Kakakku Cinta Pertamaku

Kakakku Cinta Pertamaku
Fitting


__ADS_3

Sebelum membaca Vie mohon klik tombol Like jangan lupa ya, terus di vote juga, Rate bintang lima juga ya, apalagi mau kasih koin seikhlasnya boleh banget...


Happy Reading 😘😘


*****


"Tau gak Ca ini boutique nya Tante Imelda yang dulu pernah dandanin kita pas prom night SMA ." ucap Rani saat memasuki "Boutique Syantik" di ruko pertokoan di Jakarta Selatan.


"Oh iya wah keren banget usaha nya pasti maju." Caca terkagum dengan gaun pengantin dan gaun pesta yang di pajang di etalase.


"Siang mba bisa saya bantu?" tanya seorang gadis penjaga boutique.


"Siang, aku tadi udah janjian sama Tante Imel bilang aja Rani anaknya Tante Devi." ucap Rani.


"Baik mba silahkan duduk dulu." Gadis penjaga itu masuk ke sebuah ruangan dan membawa Rani dan Caca duduk di ruang tunggu.


"Ivan mana sih parkir aja lama amat?" Rani celingukan mencari Ivan.


"Tadi kan elo suruh beli siomay gimana sih." sahut Caca.


"Oh iya lupa gue maklum bawain bayi."


"Whaaaattt elo udah elo apa, elo masa aaahhhhh." Caca meraba perut Rani menelitinya dengan seksama.


"Hahahah menurut elo?" goda Rani.


"Ran, ini enggak kan enggak bener kan, masa elo, wah gue kecewa nih."


"Hahahaha kaga lah Ca, becanda gue asli gue masih ting-ting."


"Aahhh." Caca mengelus dadanya lega.


"Permisi samlekum anybody home?" Ivan datang membawa sebungkus siomay dan dibelakangnya ada sosok Rendi.


"Wah asik Rendi Dateng, tus Nayla gak pengen ikut Ren?"


"Tadi aku minta tolong mama ngajak Nayla ke supermarket jadi aku bisa nyusul kalian kesini." sahut Rendi.


"Pas banget gue mau elo sama Anto jadi groomsmen, terus Caca sama sepupu gue Alena jadi Bridesmaids sisanya yak pakde bude Om Tante gue pake seragam batik." tutur Rani.


"Alena bukannya masih SMP Ran? tanya Caca.


"SMP tapi tingginya udah kaya kita Ca, apa kita kurang kalsium ya bantet gini?" Rani melihat tubuhnya di kaca.


"Bantet-bantet juga aku sayang kok." ucap Ivan yang disambut pelukan dan kecupan di pipi dari Rani.


"Please deh... gak usah mesra-mesraan depan gue deh." Sahut Rendi kesal.


"Hai semua... jumpa lagi dengan Tante Imel disini." sapa Tante Imel yang terlihat sangat modis dengan dress ungu selutut.


"Hai Tante, makin kece badai aja nih." ucap Rani di tambah anggukan dari Caca.


"Oke gini Ran gaun kamu kan ada 3 pilihan nah kamu cobain gih yang mana yang cocok, terus ini calon penganten pria ikut mbak Siti ya fitting."

__ADS_1


"Gue ngapain Van?" tanya Rendi.


"Ikut gue lah fitting seragam." jawab Ivan.


"Caca ikut gue sini." sahut Rani.


***


"Wuidih cakep bener elo Van." ucap Caca.


"Rendi gimana Ca gue suruh dia cobain yang warna abu-abu itu kan badannya dia hampir sama ama gue." tanya Ivan menunjuk Rendi agar Caca melihatnya.


"Cakep jas nya bagus semua." jawab Caca.


"Orangnya cakep gak Ca?" goda Rendi.


"Hmmm gimana ya?"


Sumpah kak elo cakep banget idola gue Park Seo Joon aja kalah sama elo kak cakepnya.


Caca coba menyembunyikan kekagumannya dengan berucap dalam hati.


"Lumayan lah not bad bagus nih kak buat nikahan elo ntar." ucap Caca.


