
Ahn membawa Alexsa ketempat yang di tunjukkan pegawai toko.
Saat memasuki ruangan itu, Alexsa langsung masuk ke bilik kecil untuk berganti gaun nya. Ahn juga memberikan gaun pilihannya pada pelayanan yang membantu Alexsa menganti pakaian.
Pakaian pertama, Alexsa keluar dengan gaun lurus sederhana namun di bagian punggung nya terbuka. Ahn, merasa itu terlalu biasa, pakaian yang kedua, Alexsa keluar dengan gaun putih yang sedikit mengembang namun di gaun itu tidak ada motif apapun, Ahn juga merasa gaun itu terlalu biasa. Pakaian kedua Alexsa keluar dengan gaun pilihannya, hanya bagian bahu yang terbuka. Ahn merasa pakaian itu cantik namun Alexsa tidak cocok mengenakan nya.
Pakaian ke empat, Alexsa keluar dengan gaun pilihannya Ahn. Gaun itu memiliki belahan disamping nya dan memperlihatkan paha mulus Alexsa serta bagian perut yang transparan menampakkan rampingnya pinggang Alexsa dan di bagian dada itu terlihat sangat cocok dengan ukuran Alexsa sehingga membuat nya terlihat sangat seksi. Ahn tidak berkedip melihat nya.
"Pak, ini terlalu terbuka. Aku tidak nyaman." Alexsa menutupi bagian paha nya.
"Iya..iya aku rasa itu memang tidak cocok." Ahn menyuruh Alexsa menganti lagi gaun nya.
Sedikit informasi, perut Alexsa yang tadinya buncit sudah hilang di karena kesibukan nya belakangan ini adalah ketempat gmy untuk mengecilkan perut dan lengan nya dan itu membuah kan hasil, badan Alexsa malah terlihat lebih bagus dari sebelumnya.
Gaun kelima adalah gaun terakhir, Alexsa keluar dengan pakaian yang sedikit mengembang berwarna putih dan sedikit hisan emas yang menawan. Ahn langsung berdiri saat melihat gaun itu dan tampa sadar menitikkan air mata.
"Pak, bagaimana dengan ini. Aku lelah harus menganti nya." Alexsa menghampiri Ahn yang langsung menghapus air mata nya.
"A-iya, yang ini saja..kau terlihat cantik dengan ini. Bahkan lebih cantik dari Helen." Ahn tersenyum menatap Alexsa.
"Baiklah yang ini saja." Alexsa berbicara pada pelayanan toko itu untuk mengemas gaun tersebut.
__ADS_1
Selesai memilih gaun Alexsa pergi mencari perhiasan masih di toko yang sama sedangkan Ahn pergi ke tempat lain.
Saat Alexsa sedang mencoba riasan yang cocok untuk nya Ahn malah pergi ke tempat toko bunga, dia ingin saat pernikahan Alexsa mengenggam bunga yang diberikan nya. Ia menemukan bunga mawar yang sangat harum dan indah, ia meminta pada pemilik toko itu untuk mengirim ke rumah nya saat hari pernikahan.
Setelah mencari pakaian dan perlengkapan lain mereka pulang dan hari berikut nya Ahn hanya fokus membagikan undangan untuk para tamu.
Di hari terakhir sebelum pernikahan, Ahn menganti tema pernikahan tersebut sesuai dengan kesukaan nya tanpa diketahui Alexsa, namun saat itu juga pak Zhang menelpon nya dan memberi tahu kalau tema pernikahan mereka diganti." Alexsa juga menganti gaun nya dengan gaun yang dipilihkan Ahn.
Sampailah mereka pada hari yang dinanti kan, pada hari pernikahan.
Ruang tamu rumah Ahn sangat luas dan dipenuhi tamu undangan yang sudah pasti mereka bukan orang sembarangan karena keluarga Ahn adalah pebisnis handal dan paling terkenal dikota besar.
