Kakakku Cinta Pertamaku

Kakakku Cinta Pertamaku
Butuh Penjelasan


__ADS_3

Sebelum membaca Vie mohon klik tombol Like jangan lupa ya, terus di vote juga, Rate bintang lima juga ya, apalagi mau kasih koin seikhlasnya boleh banget...


Happy Reading 😘😘


****


"Keluarga Bapak Adi Setya Wijaya."


ucap seorang suster yang keluar dari ruang periksa papa nya Caca.


Caca dan Rendi mendekat dan berbarengan berkata "Iya Suster"


"Kalian keluarga Bapak Adi Setya Wijaya?"


Caca dan Rendi mengangguk.


"Silahkan kedalam dokter ingin bicara." perintah suster pada Caca dan Rendi.


"Gimana dok kondisi ayah saya?" tanya Rendi


Caca menggenggam tangan papa nya dengan erat dan duduk disamping kasur perawatan papanya.


"Selamat siang saya dokter Handoko." ucap pak dokter sambil mengulurkan tangannya ke Rendi dan Caca.


"Saya Rendi dok, ini Caca anak bapak Adi." jawab Rendi menjabat tangan sang dokter.


"Begini ya, Bapak Adi mengalami serangan jantung, saat ini kondisinya belum stabil dan saya sarankan untuk mendapatkan perawatan di sini sampai kondisi nya stabil." saran dokter.


"Lakukan apapun yang terbaik untuk papa saya dok." pinta Caca


"Pasti, pasti saya akan berusaha melakukan yang terbaik, saya permisi dulu silahkan dilanjutkan dengan suster Ira yak, maaf saya harus melihat pasien yang lain dulu." ucap dokter seraya pergi meninggalkan ruangan.

__ADS_1


Seorang suster mendekati Rendi dengan membawa berkas yang harus ditandatangani dan harus didaftarkan di bagian administrasi rumah sakit.


"kamu di sini aja ya Ca, jagain ayah, biar aku yang urus administrasi nya." ucap Rendi


Caca mengangguk kan kepalanya.


***


"Mana ayah Ren?" tanya mama Rendi yang datang ke rumah sakit.


"Ayah akan dipindahkan ke ruang perawatan mah, lantai 2, VIP room ruang Mawar." jawab Rendi


Dan saat itu dilihatnya Rani yang juga datang kerumah sakit diantar Anto adiknya.


Mereka lalu bersama - sama menuju lift naik kelantai 2.


"ayah sama siapa Ren?" tanya mama


"ayah..??? bentar - bentar gue barusan dikabarin Caca kalau yang sakit itu bokap nya Ren, jadi ini yang sakit bokap Lo apa bokapnya Caca Ren?" tanya Rani penuh ingin tahu.


Mama dan Rani memandang Rendi bahkan Anto yang tadi nya cuek dengan ponselnya jadi ikut memandang kearah Rendi karena semua ingin jawaban Rendi.


"Nanti aku ceritain aku jelasin semua, aku juga gak ngerti mah harus darimana jelasinnya." jawab Rendi menahan airmata yang dari tadi ia ingin tumpahkan namun ia harus kuat.


"Mas... kamu kenapa mas? sadar mas?" mama Rendi langsung memeluk papa nya Caca saat tiba diruangan, Rani dan Anto menatapnya dengan heran bagaimana bisa papanya Caca dipeluk oleh mamanya Rendi batin mereka.


Caca yang melihat kehadiran Rani langsung menghampiri dan memeluknya erat, suara tangisannya makin pecah karena sudah tak terbendung dari tadi.


"Ca, gue gak ngerti deh ca gue bingung Ca apa yang terjadi sih?" tanya Rani


Caca hanya menangis tak bisa menjawab.

__ADS_1


Anto yang dari tadi menyimak akhirnya buka suara.


"Maaf sebelumnya jadi ini pak Adi ayahnya kak Rendi?" tanya Anto dengan nada perlahan.


Rendi sudah duduk di sofa ruangan itu dia tertunduk lesu menutup wajahnya dengan jari jemari nya sambil menarik nafas dalam-dalam. Rasanya semua kejadian ini membuatnya sulit bernafas.


Melihat ayahnya yang selama ini ia acuhkan terkena serangan jantung bisa membuatnya merasa sedih bahkan ditambah kabar kalau ia adalah papanya Caca yang berarti menegaskan Caca adalah adiknya, dari mana ia harus jelaskan pula ke mamanya. Bagaimana penderitaan mamanya nanti bahkan yang Rendi takutnya mamanya bisa juga masuk rumah sakit mendengar berita ini.


Mama Rendi membuka suara menjawab pertanyaan Anto sambil terisak.


"Iya ni ayahnya Rendi, kenapa ya memangnya?"


"Loh ini kan papanya kak Caca Tante." jawab Anto


betapa kagetnya ibu Maya mendengar penyataan Anto, bak disambar petir disiang bolong hatinya panas, darahnya mendidih dan marah dengan perkataan Anto.


Ibu Maya lalu memandang Caca yang masih menangis dipelukan Rani. Rani juga heran sekaligus bingung campur jadi satu.


Sekarang tujuan pandangan Rani, Bu Maya dan Anto kembali ke satu orang , ya tujuan pandangan mereka ke arah Rendi.


Mereka butuh penjelasan...


***


bersambung....


Happy Reading


Please Vote, Like and Comment


😊😊😊😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2