
Sebelum membaca Vie mohon klik tombol Like jangan lupa ya, terus di vote juga, Rate bintang lima juga ya, apalagi mau kasih koin seikhlasnya boleh banget...
Happy Reading 😘😘
****
"Bagaimana bisa kamu lahir dari rahim Mira dan suamiku Adi?" mata Bu Maya tajam menatap kearah Caca mengingatnya akan suatu skandal yang terjadi antara Mira dan suaminya.
* flashback *
"Bagaimana pak hasil investigasi mu?" tanya Bu Maya
"Begini Bu, setelah saya telusuri ternyata Bapak Adi sering sekali pergi ke Surabaya dan maaf Bu ini silahkan dilihat."
laki-laki itu menyerahkan beberapa foto sebagai bukti pertemuan Bapak Adi dan seorang wanita.
"APA...!!! apa maksud foto - foto ini?" tanya Bu Maya dengan raut wajah memerah dan marah.
"Menurut orang - orang sekitarnya, wanita ini adalah istrinya dan ini anak perempuannya, ibu bisa lihat sendiri foto ini." ucap pria itu.
Terlihat jelas photo wanita yang menggendong seorang anak perempuan berusia kurang lebih 5 tahun hendak masuk ke mobil bersama Adi suaminya.
"Nama wanita ini Mi.."
"Mira Lestari." potong Bu Maya.
"Bagaimana ibu tau?" tanya pria itu heran.
"Saya sangat mengenal nya pak, baik terima kasih atas kerjasamanya nanti saya hubungi kembali."
__ADS_1
Bu Maya meremas photo ditangannya itu.
Lambat laun Bu Maya menyadari bahwa suaminya Adi sangat mencintai Mira lebih dari mencintainya. Ia makin jarang dirumah dan memilih bersama Mira dengan alasan tugas keluar kota.
Hubungan Pak Adi dengan Rendi pun meregang karena Rendi sering sekali kehilangan sosok ayah di setiap kegiatan bermain dan sekolahnya. Apalagi Rendi memutuskan untuk sekolah di luar negeri sejak SMP dia tinggal dengan Tantenya.
Lalu berbagai cara ia lakukan agar suaminya lebih memilih dirinya sampai ia rela membuat usaha suaminya bangkrut agar bisa memilih menjalankan perusahaan ayahnya dan lebih sering bersama dirinya.
Dan betapa senangnya seorang Maya setelah ia berhasil membuat Mira menerima tawaran menjadi fashion sylist dan mengejar cita-citanya itu telah membuka peluangnya untuk membuat Adi sering bersamanya ditambah dengan dirinya yang sering sakit.
Meski tak terima dengan yang namanya poligami namun Maya memilih bungkam seolah-olah Adi yakin kalau Maya tak pernah tahu pernikahan keduanya dengan Mira. Kebungkaman Maya karena istri kedua suaminya itu sahabatnya terlebih lagi ia sudah tau bahwa kejadian sebenarnya dialah yang merebut Adi dari Mira sahabatnya karena perjodohan itu.
***
"Jadi maksud Tante, mama aku itu pelakor ?"
Caca memberanikan diri dengan bibirnya yang bergetar saat mengucapkannya.
"Jadi benar Mah, kami bersaudara?" kali ini Rendi yang bertanya.
Dilihatnya sang mama yang hanya mengangguk.
"Pa, papa... liat Ren papa sadar." ucap Caca saat melihat jemari ayahnya bergerak lalu papanya membuka matanya perlahan.
Tangan papa menyentuh pipi Caca sambil tersenyum. Papa melihat istrinya Ibu Maya dan Rendi lalu Papa menangis, dia mengulurkan tangannya agar mereka mendekat. Rendi dan Caca membantu papa nya untuk duduk perlahan.
"Mah, maafin aku?"
Bu Maya mendekat dan memeluk Pak Adi sambil menangis.
__ADS_1
"Aku udah tau mas dari anak perempuan mu ini lahir, aku sudah tau." sambil terisak Bu Maya mencoba tegar mengucapkannya.
"Lalu kenapa kamu diam selama ini?"
"Aku juga tahu soal hubungan mu dengan Mira sebelum kita menikah, namun aku bertindak egois untuk memilikimu dan membiarkannya terluka."
"Apa kamu tahu Mira sudah meninggal sebulan yang lalu?"
"Aku tak tahu... tapi hari ini aku tahu karena Caca bilang mamanya baru meninggal." Bu Maya menoleh ke arah Caca yang tertunduk karena tatapannya.
"Apa kali ini kamu akan bertindak egois lagi?" tanya Pak Adi sambil menoleh kearah Caca.
Bu Maya masih menatap Caca, menarik nafas panjang "Baiklah waktu hidup ku mungkin tak lama lagi aku akan menerimanya sebagai putriku."
"Kemasi barang - barangmu nak besok pindahkan kerumahku agar papa mu selalu berada di rumah ku." perintah Bu Maya pada Caca.
"Enggak ! Caca gak mau lebih baik Caca pindah ke Surabaya.!"
Braakkk...!!!
Caca pergi menutup pintu rumah sakit itu dengan hati yang marah.
Caca mengemasi barang-barangnya dirumah lalu pergi menuju ke Surabaya tempat neneknya tinggal untuk menenangkan diri.
***
bersambung...
Happy Reading...
__ADS_1
Jangan lupa vote, beri like dan commentnya para pembaca yang tercinta 😘😘