Kakakku Cinta Pertamaku

Kakakku Cinta Pertamaku
Selingkuh


__ADS_3

Sebelum membaca Vie mohon klik tombol Like jangan lupa ya, terus di vote juga, Rate bintang lima juga ya, apalagi mau kasih koin seikhlasnya boleh banget...


Happy Reading 😘😘


*****


Kejadian malam itu membuat Rendi memutuskan Kelly begitu pula Caca yang tak menyangka Kevin tega mengkhianati nya.


"Sabar ya bro." Ivan mencoba menghibur Rendi.


"Gue gak sedih kok biasa aja malah gue seneng, jadi tau kan gue kalo Kelly udah gak virgin, padahal gue tahan-tahan biar malem pertama gue berkesan pas nikah ntar." sahut Rendi sambil menenggak sekaleng soda.


"Bener tuh bro enak banget kalo entar elo ngerasain malem pertama beuh elo tuh..."


Rendi menempelkan sekaleng soda dingin ke bibir Ivan tak mau mendengar cuapan malam pertama nya.


Di sudut sana ada Rani yang menghibur Caca.


"Elo gak papa kan?"


"Gak papa kok gue pernah lebih sakit dari ini." sahut Caca sambil memeluk bantal sofa.


"Oh yak kapan itu Ca?"


"Pas gue tau Rendi kakak gue."


"Tapi sekarang kan elo udah tau dia bukan kakak elo, balikkan lah!"


"Elo pikir semudah membalik telor dadar diatas teplon, belum tentu Papa tuh ngerestuin" Caca memandang langit yang terlihat dari jendela rumah Rendi.


"Gue pikir Kevin tuh tergila-gila banget sama gue. Eh taunya dia bisa selingkuh juga." gumam Caca.


"Ya bagus ketauan sekarang, coba kalo pas elo udah nikah lebih ngenes lagi kan." sahut Rani.


"Kalo Ivan kaya gitu gimana Ran?" goda Caca.


"Beuh gue santet dia kalo perlu gue sunat sampe abis sekalian punya nya."


"Sadis elo Ran wkwkkwkww."


"Tuh Rendi ngeliatin elo aja Ca, gue yakin kok hati elo itu masih buat Rendi kan?" Rani melirik nakal ke arah Caca.


"Tau ah gue mau tidur." Caca melempar bantal di pelukannya ke sofa dan berlalu ke kamarnya untuk beristirahat meninggalkan Rani.

__ADS_1


"Kenapa dia Ran?"


tanya Rendi saat Rani menghampiri Ivan di sampingnya.


"Siapa? Caca? oh ngantuk katanya." jawab Rani yang langsung di peluk oleh Ivan dan menggendongnya ke arah kamar Rendi.


"Gue pinjem kamar elo ya Ren, kalian tidur di luar ya hahahahha." Ivan dan Rani tertawa menuju kamar Rendi.


"GUE GAK MAU SPREI GUE KOTOR WOY...!"


Rendi meneriaki Ivan dan Rani namun tak digubris keduanya.


"Hahahaha parah ye mereka." sahut Anto.


"Tidurlah Nto, gue disini elo disitu yak."


"Siap bro."


Mereka pun terlelap menuju alam mimpinya hanya Ivan dan Rani yang masih terjaga bekerja keras membuat para junior nya.


***


Caca terbangun tepat pukul tiga menuju toilet untuk pipis lalu beralih ke dapur mencari cemilan di dalam kulkas.


Rendi yang datang tiba-tiba menggoda Caca membuat nya takut dan terkejut dengan membekap mulut Caca.


"Caca...." bisik Rendi ditelinga Caca.


BUG...!! Siku Caca sudah meninju perut Rendi.


"Awww sakit tau."


Rendi mengeluh kesakitan memegang perutnya.


"Lagian ngagetin aja pake nakutin segala." sahut Caca kesal.


"Kamu ngapain disitu?" tanya Rendi.


"Lagi main catur mau ikutan?"


"Mana caturnya? gak ada kok."


"Ya iyalah orang aku lagi minum siapa yang main catur." sahut Caca kesal.

__ADS_1


"Ohhh... minum apa?"


"Minum ini nih." Caca menunjukkan karton susu rasa strawberry di tangannya yang sudah habis dia tuang.


"Enak gak?" tanya Rendi.


"Lumayan buat ganjel laper."


"Coba nyobain?"


"Yah anda kurang beruntung udah aku abisin hehehe." Caca membuang karton susu itu ke bak sampah di bawah meja dapur.


"Masih bisa kok dicobain rasanya."


Rendi meraih pinggang Caca membawa nya mendekat kearahnya dan


CUP...


Kecupan bibir Rendi mendarat di bibir Caca.


"Enak, manis lagi."


Rendi tertawa melihat Caca yang masih mematung terkejut mendapat kecupan itu.


"Yudah tidur sana!"


Rendi mengelus kepala Caca mengacak-acak rambutnya sedikit lalu hendak melangkah kembali ke sofa namun Caca menahannya.


Caca menarik lengan Rendi mendekatkan tubuh Rendi ke tubuhnya dan menyentuh pipi Rendi lalu dipegangnya kedua pipi Rendi. Dipandanginya wajah Rendi dan dibawanya mendekat ke wajah Caca,


sekilas terlintas di pikiran Caca, ia mengingat kejadian di dalam mobil saat di parkiran Mall kala Rendi pertama kali menciumnya.


Anto yang hendak mengambil air putih ke dapur mengurungkan niatnya dan bersembunyi di balik pintu karena melihat Caca yang sudah berada diatas meja dapur saling berbalas pagutan bibir dengan Rendi.


Anto kembali ke sofa nya meneruskan tidurnya tadi dengan tersenyum malu membayangkan adegan Caca dan Rendi barusan.


***


Bersambung...


Happy Reading


😘😍😊

__ADS_1


__ADS_2