
Sekitar pukul sembilan, Kai dan pak Zhang sudah pergi jadi dirumah ini ada beberapa pelayan Ahn dan juga Alexsa.
Alexsa berani turun setelah rumah terdengar hening. Ia diam-diam menuju dapur dan membuka kulkas mengambil segelas jus kemasan.
"Hei..kenapa berlagak seperti maling?" Ahn bertanya saat keluar pintu belakang dekat dapur.
Alexsa terkejut dan menoleh kebelakang, namun ia seolah tak peduli, menuang jus instan kedalam gelas.
"Sebaiknya kau makan roti atau semacamnya mengapa langsung minum jus?" Ahn mencuci tangan nya di wastafel.
"Kenapa, aku sudah biasa melakukan nya." Alexsa tidak peduli dan langsung menghabiskan segelas jus itu.
"Haaaa...lihat, aku sudah menghabiskan nya." Alexsa tersenyum memperlihatkan gelas nya yang sudah kosong.
"Terserah, tapi itu bukan jus melainkan hanya sirup sisa acara semalam yang aku simpan di bungkusan itu." Ahn berbicara santai sambil melewati Alexsa.
"Apa?" Minuman semalam kan mengandung wine, pantas saja rasa nya aneh." Alexsa mencium aroma gelas yang di pakai nya tadi.
__ADS_1
Saat akan pergi, Alexsa melihat sepiring sarapan masih tersisa jadi dia memakan nya saja karena dia pikir itu untuk nya. Selesai makan Alexsa merasa kepada nya memiliki halusinasi, saat sampai di dekat Ahn Alexsa tersenyum dan membuat Ahn merasa risih dengan senyuman nya.
"Kau ini kenapa?" Apa wine itu membuat mu mabuk?" Ahn berbicara santai sambil membaca koran.
Tiba-tiba Alexsa menghampiri nya dan duduk di samping kaki Ahn.
"Kau tahu, sebenarnya aku tidak mencintaimu bahkan itu lebih seperti sedikit kesenangan di tambah bumbu kebencian. " Apa kau mencintai ku?" Alexsa berbicara dengan mata yang pejam kan.
Alexsa memang tidak pernah meminum-miniuman yang mengandung sifat halusinasi ini sebelum nya jadi ia sangat cepet terpengaruh.
"Pernikahan ini aku gunakan untuk menutupi kesalahan ku bukan karena aku mencintai mu." Ahn membiarkan Alexsa bersandar di lutut nya.
Tiba-tiba badan Alexsa terjatuh didepan Ahn dan Ahn langsung menangkap Alexsa yang jatuh kearah nya.
"Tidak, jangan menyentuh ku aku bisa sendiri" Alexsa berdiri lagi dan menjauhkan tangan Ahn dari tubuh nya.
Ia berjalan ke arah sofa dan berbaring disana.
__ADS_1
"Aaaah...apa yang kau lakukan. Aku terjebak dengan mu di pernikahan ini." Alexsa menaikkan kedua kaki nya ke atas kepala sofa dan berbicara keras pada Ahn.
Alexsa terus mengulangi kata itu dan membuat Ahn jengkel, Ahn berjalan ke arah Alexsa dan menutup mulut Alexsa dengan tangan nya namun Alexsa tetap berbicara walau suara nya tidak jelas.
"Hei, diam jangan berisik atau aku akan.." Ahn berhenti dan melihat mata Alexsa.
"Akan apa?" Alexsa berbicara dengan mulut nya yang masih di bungkam Ahn.
"Aku akan..aku akan mencium mu." Ahn mengancam dan membuka tangan nya dari mulut Alexsa.
Alexsa terdiam sejenak lalu kembali berbicara keras. " Aaa..dia akan menc*umku, bagaimana ini?" Dia berbicara beberapa kali dengan suara keras itu.
Ahn menepati kata-katanya dan langsung menc*m Alexsa tepat di bibir nya.
Mata Alexsa menatap Ahn yang sangat dekat dengan nya, sementara Ahn memejamkan mata nya.
Setelah menc*m Alexsa beberapa saat, Ahn mengangkat kepala nya dan menatap Alexsa yang hanya diam.
__ADS_1
"Kenapa? Apa kau masih mau berteriak?" Ahn bertanya sambil menatap mata Alexsa dengan pandangan mengancam.