Kamu Milik Ku

Kamu Milik Ku
Permainan Billiar.


__ADS_3

"Tapi Alexsa, sayang nya aku sudah tidak punya cinta untuk mu. Aku tidak punya rasa cinta kepada siapa pun bahkan untuk Kai. Aku selalu berusaha untuk memberikan nya segala yang dia minta namun aku belum bisa memberikan anak itu cinta seseorang ayah sehingga dia menjadi nakal dan keras. Ahn mengangkat tangan nya yang di sentuh Alexsa.


"Pak, cinta saya bisa saja datang di lain waktu, namun jika untuk Kai sebaiknya anda memberikan waktu anda untuk nya sehingga dia bisa menerima anda. Anda takut dia mengangap bapak hanya seorang pria yang di panggil 'papa' namun tak merasa memiliki seorang ayah.


"Maafkan aku, sebenarnya setelah kepergian Helen hari itu aku tidak pernah pulang hingga berbulan lama nya. Dan selama itu Kai yang masih bayi di rawat oleh ayah ku, apakah aku terlalu egois sehingga melampiaskan kemarahan ku kepada Kai?" Ahn mendongakkan kepala nya ke atas.


"Jika anda punya masalah dengan Helen, di kantor atau di mana pun itu jangan membawa masalah itu ke rumah. Masalah di luar tetaplah di luar. Jangan sampai orang dalam tahu." Alexsa sedikit mengeser duduk nya ke belakang karena takut jatuh.


"Saat mengeser, rok Alexsa bagian atas terhembus angin dan terangkat, Ahn langsung menaru tangan nya di paha Alexsa agar rok nya tidak terangkat.


Alexsa melihat yang Ahn di pahanya, dia merasa sedikit gugup, namun Ahn tidak melihat ke arah nya Ahn tetap fokus pada pantai.


"Sudah lah, ayo kembali." Ahn menatap Alexsa yang sudah bangun dari duduk nya.


Alexsa turun dari rumah pohon deluan dan Ahn selanjutnya.


Mereka kembali melaju dengan mobil nya, dan kali ini tempat tujuan Ahn lebih jauh. Mereka menuju ke sebuah klub biliar. Tempat itu sangat besar dan saat turun dari mobil Ahn memperingatkan Alexsa untuk jangan berbicara dengan siapa pun saat di dalam sana. Alexsa setuju dan mereka memasuki bar itu.


Beberapa orang permainan mengenal Ahn dan mereka langsung menyapa nya.


Para pria yang ada di sana memiliki tubuh yang sama-sama bahkan lebih besar dari Ahn, dan juga terdapat beberapa pelayan wanita yang memakai baju cukup terbuka.


Alexsa berdiri di belakang Ahn, dia tidak mengangkat kepala nya sekali pun.


"Hei Ahn, siapa gadis di belakang mu?" Apa kau membawa anak baru?" Seorang pria berbaju hitam menyadari keberadaan Alexsa.


"Tidak, ini hanya untukku seorang. Kalian jangan coba menyentuh atau pun melirik nya." Ahn membuka jas hitam nya dan meletakkan memakainya pada Alexsa. Karena pakaian kerja yang Alexsa pakai terlalu memperlihatkan lekuk tubuh nya."


"Santai saja. Kami juga tidak akan menyentuh wanita yang kau bawa tanpa izin darimu." Pria itu tertawa melihat Alexsa yang tetap menunduk.


Ahn meninggalkan mereka dan duduk pada sebuah kursi panjang." Suasana di sana sangat hangat, bahkan di siang hari begini tempat ini sudah terasa seperti malam. Suara musik dan pencahayaan redup, serta beberapa wanita seksi berlalu lalang membawa bir.


"Kau ingin minum?" Ahn melihat Alexsa yang memandangi para pria di depan nya.

__ADS_1


"Tidak, aku tidak suka minum disini, semua nya berakohol." Alexsa mengibaskan rambut nya.


"Disini ada yang tidak beralkohol, seperti jus buah. Apa kau mau?" Ahn memberikan tawaran lain pada Alexsa.


"Baik teserah anda saja."


