
Benar saja, setelah pembelokan tidak ada ada lagi rumah melainkan sebuah halaman yang luas dan di pagari oleh pagar besi setinggi 5 meter berwarna putih, ada 2 buah pohon bonsai yang sudah besar dan sebuah kolam dengan pancuran di tengah halaman yang luas.
Alexsa merasa senang kembali ke rumah Ahn, dan terlihat beberapa wartawan dan awak tv juga datang, prediksi BEI tidak akan sebagus ini ternyata yang datang cukup banyak.
Mobil berjalan memasuki pagar yang di buka oleh 2 orang berbaju hitam tinggi, mereka masuk dan di ikuti oleh banyak wartawan yang sudah meliput dari tadi.
"Rumah ini tidak berbeda, sama seperti dulu." BEI melihat ke luar dan ia merasa sedikit takjub.
Gao membuka pintu dan mengeluarkan salah satu kakinya, bunyi petikan kamera tak berhenti berbunyi. Ahn dan pak Zhang juga menyaksikan mereka keluar dari mobil.
Ahn langsung berlari ke arah Alexsa dan menggandeng tangan Alexsa, banyak sekali foto yang tertangkap. Berita hangat tersebar dimana-mana _putra keluarga Huang telah kembali_
Pak Zhang di depan pintu melihat dengan bangga ketiga putra nya berjalan bersamaan dan seorang menantu di sisi Ahn, pak Zhang tanpa sadar berkaca-kaca ia teringat mendiang istrinya. "Aku berhasil Diana, aku berhasil mendapat seorang menantu baik yang dapat menyatukan keluarga kita lagi. Anak-anak mu sudah kembali ke rumah ini, aku berhasil menjalankan janjiku. Semoga kau melihat semua ini Diana."pak Zhang menahan air mata melihat ketiga putra melangkah ke hadapannya.
Tv dan Videotron di kota langsung menayangkan siaran langsung mengenai keluarga besar ini, setiap orang di kota berhenti untuk melihat wajah baru dua orang putra Huang yang kembali ke rumah.
__ADS_1
"Ayah, kami kembali." Ketiga putra dengan tubuh gagah berdiri di hadapan pak Zhang yang sudah tidak muda lagi. Air mata di mata keriput itu langsung jatuh berderai dan memeluk BEI.
Pak Zhang yang sudah tua, kembali melihat keluarga nya, dalam suasana haru kai muncul dan langsung berlari ke arah Ahn. Semua nya sudah ter ekspos ke warga di kota itu, semua nya dapat melihat keluarga yang dingin sekarang di Sunari cahaya hangat keluarga.
Mereka semua memeluk pak Zhang dan foto keluarga Huang banyak tersebar dan langsung menjadi topik pembicaraan. "Tuan Zhang punya 3 orang putra selama ini. Dan mereka semua adalah anak kandungnya." Mereka semua merasa bangga dan senang melihat kembalinya putra keluarga ini.
"Ayo, masuk ke dalam. Ada yang menunggu kalian." Pak Zhang menarik tangan BEI dengan lembut lalu ketiga saudara itu berjalan mengikuti pak Zhang ke dalam rumah megah itu, para wartawan baru sekali ini bisa mengekspos keluarga ini, dan baru kali ini bisa masuk langsung ke kediaman besar keluarga Huang.
Tampak sebuah bingkai yang di tutup kain, dan semua memperhatikan bingkai itu.
"Buka penutup nya!" Suara pak Zhang memberi isyarat pada pelayan di rumah itu dan sebuah foto lama terpampang dengan jelas.
Seorang wanita duduk di sebuah kursi yang tak lain adalah jian-Diana-Huang ibu dari ketiga putra keluarga ini dan seorang pria dengan wajah tampan berdiri dengan senyuman manis, wajah itu sangat mirip dengan Gao dan itu adalah Lian Zhang-huang ayah mereka, di depan wanita itu ada 2 orang anak laki-laki dengan senyuman manis melambai dan seorang adik laki-laki yang ber- usia 1 tahun tersenyum di pangkuan ibunda Diana.
Gao dengan hati sekeras batu melihat kenangan ini dan menatap wajah ibunya di foto besar berukuran 2× 3 meter itu dia tak bisa menahan air mata, begitu saja air mata Gao mengucur saat menatap wajah sang ibu yang sudah lama ia tak jumpai. BEI melihat kakaknya menangis dia yang bersikap dingin tak bisa mengendalikan air mata. Orang yang di pakainya sebagai sandaran dan alasan dia menjadi kuat sekarang menangis karena foto seorang ibu yang tersenyum menatap anak-anak nya yang kembali pulang setelah bertahun-tahun.
__ADS_1
"Seharusnya aku tidak pergi, seharusnya aku pulang menemui ibu saat itu." Gao menghapus air mata di wajah nya dan suara Gao bergetar.
"Kak, sudahlah. Ibu sudah senang kau kembali ke rumah ini." BEI merasa kakaknya tetaplah anak walaupun dia selalu bersikap kuat seperti besi, nyatanya sekarang ia tetap menangis melihat foto itu.
BEI melihat ke arah fotonya waktu masih kecil, hatinya yang dingin juga merasa kehangatan saat melihat senyuman Diana.
"Sudah lama sekali foto ini tersimpan, aku pikir foto ini akan Tetap tersimpan selamanya dan ternyata sekarang kalian sudah pulang dan itu sudah cukup untuk ku dan Diana.
Mereka juga melihat ke samping dari foto utama keluarga dan terlihat foto Ahn, Alexsa dan kai sudah duduk sebagai keluarga, dan kai adalah penerus kelima keluarga Huang.
"Ayah, kapan melakukan semua ini? Ahn melihat ke arah foto keluarga kecil nya.
Semua juga melihat ke arah foto Ahn, "keturunan kelima keluarga Huang sudah terlahir, jadi apa salah nya memajang foto itu." Pak Zhang tersenyum kepada semua anak nya.
Distrik Guang, baru kali ini bisa melihat keluarga itu untuk pertama kali nya dan mereka bisa melihat wajah istri tuan Zhang setelah bertahun-tahun kematiannya. Keluarga ini sekarang sudah di satukan kembali oleh tangan Alexsa sebagai menantu pertama keluarga Huang.
__ADS_1
Apakah keluarga ini akan berjalan seperti harapan pak Zhang, apakah Gao dan BEI akan kembali menjadi pewaris sah dari keluarga Huang?