"Nikah sama kamu ya?" tanya Rendi.


"Oke kalau gitu kita panggilkan tuan putri Maharani Saputri." Caca mengalihkan pembicaraan yang ditanyakan Rendi.


Rani membuka tirai mengenakan gaun pengantin berlengan se siku dengan kerah berbentuk V berwarna putih penuh dengan payet dan hiasan bunga yang cantik sekali.


"Van, Van woooyyy iler luh hampir ngeces saking mangapnya." Caca menyadarkan Ivan yang melongo terpana melihat Rani.


"Cantik banget beb, duh musti nunggu sebulan lagi yak kenapa gak besok aja sih." jawab Ivan.


"Hahahaha udah ngebet elo ya Van ckckckkc." Rendi tertawa melihat Ivan.


"Aku juga beb hehehhehe." sahut Rani.


"Coba yang itu Ran yang warna broken white itu." pinta Caca.


"Gimana elo yang coba Ca gue mau lihat pleaseeee." Rani memohon pada Caca untuk ikut mencoba gaun pengantin itu.


Caca menggeleng namun tatapan mata tajam Rani membuat nyalinya ciut juga dan akhirnya menurut.


Setelah Caca selesai berganti pakaian dengan gaun pengantin itu lalu ia membuka tirai.


Kali ini Rendi yang sudah dengan posisi duduk itu menjatuhkan sikunya dari sisi kursi karena terpana dan melongo dengan kecantikan Caca .


"Ehm ehm Ren, iler lu tuh sekarang ngeces." ucap Rani mengejek.


"Ah masa sih." Rendi mengelap bibirnya seolah ada air liur yang beneran keluar dari bibirnya menetes.


"Udah ya gue malu nih." pinta Caca.

__ADS_1


"Ca.." Rendi maju kehadapan Caca dan berlutut.


"Will you marry me...?" tanya Rendi.


"Aaarghhh so sweet..." ucap Rani terkejut sambil menepuk-nepuk bahu Ivan.


PLAK...!!


Tamparan dari Caca itu mendarat di pipi Rendi.


"Kakak itu ya bukannya istigfar malah bercandanya kelewatan kamu paham kan hubungan aku sama kamu, Papah udah jelasin semua dan apa yang dia bilang itu udah jelas buatku."


Caca kembali ke ruang ganti sambil menangis.


"Ren... kenapa gak jujur aja sih, ceritain dong kalo dia bukan adek Lo." bisik Rani menenangkan Rendi.


"Papa gue takut Caca pergi dan takut omongan rekan bisnis kalo gue sama Caca nikah dan dia memilih gue buat ngalah."


Rendi melepas jas nya dan menuju ruang ganti pria.


"Gue pulang yak, thanks udah undang gue." ucap Rendi berlalu pergi.


"Gimana nih beb, kasian kan Caca sama Rendi?" tanya Rani.


"Gimana kalo kita ikutin ide Anto, kita pukul kepala Caca biar dia inget semuanya." jawab Ivan.


"Kamu tuh ya ide gila kaya gitu didengerin, kalo pun Caca sadar ya dia belum tau lah kalo dia bukan anak Om Adi sama Ante Mira." bisik Rani takut Caca mendengar.


"Kita doain aja beb supaya ada keajaiban." ucap Ivan.


Rani jadi menangis sedih dengan kisah drama cinta sahabatnya ini.


srot srot


"Beb itu kaus ganti aku yang kamu buat lap ingus."


"Oh maaf beb lupa."


"Kamu mah jorok." sindir Ivan.


"Terus kenapa? nyesel mau nikah sama aku yang jorok?" Rani makin kesal dan menangis lebih kencang.


"Enggak kok gak nyesel, kan udah cinta , jangankan ingus kamu, keringet kamu aja nanti aku jilatin." Ivan mengedip-ngedipkan kedua matanya menggoda Rani.


"KOPLAK...!!"


😂😂😂


***


Bersambung...


Happy Reading...

__ADS_1


Jangan lupa Vote Like dan Komennya...


__ADS_2