Kamu Milik Ku

Kamu Milik Ku
Bab 42 KMK


__ADS_3

"Di tidak membangun sekolah? Tapi dia sudah mendapatkan biayanya, dan untuk proyek tahun ini memang apa yang di minta pria itu?" Ahn bingung dengan Apa yang di katakan Alexsa.


"Dia ingin membangun Bandara, dan itu akan di bangun di sebuah desa terpencil di kota ini." Alexsa memperlihatkan artikel di laptop nya yang menyajikan berita tentang Gao.


"Apa, Bandara? Itu terlalu besar. Apakah penyelenggaraan tahu kalau dia tidak mengunakan dana tahun lalu untuk membangun sekolah?" Ahn menatap setiap kalimat pada artikel itu.


"Seperti nya tidak, jika penyelenggaraan tahu maka dia tidak akan di masuk kan lagi kedalam data pengusaha di kelompok ini."


Saat sedang berhusaha memecah misteri ini tiba-tiba ponsel Ahn berdering dan Ahn segera mengangkat nya. Telpon itu dari penyelenggaraan kalau keputusan akan diumumkan siang ini di gedung putih.


Alexsa mendengar berita itu juga, mereka sekarang malah makin pusing karena jika rapat pertama telah diputuskan maka rapat kedua akan terjadi. Jika Ahn bisa lolos di rapat pertama ini maka ajuan kedua harus di buat untuk memutuskan siapa yang berhak mendapatkan saham dari penyelenggaraan.


"Alexsa bagaimana ini. Apa kita harus membuat ulang rancangan proyek pariwisata itu?" Ahn langsung membahas proyek nya setelah menutup telpon.


Mereka berdua langsung memfokuskan pikiran bagaimana cara nya membuat ajuan proyek kedua.


"Tentang pariwisata kemarin? Alexsa mematikan laptop nya.


"Iya, jika diselesaikan sekarang tidak akan sempet." Pikiran Ahn yang bercabang membuat nya merasa panik.


"Tenang pak saya akan mengurus ini juga, untuk hari ini tugas mencari kebenaran Gao kita kesampingkan dulu." Alexsa berdiri dan tersenyum pada Ahn.


"Baiklah, aku percaya kan padamu." Ahn menarik nafas lega, namun di pikiran nya masih merasa ragu.


Mereka segara bersiap untuk pergi ke pertemuan itu. Siang hari pukul 1 mereka berangkat dari hotel ketempat rapat. Ahn dan Alexsa sampai di sana sedikit terlambat dan para pengusaha telah duduk di meja masing-masing kelompok."


Ahn dan Alexsa masuk ke ruangan mereka dengan tergesa-gesa karena rapat sudah di mulai."


"Tuan Ahn, anda hampir terlambat. Pengumuman pemenang proyek pertama akan di mulai." Seseorang pria di samping kursi Ahn berbicara saat Ahn akan duduk.


Alexsa juga segera mengambil posisinya, dan berapa menit setelah mereka duduk penyelenggaraan mengumumkan kalau ada dua pengusaha yang maju ke usulan ke dua di kelompok ini.


..."Baik, seperti yang tuan-tuan tunggu. Saya umumkan kalau ada dua pengusaha yang akan melanjutkan pengajuan mereka ke babak selanjutnya di kelompok ini....

__ADS_1


Penyelenggaraan itu melihat kertas hasil perundingan kemarin."


Semua tegang, siapa yang akan maju ke tahap akhir dari saham ini."


"Mereka berdua adalah tuan John dari pengusaha minyak bumi dan tuan Ahn Lian-huang dari perusahaan DG. Mereka yang terpilih dari kelompok ini yang selanjutnya akan di satukan dengan pemenang di kelompok B." Penyelenggaraan itu menutup kertas pengumuman nya."


^^^Semua pengusaha besar di ruangan itu terlihat sangat kecewa, ada yang langsung keluar dari ruangan itu karena merasa malu. Ahn dan Alexsa langsung tersenyum bahagia."^^^


Karena ajuan pertama mereka mampu bersaing di antara pengusaha lain.


Penyelenggaraan itu kembali mengetuk mikrofon nya dan semua yang ada di ruangan itu langsung diam."


