membuat mereka semua bahagia dan mengucap syukur.
Bima segera melangkah menuju kamar perawatan dimana Asta sedang terbaring lemah.
" Asta, Alhamdulillah... Dokter berhasil memberikan pertolongan pada Kevin, meskipun saat ini ia masih dalam keadaan koma," ucap Bima penuh kegembiraan.
__ADS_1
Mereka yang berada diruang perawatan mengucap syukur atas mukjizat yang Allah berikan.
" Aku berjanji akan terus berada di sampingmu Mas, Aku tidak akan melepaskan dirimu ." janji Asta.
Kevin sudah kembali berada diruang ICU dan dokter memberikan semangat pada keluarga bahwa keadaan Kevin segera membaik dan meminta mereka berdoa untuk keselamatan nya.
Sementara itu Krisworo masih berada diruang administrasi untuk mengurus kepulangan jenazah Nik.
" Aku akan menemaninya sampai jasadnya diterima oleh keluarganya ," ucap Krisworo setelah pihak kedutaan dan juga asisten Nik bertemu dengannya.
" Terima kasih Tuan. Sesuai pesan Tuan Andreakis, Anda bisa mencari gadis ini agar menyampaikan permintaan maaf tuan kami karena tidak bisa secara langsung bertemu dengannya." ujar Pedro asistennya Nik.
" Aku akan menyerahkan pada adikku. Dan kapan jenazah Tuan Andreakis bisa dibawa ke negara asalnya ?."
" Secepatnya, kami akan mengatur prosedur nya agar tidak terlalu lama. Tuan Andreakis akan dibawa menggunakan pesawat pribadi miliknya. Sekitar 3 jam dari sekarang ." jawab utusan dari kedutaan.
" Baiklah. Aku akan menghubungi keluarga ku untuk menyampaikan bahwa aku akan mengantarkan jenazah Tuan Andreakis." ucap Krisworo.
Dengan langkah cepat Krisworo menuju ruang ICU dimana Kevin dirawat.
" Kak, Alhamdulillah Kevin selamat...." ucap Bima begitu melihat Krisworo.
" Papa darimana saja ?, mengapa tidak berada disini saat dokter menyampaikan berita bahagia ini ?," tanya Dini.
" Maafkan Papa, dimana Asta ?,"
" Asta didalam. Ia tidak mau meninggalkan Kevin begitu mendapat kabar keadaan Kevin kembali stabil." jawab Dini.
" Minta dia istirahat. Rizky, ada yang harus aku sampaikan padamu. Kemarilah !."
__ADS_1
Krisworo dan Rizky berjalan menjauhi keluarga yang lain.
" Ada apa Kak ?."
" Aku akan pergi menuju Perancis untuk mengantarkan jenazah Tuan Andreakis, sekaligus untuk mengambil dokumen yang akan aku serahkan pada seorang gadis yang harus kamu temui. Aku sudah berjanji padanya untuk menemukan gadis itu sebelum ia meninggal dan mendonorkan jantungnya untuk Kevin. Segera cari dan temukan gadis itu lalu sampaikan padaku tentang hasilnya." perintah Krisworo pada Rizky.
" Baiklah. Aku akan melakukannya semoga mendapatkan hasilnya dengan cepat." ucap Rizky dan ia segera pergi sementara Krisworo berpamitan pada Dini.
" Aku akan pergi ke Perancis untuk mengantar seseorang yang sangat berjasa pada kehidupan Kevin.
" Baiklah..., hati-hati aku akan menjaga Asta disini." ucap Dini memeluk Krisworo.
Krisworo segera berpamitan pada kedua orang tuanya dan segera pergi menemui asisten dan utusan dari kedutaan.
Rizky masih berada diparkiran dan ia membuka amplop yang diberikan oleh Krisworo untuk mempelajari informasi mengenai gadis yang harus ditemukannya.
" Ya Allah..., mengapa harus seperti ini ?," ucapnya tidak percaya.
Dalam informasi tersebut berisi mengenai nama gadis yang pernah mengikuti tour ke Perancis yang diadakan oleh Louvre lengkap dengan alamat yang harus didatangi olehnya karena orang yang harus dicarinya adalah Astari Rahayu adik kandung nya sendiri.
Dengan cepat Rizky menelepon Krisworo dan menyampaikan berita tersebut.
" Kak, Apakah kakak masih berada di rumah sakit ?, aku sudah menemukan gadis yang harus ditemui kak." kata Rizky dengan nada tidak percaya.
" Benarkah ?, mengapa bisa begitu cepat ?," tanya Krisworo tidak percaya dan Pedro menatapnya penuh rasa ingin tahu.
" Benar, karena nama gadis itu adalah Astari Rahayu adik kita sendiri ."
" Apa Asta ?, apakah kamu tidak salah ?."
__ADS_1
" Apakah Tuan sudah menemukan Nona Astari Rahayu ?, tanya Pedro penuh rasa keingintahuan yang sangat besar.
" Benar." jawab Krisworo pelan.