Kamu Milik Ku

Kamu Milik Ku
Fitnah Untuk Alexsa


__ADS_3

"Wah, bapak membawa kue susu yah, saya akan ambil piring dulu." Alexsa segera berdiri dan mengambil piring kecil di dapur.


Alexsa memotong kue itu dan meletakkan nya dipiring. Satu untuk Ahn dan satu lagi untuk nya.


"Mari dimakan pak, ini pasti enak." Alexsa tersenyum sambil mengangkat piring kue itu. Ahn hanya menatap Alexsa yang memakan sepotong kue itu dengan sendok.


"Hmmm, kue nya enak lo pak. Bagaimana bisa bapak membawa kan kue seenak ini pasti kue ini mahal. Kenapa bapak tidak memakan nya ini enak kok pak?" Alexsa memuji pemberian Ahn.


"Tidak, sebenarnya aku tidak suka kue susu. Kau saja yang makan." Ahn menolak dan wajah nya terlihat serius.


"Hah? Bapak tidak suka lalu kenapa membeli ini?" Alexsa bertanya dan merasa heran dengan pria ini.


"Itu karena kelihatan nya kue ini cantik, dan aku yakin wanita suka dengan sesuatu yang cantik. Ahn berbicara sejujurnya alasan dia membawa kue itu.


"Apa?" Dia membeli ini karena cantik?" Alasan bodoh apa itu?" Dari aroma nya saja kue ini sudah aneh, percuma saja aku memuji nya. Sebenarnya juga aku tidak suka kue ini." Alexsa berbicara dalam hati nya dan menatap Ahn dengan perasan jijik.


"Nikmati saja jika kau suka, aku akan pulang dulu mengurus pekerjaan ku." Ahn langsung berdiri dan merapihkan jas nya.


Alexsa juga berdiri dan mengantar Ahn sampai ke keluar pintu. Saat Ahn dan mobil nya pergi Alexsa langsung mengikat kue dan bunga itu dan langsung membung nya ke tong sampah.


"Astaga, dia itu kenapa? Kalau urusan bunga baiklah aku bisa toleransi tapi untuk alesan kue nya, dia bilang karena itu cantik?" Apa ini!" Alexsa sangat kesal karena bos nya yang sangat aneh itu.


Keesokan hari nya Alexsa berangkat kantor seperti biasa dan sekarang dia tidak lagi memakai syal karena bekas merah itu sudah hilang sepenuh nya.


Saat di kantor Alexsa melihat orang-orang berkerumunan menatap nya, Alexsa tak menghirau kan nya ia hanya berpikir pasti mereka sedang mendapat gosib baru.


Saat sampai di meja kerjanya Alexsa berkerja seperti biasa 20 menit kemudian seorang karyawan yang lebih berumur dari Alexsa datang dan memukul meja Alexsa dengan cukup keras sehingga orang-orang yang ada di ruangan itu memperhatikan mereka.

__ADS_1


"Heh, anak baru. Kau itu licik sekali yah mengapa mengicar pak Ahn?" Apa kau ingin menjadi simpanan nya? Atau kau ingin menjadi pelampiasan nafsu untuk nya? Secara kan dia sudah di tingal isteri nya selama 5 tahun." Wanita itu menanyai Alexsa dengan pertanyaan yang membingungkan Alexsa.


"Maksud anda apa saya tidak mengerti?"


"Halah, masih aja pura-pura bodoh. Sudah berapa kali kau melayaninya ha?" Sudah berapa kali kau menjadi pel*cur untuk pak Ahn?" Wanita itu menujuk dada Alexsa lalu tersenyum jahat.


"Orang-Orang yang disana juga menaru pikiran yang sama kepada Alexsa.


"Kau jangan asal bicara yah, jangan karena kau lebih tahu dari ku aku akan takut pada mu. Jangan bicara omong kosong kalau kau tak ada bukti!" Alexsa mendorong tangan wanita itu dari badan nya.