"Seorang pelayanan datang dengan bikini datang menghampiri Ahn dan Alexsa.


"Tuan, nona. Apa sudah memutuskan memesan sesuatu?" Wanita itu berdiri di samping Ahn.


"Tentu, aku ingin memesan dua jus buah."


"Jus buah?" Aku pikir kau akan memesan yang lain." Wanita itu tertawa dan pergi.


"Kenapa anda membawa saya ke tempat yang seperti ini?" Apa anda sering datang ke tempat ini?" Alexsa menatap Ahn dengan kesal.


"Santa saja, aku memang sering datang kesini. Sebenarnya aku hanya ingin memamerkan mu pada semua teman ku yang ada di bar ini kalau aku sudah punya isteri." Ahn berbisik pada Alexsa.


"Dulu memang begitu, tapi sekarang tidak. Aku sudah memiliki mu sekarang." Ahn tertawa saat mengatakan itu. Tiba-tiba mendekatkan mulut nya ke telinga Alexsa lalu berbisik, "bahkan tubuh mu lebih panas jika di bandingkan para wanita disini."


Alexsa langsung terkejut mendengar perkataan Ahn.


"Pak, anda ini benar-benar pria yang sangat me**um! Denger yah pak, saya tentu lebih baik dari wanita disini jadi anda jangan bandingkan saya dengan mereka." Alexsa mendorong Ahn dengan jari telunjuk nya.


Ahn tertawa karena tingkah Alexsa yang juga membanggakan diri nya. Pelayan itu datang dan membawakan pesenan Ahn.


..."Silakan tuan. Oh iya, wanita yang di samping tuan apa dia masih baru?" Wanita seksi itu menatap Alexsa....


^^^"Iya, dia masih baru dan satu lagi dia hanya untuk saya." mengedipkan mata sebelah kanan nya pada wanita seksi itu. Wanita itu tertawa dan pergi.^^^


"Pak, jika seperti ini terus lebih baik saya pulang. "Alexsa berdiri dan ingin meninggalkan Ahn. Namun Ahn langsung menarik tangan Alexsa.


"Tunggu, jangan pergi dulu. Ahn menarik tangan Alexsa dan membuat Alexsa kembali duduk. Ahn melepas sabuk pinggang nya dan mengikat kedua tangan Alexsa dengan itu."

__ADS_1


"Pak, maksud anda apa? Saya bukan binatang yah."


"Iya saya tahu. Saya melakukan ini agar kau tidak di sentuh dan ditanya lagi. Ayo minum." Ahn mengikat kedua tangan Alexsa dan minum jus dengan mudah.


Alexsa yang kedua tangan nya terikat kesulitan mengangkat gelas.


"Oh iya saya lupa." Ahn mengangkat gelas Alexsa dan memberikan jus itu pada Alexsa.


Alexsa minum jus buah nanas dengan white craem di atas nya. Setelah menurunkan gelas Alexsa, Ahn melihat ada garis putih di atas bibir Alexsa.


"Permisi ada sesuatu di wajah mu." Ahn menghapus nya dengan tisu yang tersedia di meja.


Alexsa hanya diam menatap Ahn yang serius menghapus busa putih di atas bibir nya.


"Ahn, kenapa duduk saja. Sini bermain dengan ku!" Seseorang pemain billiar memanggil Ahn dengan suara nya yang keras.


"Kau ini, sudah ada wanita langsung melupakan ku. Sini lawan aku." Pria itu langsung memberi tongkat billiar ke tangan Ahn.


"Hahaha..tentu saja aku akan bermain." Berapa taruan nya." Ahn mengambil tongkat billiar itu.


..."2 juta!" Pria berbadan besar itu langsung menaru harga tinggi....


^^^"Baiklah. Ini 2 juta." Ahn langsung menaru 2^^^


juta kes.


^^^Mereka bermain cukup lama, Alexsa bahkan tidak mengerti betapa lama lagi ini akan^^^


...berakhir....


Beberapa orang juga datang menghampiri mereka dan melihat pertandingan yang terjadi.


20 menit berlalu dan Ahn memenangkan taruhan itu.

__ADS_1


__ADS_2