
Sebelum membaca Vie mohon klik tombol Like jangan lupa ya, terus di vote juga, Rate bintang lima juga ya, apalagi mau kasih koin seikhlasnya boleh banget...
Happy Reading 😘😘
*****
Sampai di depan gerbang rumah Caca sosok papa Adi sudah berdiri di balik gerbang.
"Dari mana kamu Ca?"
"Eh papa, kok dirumah?" balas Caca
Duh papa liat gue gak ya sama Rendi
batinnya.
"Dari... dari kampus pah." jawab Caca tak berani melihat ke arah papanya.
"Tadi siapa yang antar?" tanya papa.
"Tadi itu temen pah, dari rumah Rani juga sih tadi, Caca masuk dulu ya pa mau ganti baju." ucap Caca lalu buru-buru masuk ke dalam.
haduh selamat gue, lolos juga dari wawancara mencekam bersama papa.
batin Caca.
***
Tumben amat ini bocah nelpon gue,
batin Rani saat ponselnya berdering dan tertera dikontak nya "Rendi"
"Anyeonghaseyo..." ucap Rani
"Anyang apaan Ran?" tanya Rendi heran.
"Ih bocah itu salam Korea tau makanya nonton drakor cewe Lo aja sekarang mulai suka nonton drakor." jawab Rani sungut.
"Oh walaikumsalam, selamat pagi kali yang gue tahu mah." ucap Rendi
"Ah udah kaga usah basa basi mau minta tolong apa Lo dari gue yang berurusan dengan caca?" tanya Rani tegas.
__ADS_1
"Weits macam dukun aja Lo bisa baca pikiran gue, titisan mama loreng nih kayaknya." ucap Rendi sambil tertawa.
"Eh pentol korek api! macan kali ah gue mama loreng!" ucap Rani kesal.
"Gini ya tatakan panci, gue mau minta tolong bawa Caca ke Wahana Taman Ria XX yang baru buka itu nanti siang, mau yak?" tanya Rendi.
Tut Tut Tut...
"Eh sue ni bocah telpon gue dimatiin."
gumam Rendi.
Lalu dia mengirimkan gambar ke ponsel Rani, gambar yang membuat Rani tak dapat menolah pastinya tawaran Rendi. Seketika itu juga berbunyi lah ponsel Rendi dan tertera nomor Rani.
"Nah klepek klepek kan Lo liatnya." gumam Rendi tersenyum puas mengangkat telepon dari Rani.
"Ehm Ehm iya bidadari surga, gimana penawaran gue?" tanya Rendi
"Elo serius kan? gak boong? itu album baru nya EXO barusan?" tanya Rani penasaran.
"Iya kalo elo mau tuh album, hari ini juga gue pesen, besok udah sampe ditangan lo." jawab Rendi tersenyum puas.
"Okeh deal..!!! tapi kenapa gak elo ajak sendiri sih kenapa minta tolong ke gue?" tanya Rani penuh selidik.
"Bhuaaahahahhaha Caca ngambek? cemburu? whuahahahaha seru nih kayanya gue godain." ucap Rani dengan girangnya.
"Yah makanya gue minta tolong sama elo, please ya, nanti siang jam satu elo bawa dia ke wahana itu please...." ucap Rendi memohon, duh seorang Rendi memohon pada Rani tuh buat Rani bangga banget.
"Oke siap, gue mandi dulu trus on the way kerumah Caca, jangan lupa album EXO nya!" tegas Caca
"Siaapppp Boss !!" ucap Rendi senang.
"Aaaaahhhh Abang Kai besok photo card mu kan ku gapai ku peluk ku cium sampai puas sambil ku bernyanyi I want you I want you want you yeaayyy." Rani bersorak dengan girang.
***
"Duh gue males banget ini ke wahana ini, Ran pulang aja yuk panas nih." pinta Caca
"Gak bisa tanggung udah di depan tiket masuk, tuh liat udah dibeli kan tiketnya." ucap Rani seraya menunjuk arah Rendi yang sedang menunggu bersama Nayla.
"Hai sini!!" panggil Rendi.
__ADS_1
"Oh iya Ran, kenalin ini Nayla." ucap Rendi.
Nayla dan Rani saling berjabat tangan dan melempar senyum. Caca juga menyapa Nayla dengan lambaian tangan dan senyum manisnya.
"Ehm gue jalan sama Nayla, elo sama caca dong Ren." Rani berucap seraya menarik tangan Caca dan Rendi bersama.
Rendi menarik tangan Caca dan menggandengnya.
"Jangan harap lepas yak." bisik Rendi ke Caca.
Nayla terlihat agak gusar melihat pemandangan di depannya itu dan berbisik pelan
"Harusnya itu gue."
"Apaan nay? Lo ngomong apa barusan?"
sekilas Rani mendengar nya dan bertanya pada Nayla.
Nayla hanya menggeleng tersenyum lalu membawa mereka ke wahana Roller coaster di depan mereka.
"Lo masih inget gak Ren, waktu elo teriak-teriak sabuk pengaman Lo kendor trus gue pegangin?" ucap Nayla sambil menepuk bahu Rendi.
"Ahhh iya udah lama banget itu yak." jawab Rendi
"Masih berani elo naik ini?" tanya Nayla
"Ehmmmm... (sambil menoleh ke Caca) berani lah gue." jawab Rendi lantang.
"Good..., yudah duduk samping gue!" pinta Nayla
"Gue duduk sama Caca aja Nay." lalu Rendi mengajak Caca duduk bersebelahan.
"Tenang Nay, elo duduk sama gue." ucap Rani sembari duduk disamping Nayla lalu menoleh kearah belakang tempat Rendi dan Caca duduk sambil mengedipkan matanya.
Nayla memasang muka cemberut dan terlihat bete menaikin roller coaster, hebatnya dia tak berteriak sama sekali malah santai.
Rani sampe heran menoleh pada Nayla lalu melanjutkan teriakannya lagi.
Sementara itu Rendi dan Caca saling berpegangan erat dan berteriak penuh tawa.
Hari itu Rani bangga berhasil membuat Rendi dan Caca berbaikan.
__ADS_1
***
bersambung...