Jodoh Ku Tertunda

Jodoh Ku Tertunda
95. Posisi Sulit


__ADS_3

Setelah beberapa hari Tasha mengetahui jika dia memiliki sahabat yang bekerja dikantor sang suami dan untuk menghilangkan rasa bosan nya dirumah karena memang tidak memiliki teman ngobrol atau pun teman yang bisa diajak jalan sekarang dia jadi lebih sering ikut kekantor sang suami bersama dengan Arga.


"Aku rindu dengan dunia karir ku" gumam Tasha sendiri yang telah keluar dari ruangan Arga dan melihat banyaknya karyawan suaminya itu yang dia temui disana.


"Sayang, apakah papa mu nanti mengizinkan mama lagi untuk bekerja atau tidak ya" Tanya Tasha pada calon bayinya yang rasanya dia sangat merindukan dunia nya yang telah menjadi aktifitasnya beberapa tahun silam.


Tasha yang sampai sekarang belum mempunyai rencana pasca dia nantinya telah melahirkan sang buah hati. Apakah dia akan mengambil cuti kembali dalam waktu beberapa bulan setelah dia melahirkan nanti dan kembali lagi bekerja sebagai wanita karir, menitipkan anak mereka pada seorang babysister atau dia akan memilih untuk menjadi seorang ibu yang akan mengasuh anak nya sendiri dan melihat tumbuh kembang sang anak mereka nanti-nantinya.


"Key, sedang sibuk?" Panggilan Tasha pada Keyla melalui benda pipihnya.


"Hemm ada apa Sha?"


"Temani aku ke mall yuk. Mas Arga sepertinya masih sedang sibuk" ujar Tasha dibalik panggilan itu.


"Sekarang Sha? Aku seperti nya tidak bisa Sha, peker-"


"Derrrrr" Tiba-tiba saja Tasha yang telah berada ditempat yang sama dengan Keyla. "Aku sudah meminta izin pada atasan mu Key jika sekretarisnya aku pinjam"


"Shaa jangan seperti ini Sha, jangan istimewakan aku diantara karyawan yang lain" ujar Keyla yang merasa tidak nyaman.


"Bahas apa sih Key, yuk jalan. Mas Arga masih sibuk dengan kekasihnya" ajak Tasha tangan Keyla sambil berbisik dengan sahabatnya itu.


"Siapa kekasihnya? Ayo kita bikin rencana untuk memusnahkan kekasih suamimu itu"


"Hemm, kekasihnya ini sangat sulit untuk dipisahkan dengan suamiku. Jika mereka sudah bersama akunya dicuekkan. Kamu tau tidak siapa orang nya Key? Dia adalah Joe"


Keyla tidak ingin lagi mendengar nama yang selalu mengingatkannya kejadian beberapa bulan belakangan itu. Sebenarnya selama kejadian dimalam itu, dia sudah tidak ingin lagi terlibat dalam satu pekerjaan dengan Joe walaupun itu mustahil, dan bahkan Joe selalu terlihat didepan matanya disetiap harinya. Apa lagi tentang hingar bingarnya kehidupan Joe yang memang tidak menjadi rahasia lagi diperusahaan nya ini jika Joe selalu bersama dengan wanita disetiap malamnya.


"Kita jalan sekarang Sha"

__ADS_1


Tidak jauh dari kantor milik perusahaan Arga, kini kedua wanita cantik itu telah berada disebuah pusat perbelanjaan dengan didampingi oleh seorang supir yang memang mengawal majikannya itu kemana pun dia pergi.


Walaupun Tasha yang sebenarnya kurang merasa nyaman kemana-mana harus dijaga oleh sang supir apabila suaminya tidak ada menjaganya namun dia hanya bisa menuruti perintah dari suaminya itu.


"Pak, bawa aja ya barang-barang belanjaannya kedalam mobil. Saya dan Keyla mau singgah untuk makan" ujar Tasha pada supir pribadinya itu.


"Baik Non" ujar Supir yang telah bersama dengan nya beberapa bulan lalu.


Disebuah restauran yang ada dipusat perbelanjaan, Tasha dan Keyla duduk disalah satu bangku yang disamping kaca penyekat pada restauran itu.


"Sha, aku rindu kita yang dulu bisa kumpul berempat dan tidak masuk dijam kuliah, pergi menaiki angkot. Tapi ya sekarang kita tidak bisa seperti dulu lagi karena kalian juga punya kehidupan baru"


"Ya aku juga merindu masa-masa itu Key, dan aku juga merindukan ketika aku masih gadis"


Tasha dan Keyla terus membahas masa-masa kuliah mereka dulu karena Keyla rasa semenjak selesai dari study mereka dan masing-masing memiliki kegiatan ditambah lagi para kedua sahabat perempuannya juga telah bekeluarga dan akan sulit untuk dapat lagi seperti sebelum mereka berumah tangga.


