Kamu Milik Ku

Kamu Milik Ku
Bersaing


__ADS_3

"Kita lihat saja, aku tidak ingin bermain terlalu cepat. Dan disini aku ingat kan, semua orang yang ada disini mereka semua bisa saja bermain busuk dan curang. Jadi jangan tunjukkan kalau kita tidak dekat, tunjukkan kepada mereka kedekatan kita dan juga kau harus meninggi kan rasa mu sehingga mereka akan menghormati mu." Ahn memberi tahu Alexsa semua yang di ajar kan pak Zhang pada nya.


"Tak masalah, aku akan melakukan semua nya dengan baik." Alexsa mulia memperbaki cara duduk nya dan bagaimana dia memegang gelas.


Ahn melihat Alexsa yang terlihat lebih tenang dan beraura kejam setelah Alexsa merubah cara menatap orang. Ahn tersenyum tipis saat Alexsa menyamai diri nya dengan para pemain bisnis busuk disini."


"Apa mereka semua juga bersaing pak untuk satu proyek itu pak?" Suara Alexsa juga berubah dan mata nya menatap Ahn seperti seorang bad girl.


"Tentu, mereka akan bersaing bagaimana pun caranya untuk mendapatkan proyek itu Ahn berbicara tenang.


Tiba-tiba sura mikrofon terdengar dan seorang pria gendut menyuruh mereka semua yang ada di luar ruangan masuk kedalam ruangan di gedung putih itu.


Alexsa dan Ahn berjalan dengan elegan Alexsa yang memegang tangan Ahn dengan kedua tangan nya membuat mereka jadi sorotan.


Para pengusaha di bagi menjadi 2 kelompok besar, dan mereka akan bersaing dalam kelompok melalui proposal mereka.


Alexsa dan Ahn masuk dalam kelompok A yang ada di lantai 2 gedung itu. Saat mengumpulkan proposal pengajuan Ahn yang hanya satu proposal milik nya, hanya yang mengenai pembangunan di Dubai sementara untuk pariwisata proposal itu menghilang."


"Alexsa, proposal yang mengenai pariwisata menghilang." Ahn berbisik pada Alexsa.

__ADS_1


Alexsa melihat kedalam tas hitam Ahn dan memang hanya ada satu proposal disana."


Semua sudah mengumpulkan proposal nya, jadi Ahn memutuskan untuk hanya mengumpulkan satu proposal nya."


Mereka berdua sedikit panik takut proposal pembangunan itu tidak di terima.


Satu pesatu para pengusaha maju secara langsung bagaimana mereka menjelaskan proyek yang mereka rencanakan.


Ahn juga maju dalam proyek ini, dan menjelaskan tujuan nya. Semua bertepuk tangan. Terlalu banyak proposal yang di ajukan jadi ketua penyelenggaraan memutuskan untuk menunda sidang hingga 2 hari kedepan.


Pertemuan hari ini berakhir pukul 5 sore, Ahn dan Alexsa terlihat lelah dan ingin segera kembali ke hotel. Saat mereka keluar dari gedung putih itu pria dengan jas kuning tadi menghampiri Ahn.


...Alexsa melihat raut wajah Ahn yang langsung ...


berubah."


"Lama tidak berjumpa, bagimana kabarmu." Pria itu mengulurkan tangan nya pada Ahn. Ahn tidak menyambut tangan nya dia hanya menatap pria itu.


"Aku baik bagimana denganmu, suara Ahn datar dan tatapan mata nya mengukir ke marahan."

__ADS_1


Pria itu menarik tangan nya dan menjulur kan kehadapan Alexsa." Nona Alexsa, maksudku nyonya Alexsa. Bagimana kabar mu." Sura pria itu sopan namun terdengar seperti penghinan.


"Aku baik, Alexsa juga hanya dengan pandangan suara datar melihat pria itu.


"Apalagi yang kau ajukan dalam proyek ini tuan Ahn, apa sesuatu yang besar?" Sebaik nya jangan kau ingatkan apa yang terjadi 3 tahun lalu?" Pria itu tersenyum pada Ahn.


"Mau apa tuan Goa? Jika aku mengajukan proyek yang besar atau pun kecil tidak ada urusan dengan mu kan?" Mata Ahn sangat tegas melihat pria yang tersenyum itu.


Bukan begitu tuan, aku hanya tidak mau kau bertemu dengan ku di akhir keputusan proyek ini dan kejadian lama akan terulang, kau akan kalah untuk kedua kali nya" pria itu tersenyum lebar menatap Alexsa.


Jangan sombong tuan Gao, ini baru permulaan semuanya bisa berubah di akhir." Ahn dengan kesal meninggalkan pria itu.


Saat Alexsa juga meninggalkan pria itu, Alexsa melihat lagi seseorang dengan hodie dan celana putih di sudut ruangan. Alexsa tak berani mengatakan ini pada Ahn saat Ahn terlihat sangat marah.


Disisi lain pria berbaju putih tadi sedang bersama seorang wanita dengan topi hitam lebar.


^^^"Ini bayaran mu, tugas mu sudah selesai. Biar aku yang melanjutkan." Wanita itu memberi sih pria berbaju putih beberapa tumpuk uang dan pria itu langsung pergi.^^^


Siapa tuan Goa? Mungkin wanita ini mantan isteri Ahn? Apa hubungannya dengan pria berbaju putih? Akan kah Ahn menang dari taruhan semua pengusaha busuk itu.

__ADS_1


__ADS_2