"Heh, kau ini yah. Kalau kau ingin bukti ini!" Ini liat baik-baik. Jelas kan kalau kau tidak melakukan apa-apa dangan pak Ahn!" Wanita itu memberikan ponsel dengan foto-foto Alexsa dan Ahn didalam nya ada beberapa foto yang memperlihatkan kedekatan mereka seperti saat Ahn dan Alexsa berbicara di depan kantor dan foto Ahn saat mengunjungi Alexsa kemarin disana memang terlihat Alexsa hanya mengenakan celana hitam yang sangat pendek dan kaus putih oversize. Di foto itu terlihat Ahn dan Alexsa saling senyum."


"Apa, ini bukan seperti yang kalian pikir kan. Ini hanya kebetulan." Alexsa berhusa membela diri.


'Kau itu manfaatkan kecantikan untuk menarik pak Ahn yah?" Murahan sekali kau ini" wanita itu tetap menjelekkan Alexsa.


"Hei, maina pak Ahn, kau mau kemana?' Mau mengadu pada tuan mu?" Wanita itu tertawa dengan jahat.


Alexsa sangat kesal dengan wanita itu dan langsung menampar nya.


"Plaaak"


Wajah wanita itu terhempas ke kanan dengan keras.


"Dasar ja*ang, kau berani menampar ku ha?" Wanita itu langsung menjambak rambut Alexsa dan menarik nya Alexsa juga tidak mau kalah dan menarik rambut wanita itu juga.


Suara kebisingan itu membuat Ahn yang berada di kafe luar gedung segera berlari kedalam melihat apa yang terjadi."

__ADS_1


Saat sampai di dalam Ahn melihat segerombolan karyawan mengelilingi sesuatu di tengah nya. Ahn langsung menyuruh semua nya diam. Dengan suara yang sangat lantang.


"Hei ada apa ini!!!" Para kerumunan itu langsung memberi jalan pada Ahn dan tiba-tiba wanita yang menarik rambut Alexsa langsung melepaskan Alexsa dan menendang perut Alexsa dengan sepatu hak tinggi nya.


Tubuh Alexsa terhempas dan tepat mengarah pada Ahn, Ahn langsung menahan badan Alexsa dan memegang pinggan Alexsa agar tidak terjatuh.


"Kau ini apa-apaan? Kenapa bertengkar disini kalian juga kenapa tidak melerai mereka?" Ahn menghardik semua yang ada disana.


Semua karyawan terdiam kemudian wanita itu langsung menujuk dan menyalahkan Alexsa.


"Pak, wanita ini telah berbuat hina. Kenapa anda membelanya?" Wanita itu berteriak kepada Ahn.


"Berbuat hina bagaiman?


Bapak jangan menyembunyikan ini dari kami pak. Kami tahu bapak sudah menjadikan Alexsa simpanan bapak kan, dan bapak juga sudah menjadi kan nya wanita penghibur pribadikan?" Kenapa bapak melindungint nya?"rangkul Wanita itu berbicara keras dan membuat semua karyawan menatap Ah dengan marah.


"Kalian ini kenapa?" Kenapa berbicara omong kosong?" Ahn melepaskan Alexsa yang dari tadi di rangkul nya.


"Pak anda sudah keterlaluan, kenapa menjadikan dia wanita simpanan anda?" Pasti dia juga sudah hamil kan karena perbuatan anda?" Wanita itu juga menujuk Ahn dengan tangan nya


"Tahu apa kau soal itu, aku tidak pernah melakukan hal-hal yang seperti itu. Lancang sekali kau menuduhku seperti itu. Mulai sekarang kau pergi dari perusahaan ku dan gajih mu bulan ini tidak akan aku bayar!" Ahn mengusir wanita itu dari kantor nya.


"Baik, jika itu yang anda ingin kan. Saya juga tidak mau berkerja sama dengan seorang bos yang kotor." Wanita itu meludah ke arah Ahn dan keluar dari kantor itu.


Alexsa yang lemah karena perutnya yang ditendang, dia berpegang pada lengan Ahn. Tiba-tiba seorang karyawan pria mencolek dagu Alexsa.


"Hei Alexsa, berapa bayaran mu untuk satu malam bersama ku?"

__ADS_1


__ADS_2