"Oh iya Sha, sekarang aku sudah tidak melihat Denis di Kota ini"


"Beberapa bulan yang lalu aku tertemu dengan Denis, Key. Tapi tidak di Kota ini"


Tasha menceritakan semua kejadian dimasa lalunya, baik dengan rumah tangganya yang retak karena perbuatan Farhan, sehingga membuat dia bertemu kembali dengan Denis yang memang tiba-tiba saja menghilang tanpa kabar.


Keyla tidak percaya, jika rumah tangga sahabatnya ini pernah sepelik itu karena Farhan yang dulunya sangat dikenal baik olehnya dan juga sahabat-sahabatnya yang lain.


Tasha dan Keyla terus bercerita, mulai dari masa lalu Tasha yang terlihat baik-baik saja dalam pernikahannya maupun Keyla yang sekarang tidak lagi memiliki keluarga dan hanya hidup mengandalkan kecerdasannya yang dimilikinya untuk melanjutkan kehidupannya.


"Hallo mas dimana? Ya sudah ajak saja sekalian, kita makan bersama" ujar Tasha pada suaminya itu yang juga telah menuju ke restauran tempatnya dan Keyla sekarang.


"Tuan Arga?" Ujar Keyla pada Tasha istri dari bosnya itu.

__ADS_1


"Biasa aja kali Key, jika diluar kantor kamu bisa panggil mas Arga dengan sebutan om atau apalah yang pantas untuk nya"


Tasha dan keyla terus tertawa saat membahas panggilan apa yang sesuai Keyla panggil untuk suami sahabatnya itu sekaligus atasannya.


Tidak terlalu lama menunggu, terlihat dari kejauhan Arga dan seseorang yang sangat Keyla kenal bahkan pernah satu kamar dengan nya beberapa waktu lalu sekarang menuju kearah mereka.


Hukkk


Keyla tersedak dalam minumnya melihat Joe yang juga ikut dengan Arga atasan mereka itu dan Joe juga memilih duduk disampingnya.


"Mas, aku sudah pesankan makanan mas dan Joe. Selamat makan semua" ujar Tasha dan mendekatkan makanan suaminya itu.


Tasha dan Arga yang banyaknya pembahasan mereka ditengah-tengah keempat orang itu, namun berbeda dengan Keyla dan Joe memilih diam dan menghabiskan makanan yang ada dihadapan mereka masing-masing.


"Key, aku pulangnya dengan mas Arga. Kamu sama Joe aja ya. Oh iya Joe antarkan Keyla sampai kosan nya ya. Tolong kamu antar dia sampai selamat, jangan digoda, apa lagi sampai kamu berbuat macam-macam terhadapnya" penekanan Tasha yang tidak ingin Keyla menjadi salah satu korban kelelakian Joe sang asisten dari suaminya itu.


*


Saat ini didalam satu mobil yang sama dengan Joe, yang sebelumnya membuat Keyla mau tidak mau harus mengikuti Tasha karena dia khawatir jika dia menolaknya, itu akan menimbulkan kecurigaan pada Tasha.


Dalam beberapa bulan terakhir dari kejadian itu, membuat Keyla memilih untuk berjarak dengan Joe. Bahkan ketika mereka memiliki sebuah pekerjaan, seberusaha mungkin Keyla mencari transportasi lain agar tidak bersama dengan asisten atasannya itu namun tetap saja, mereka sepertinya memang terikat karena pekerjaan.


"Bagaimana keadaan mu?" Tanya Joe yang sudah lama sebenarnya ingin diutarakannya pada wanita cantik yang masih berada disamping nya itu.


Bukan tanpa alasan Joe menanyakan ini pada Keyla karena setelah dari malam mereka bersama terlihat jelas sikap dan tingkah laku Keyla yang sangat berubah dengan penuturuan Keyla yang selalu mengatakan tidak terjadi apa-apa kepada mereka berdua, bahkan Joe juga sempat memperhatikan Keyla yang terkesan aneh walaupun dia memang tidak ingin mencari tau lebih tentang hal itu.


"Berhenti didepan pak, karena kosan saya telah sampai" ujar Keyla yang masih menatap lurus dibalik jendela mobil yang ada didepannya.


Keyla diam tanpa menjawab sepatah kata pun pada Joe, dan memilih untuk turun dari mobil Joe setelah mobil itu berhenti dan sebenarnya tempat nya turun saat ini sangatlah jauh dari kosan yang ditempatinya, hanya saja dia ingin membatasi antara dia dan Joe takut trauma itu datang kembali.

__ADS_1


Tanpa alasan Keyla juga sedang mengalami posisi yang harus menanggung semuanya sendiri atas perbuatan Joe terhadapnya dan harus menata kembali kehidupannya tanpa harus dikasiani dan juga tidak perlu untuk diketahui oleh siapapun.


__ADS_2