Ahn kini sudah menunggu ditempat duduk pada altar pernikahan. Saat-saat pernikahan pun sudah datang semua tamu undangan menunggu saat yang dinanti kan yaitu saat pengantin wanita memasuki ruangan pernikahan. Ahn segera berjalan menuju tangga saat para pengiring pengantin wanita yang menaburi bunga turun dari tangga.
Semua tamu juga penasaran bagaimana penampilan Alexsa saat menjadi pengantin, semua nya tak henti menatap kearah tangga.
Keluarlah seorang wanita dengan bantal putih yang di atas nya terdapat cincin pernikahan.
Dan saat yang di tunggu pun tiba, Alexsa muncul dari balik dinding ruang atas bersama Kai yang menggandeng tangan Alexsa.
Semua tamu terkejut termasuk Ahn, pengantin yang seharusnya keluar dengan pakaian bak seorang putri malah keluar dangan pakaian seorang isteri mafia dengan gaun yang cukup terbuka.
__ADS_1
Ahn melihat itu dan dia pun terkejut kenapa malah Alexsa memakai gaun pilihan nya. Ahn tertegun dengan keindahan di depan mata nya, saat Alexsa sampai di hadapan Ahn, Ahn menggandeng tangan Alexsa ke altar pernikahan.
Mereka mengucapkan sumpah dan janji, lalu memakai cincin tanda pernikahan di jari masing-masing yang di bawakan oleh Kai.
Mereka juga sempat berdansa bersama dan menyapa para pengunjung. Di tengah-tengah pesta, Alexsa melihat seorang berpakaian putih persis seperti di kantin kantor itu dan beberapa kali mengambil foto mereka dengan kamera.
Alexsa tak ingin mempersalahkan hal ini di hari pernikahan mereka, jadi di mengabaikan nya.
Karena tema pernikahan dirubah jadi tema foto pernikahan juga di rubah, dari yang awalnya romantis menjadi dramatis. Bahkan mawar yang Ahn pesan sebagai pegangan Alexsa malah ditaburkan di sekitar mereka saat mengambil foto pernikahan.
Singkat pernikahan sudah selesai dan semua tamu juga sudah pulang, Kai yang kelelahan juga sudah tertidur. Hanya tinggal Alexsa dan Ahn serta pak Zhang di rumah itu.
Mereka berdua memasuki kamar Ahn yang sudah di hias, tapi sayangnya diantara mereka tidak ada yang nama nya cinta walau pernikahan sudah terjadi.
Pernikahan sudah terjadi, namun kedua manusia ini sama sekali tidak ada rasa cinta dan kebahagiaan yang terlihat. Pernikahan ini terjadi karena kedua pihak dengan tujuan yang sama namun kepentingan yang berbeda.
Malam ini, adalah malam pertama pernikahan Alexsa dan Ahn. Tapi dikamar ini hanya terlihat Alexsa yang sedang menghapus makeup nya di depan cermin dan juga melepaskan semua hisan dan pakaian. Malam ini sudah larut tapi Alexsa tetap memutuskan untuk mandi dan membersihkan diri.
Saat tengah fokus mandi, Alexsa tidak menyadari Ahn masuk ke kamar. Saat masuk ke kamar itu, Ahn merasa sesuatu yang baru sudah terjadi. Dia duduk di pinggir kasur dan melihat sekeliling, disamping meja rias yang baru di beli nya terdapat pakaian pengantin yang dikenakan Alexsa tadi terletak di lantai. Ahn mengangkat gaun itu dan mengantung nya di samping lemari.
Ahn juga membuka tuksedo Dongker yang dikenakan saat pernikahan tadi dan langsung mengantung nya. Baru saja Ahn akan membuka kemeja putih nya, pintu kamar mandi terbuka dan Alexsa keluar dengan handuk putih sebatas paha dan handuk oranye menutup rambut nya.
__ADS_1
Ahn melihat Alexsa yang berjalan dengan keadaan yang seperti itu di hadapan nya, aroma sabun yang dikenakan Alexsa bahkan dengan jelas dapat di cium Ahn. Alexsa berjalan menuju lemari yang ada disamping Ahn tampa memperlihatkan pria itu.