"Perlu di ketahui kalau tuan John baru saja mengirim saya pesan kalau dia tidak bisa melanjutkan proyek ini di karena kan keputusan mendesak dan ia memutuskan mengundurkan diri dulu, jadi yang akan maju dan melawan pengusaha di kelompok B hanya lah tuan Ahn Lian-huang."


...Penyelenggaraan itu menyampaikan kabar yang membuat Ahn semakin bahagia ...


karena saingannya mereka berkurang tanpa perlu di jatuh kan."


"Anda berhasil pak, rancangan anda memang terbaik." Alexsa menyalami Ahn karena Ahn terlihat sangat senang terlihat dari mata nya yang bersinar.


^^^Tindakan Ahn membuat Alexsa terkejut dan semua orang di situ menatap Ahn."^^^


"Pak, semua melihat anda." Alexsa melepaskan tangan Ahn dari lehernya."


Ahn langsung menjauh dari Alexsa dan kembali tetap perfisonal.


..."Baiklah, sekian acara pengumuman hari ini. Bagi para pengusaha lain, tuan-tuan sudah di izinkan ...


^^^kembali ke penginapan atau hotel masing-masing karena yang akan melakukan ^^^


melanjutkan ini hanya Ahn dan nona Alexsa."


Beberapa pengusaha itu langsung keluar dengan wajah kusam, namun ada beberapa yang menyalami dan memberi selamat pada Ahn."

__ADS_1


...Setelah mereka semua keluar dari ruangan hanya ada Ahn dan Alexsa serta beberapa penyelenggaraan, seseorang penyelenggaraan menghampiri Ahn....


"Tuan Ahn, silahkan memasuki ruangan atas untuk bertemu siap saingan anda di kelompok B." Penyelenggaraan itu mempersilahkan Ahn pergi ke lantai atas menemui siapa yang akan bersaing."


Ahn dan Alexsa segera menaiki lift, saat di atas lift Ahn merasa sangat senang namun dia juga merasa bimbang."


"Alexsa, bagaimana persiapan mu. Kita sudah lolos di perundingan pertama." Ahn menatap Alexsa yang dari tadi terlihat tenang."


^^^"Anda tenang saja pak, saya sudah membaca proposal itu 5 kali dan semua kata nya telah tertinggal di isi kepala saya, mungkin penyelenggaraan akan lebih tertarik dengan ^^^


yang saya sampai kan di bandingkan hanya setumpuk kertas." Alexsa tersenyum menatap Ahn."


Mereka sampai di lantai 2, dan masuk ke sebuah ruangan berwarna biru muda. Saat membuka pintu wajah senang Ahn langsung hilang mereka berdua melihat kalau Gao sudah duduk di ruangan itu membelakangi mereka."


"Gao menoleh saat di dengar nya suara pintu terbuka."


"Tuan Ahn, kebetulan sekali kita bertemu di pertemuan kedua." Gao langsung menghampiri Alexsa dan Ahn dengan senyuman aneh."


..."Aku tidak menyangka kau bisa lanjut ke babak kedua ini yang ke-dua kalinya." Ahn hanya menatap pria itu dengan sinis."...


"Begitulah, mungkin aku akan mengalahkan mu untuk..yang kedua kalinya( mendekat kan wajah nya pada Alexsa)." Pria itu berbisik di samping telinga Alexsa.


^^^Sontak hal itu memancing ke marahan Ahn, Ahn langsung menjakau kerah baju pria itu dan ingin memukul nya^^^


Namun Alexsa langsung mengengam kepalan tangan Ahn."


"Dasar ba**Ngan, kau tidak punya masalah dengan nya. Urusan mu dengan ku!" Ahn menatap pria itu dengan marah."


"Tenang tuan, tenang..aku hanya berbicara pada nona manis ini. Aku tidak punya masalah dengan nya aku hanya menyapa nya." Tuan Gao membuat senyuman yang palsu namun di mata nya juga terlihat kebencian."


"Kau datang dengan isteri mu kan..maksud ku yang ke dua, benar?" Pria itu memasukkan tangan nya kedalam saku dan mengeluarkan sebatang rokok dan korek lalu menyalakan nya."


^^^.^^^

__ADS_1


^^^ ^^^


__ADS_2