
Menjelang sore mereka baru kembali kerumah. Ketika memasuki rumah Asta baru menyadari sesuatu yang dilupakan nya sejak kedatangan Kevin kemarin sore .
" Oh ya Mas, aku lupa menanyakan padamu, kamu memperoleh oleh mobil ini dari mana ?,"
..
"Oh, aku minta dicarikan rental mobil yang dapat aku pakai selama di sini. Dan kemarin dari bandara aku diantar sopir mereka dulu kemari. Kamu sangat teliti ya ?." kata Kevin membuat Asta tersenyum.
Mereka sudah selesai mandi dan Asta mengajak Kevin kerumah Pak Rt untuk lapor mengenai tamu yang baru datang dan tinggal.
" Kemarin ketika Pak Utomo bertanya padaku aku hanya menjawab bekerja di Jakarta, aku khawatir keterangan yang aku berikan berbeda, ternyata kamu tidak bercerita banyak tentang diriku ," ujar Kevin ketika mereka kembali dari rumah pak Rt.
" Aku hanya menyampaikan informasi yang penting saja. Untuk apa mengatakan sesuatu yang tidak penting," jawab Asta.
Ketika mereka sampai didepan rumah, Asta melihat tetangganya yaitu Arum sedang berada di teras.
" Kita mampir ke tempat nya Arum ya Mas ?," kata Asta yang disetujui oleh Kevin.
" Assalamualaikum..."
" Waalaikum salam, hey darimana ?," tanya Arum.
" Dari rumah Pak Rt, sekalian aku mau pamit karena besok sore aku akan kembali ke Jakarta."
" Benarkah ?, Lalu rumah ini ?."
__ADS_1
" Aku serahkan padamu. Terserah mau kamu kontrak an atau ada saudara mu yang mau tinggal disini, terserah. Oh iya, aku lupa Mas Kevin kemarin bawa sedikit oleh-oleh, aku ambil dulu ya." kata Asta dan ia baru mulai melangkah ketika Kevin mencegah nya.
" Kamu disini saja, biar aku yang akan membawa nya kesini." kata Kevin cepat.
" Baiklah." jawab Asta seraya duduk kembali.
"He em... seperti nya ada yang sedang dimanja nih?," goda Arum membuat Asta tersenyum malu.
" Apaan sih," jawab Asta membuat Arum tertawa.
Kemudian Kevin datang dengan membawa paperbag yang berisi oleh-oleh yang dia bawa dari Amerika.
"Maaf aku tidak membawa bingkisan khusus untuk anak-anak, terus terang aku tidak tahu kalau kamu sudah mempunyai dua orang anak."
" Seperti itulah ," jawab Kevin .
" Baiklah Arum, aku balik dulu ya, mau istirahat dulu."
"Okey, jam berapa kamu kembali ke Jakarta?,"
" Sekitar jam empat, ada apa ?," tanya Asta.
" Kalau begitu, aku yang berpamitan lebih dulu ya," kata Arum membuat Asta menatapnya heran.
" Iya, besok jam sepuluh aku langsung dari kantor akan berangkat ke Rusia untuk meneliti virus Zika ,"
__ADS_1
" Oh seperti itu. Baiklah kami pamit dulu ya, hati-hati semoga selamat sampai tujuan." ucap Asta dan begitu juga dengan Arum yang mendoakan agar mereka tiba sampai tujuan dengan selamat.
Arum membaringkan tubuhnya ditempat tidur membuat Kevin menatap nya khawatir.
" Ada apa ?,apakah kamu merasakan sesuatu yang mengganggu mu ?," tanya Kevin sambil duduk disebelah Asta.
" Hanya merasa capai aja. Mas mau tidak pijat kaki ku lagi ?, seperti yang kamu lakukan kemarin ?." kata Asta manja.
" He eh."
Kevin segera pindah duduk diujung tempat tidur lalu mengangkat kaki Asta dan meletakkannya diatas pangkuannya.
Dengan lembut Kevin memijat telapak kaki dan betis Asta.
" Mas, aku boleh tanya sesuatu tidak ?,"
"Tanyakan lah."
"Tapi janji jangan marah dan kamu harus menjawabnya dengan jujur !."
" Baiklah, aku janji."
"Mengapa kamu begitu marah dan tidak terima ketika ada photo ku bersama Keanu ?, mengapa semua temanmu mengenal siapa Keanu dan sepertinya menjadi hal yang sangat terlarang, tetapi bagaimana mungkin Amanda tidak mengetahui nya ?."
" Tentu saja Amanda tidak mengetahui siapa Keanu. Selain karena dia masih kecil, dia juga berada jauh dari kami . Aku dan Keanu adalah kakak adik dari ibu yang berbeda. Aku tidak tahu bagaimana Ayahku mempunyai anak dari wanita lain yang aku tahu waktu itu Ayah membawa pulang seorang anak yang berusia tujuh tahun. Rumah kami yang pada awalnya damai, tiba-tiba selalu kacau dan berantakan karena ulah Keanu. Ibuku selalu bersikap sabar walaupun Keanu selalu bertindak tidak sopan, bila aku mengingat kan Keanu, maka akulah yang mendapat teguran dari dari Ayah hingga suatu hari Keanu mengalami kecelakaan dan diselamatkan oleh Ibu ku yang mengakibatkan ibu ku meninggal ditempat. Pada awalnya aku menganggap nya kecelakaan tetapi sebulan kemudian aku mengetahuinya bahwa kecelakaan itu disengaja. Keanu berbicara pada ibu nya bahwa ia sengaja melakukannya karena Ayah meninggalkan ibu nya. Aku merekam pembicaraan mereka dan melaporkan pada Polisi. Aku sangat marah begitu juga dengan Keanu. Buatku nama Keanu adalah suatu kesalahan besar bila ada yang menyebut dan menemuinya. Setelah kejadian tersebut tidak ada yang boleh menyebut nama Keanu." ujar Kevin menjelaskan.
__ADS_1