
"Tunggu dulu pak, anda akan lebih terkejut saat mendengar siapa dia sebenarnya." Alexsa duduk di hadapan Ahn dan melanjutkan pemutar rekaman.
Beberapa menit mendengarkan akhirnya Ahn mendengarkan sendiri ternyata Gao bukan seseorang pengusaha namun dia adalah orang yang berjerja sebagai katua di rumah bordil dan uang itu di gunakan untuk membeli wanita dan menyediakan merek sebagai wanita penghibur.
"Alexsa, ini akan sangat membantu. Simpan rekaman ini pada cips dilaptop ku, jika besok proyek kita tidak di terima kita akan melakukan rencana ini untuk menjatuhkan nya." Ahn tersenyum pada Alexsa yang telah melakukan tugasnya dengan baik."
Karena sudah sore, Alexsa dan Ahn memilih untuk memesan makanan ke dalam hotel dan melanjutkan mengetik proposal nya walaupun sudah hampir tengah malam."
Alexsa menghapiri Ahn yang masih mengetik di laptop nya.
"Pak, sebaiknya anda tidur saja. Bukankah saya sudah mengatakan kalau saya akan mengurus proposal kedua ini." Alexsa menyentuh tangan Ahn yang masih mengetik."
"Tidak apa, hanya sedikit lagi. Aku akan tidur setelah ini selesai, kau tidurlah dulu. Ahn tetap fokus pada layar laptop nya.
"Pak, saya takut karena ini akan mempengaruhi kesehatan anda. Sudah 3 malam anda seperti ini." Alexsa mengusap lengan Ahn karena dia ingat tentang perkelahian tadi.
"Kenapa kau manja sekali belakangan ini?" Ahn menurut kan tangan nya yang di elus oleh Alexsa.
"A-apa, aku tidak manja. Aku hanya menghawatirkan kesehatan bapak." Alexsa menurun kan tangan nya sedikit malu-malu."
Apa kau ingin aku manja kan mu malam ini?" Ahn mengoda Alexsa dan mengusap pinggang Alexsa."
Alexsa langsung terkejut dengan tangan Ahn ysng meraba-raba pinggang nya.
"Pak, dengar saya hanya membantu saja jadi jangan berlebihan." Alexsa mundur dari tempat nya.
"Benarkah? Tapi aku pikir kita bisa menghabiskan malam berdua Kan? Ahn langsung menarik Alexsa ke arah pangkuan nya dan tarikan Ahn yang kuat membuat Alexsa langsung terduduk di atas paha Ahn.
Ahn melingkar kan tangan nya di pinggang Alexsa yang ramping, hal itu membuat Alexsa terdiam dan ia mengangkat tangan nya dari tangan Ahn.
__ADS_1
"Kau terlalu serius Alexsa. Pernikahan tetaplah pernikahan, semua yang terjadi di dalam pernikahan itu wajar." Ahn mengusapkan tangan nya pada perut Alexsa, dan usapan itu membuat Alexsa merinding."
"Aku tidak seburuk yang engkau pikirkan, tapi aku tidak yakin apakah itu benar." Sebaiknya kau hati-hati karena aku sangat lapar sekarang. Ahn menyandarkan kepala nya pada lengan Alexsa.
Alexsa hanya diam, tingkah Ahn sangat aneh malam ini namun tangan sebelah kiri nya masih mengetik di atas laptop. Apakah Ahn benar-benar seperti ini?" Kenapa sikap nya berbeda?"
"Apa ini, kenapa sikapnya sangat aneh? Kenapa aku tidak melawan, kenapa aku nyaman saat didekat nya' jantung Alexsa berdebar memikirkan semua kata-kata nya.
"Kenapa kau diam, apa kau menyukai nya? Ternyata kau paham juga apa yang aku maksud." Terukir senyuman di bibir Ahn, entah apa yang dia pikirkan.
"A-apa anda ingin apa? Alexsa gemetaran saat menjawab Ahn.
"Aku ingin memakan mu, malam ini juga!" Ahn kembali menyandarkan kepala nya namun sekarang pada dada Alexsa.
Alexsa semakin gemetar dengan tingkah Ahn namun dia tidak berani menolak nya karena posisinya tidak memungkinkan. Tangan Ahn pada perut nya dan kepala Ahn bersandar di dada, tidak mungkin dia pergi karena Ahn akan semakin memegang kuat perut nya.
Ahn mengangkat kepala nya dari dada Alexsa." Apa kau mengangap ini serius? Aku hanya becanda." Ahn melepaskan tangan nya dari perut Alexsa."
"Kenapa, apa kah kau betah duduk diatas ku?" Ahn kembali mengoda Alexsa yang masih terdiam.
Alexsa langsung berdiri dan mentap Ahn dengan kesal "tidak aku sama sekali tidak menganggap ini serius. Anda ternyata benar-benar mes*m, dan tindakan anda juga benar-benar kotor." Alexsa kesal memarahi Ahn, wajahnya yang sedang marah terlihat manias oleh Ahn dan membuat Ahn tertawa.
"Ahaha..kau marah yah, tapi kenapa kau memiliki bulshing face?" Ahn semakin membuat Alexsa malu.
"Ti-tidak, aku tidak merasa malu dan tidak ada bulshing di wajahku!" Alexsa cemberut dan berjalan menuju kasur nya.
Jarak antara kasur dan meja di hotel itu hanya beberapa langkah, jadi Ahn dapat melihat Alexsa yang kesal dan malu langsung menutupi diri nya dengan selimut."
"Hei, jangan marah. Tubuh mu cukup berat, mungkin sebaiknya kau tidak harus memakai b*a yang besar!" Ahn masih saja mengatakan hal yang membuat Alexsa malu.
__ADS_1
"Apa anda pikir dada saya palsu?" Diamlah jika tidak mengerti tentang wanita!" Alexsa berterik dari balik selimut."
Ahn merasa terhibur dengan sikap Alexsa yang manja, pemarah dan kadang membuat nya kesal.
Setengah jam berlalu dan Ahn menyelesaikan proposal yang diketik ulang, ia sudah mengantuk berjalan ke arah kasur dan berbaring di samping Alexsa.
Di bukak nya selimut yang menutupi Alexsa dan ternyata Alexsa sudah tidur." Ahn tidak ingin menganggu nya jadi membiarkan Alexsa tidur dan dia juga pun tertidur tak lama sesudah itu.
__Ke esokan hari nya___
Hari ini adalah hari terakhir dari rapat itu, Ahn dan Alexsa segera bersiap karena hari ini mereka akan melakukan rencana akhir
yang tergantung dari kepandaian mereka masing-masing.
Hari ini Alexsa tampak berbeda, ia mengunakan riasan yang lebih tebal dari biasa nya dan juga mengenakan pakaian yang cukup terbuka.
"Ada apa ini, apakah tidak salah dalam mengunakan pakaian?" Ahn melihat Alexsa yang sedang bercermin merapihkan rambut nya yang baru saja di salon."
"Tidak, aku tidak salah." Alexsa berbalik ke arah Ahn yang ada di belakang nya."
"Maksud mu apa memakai ini," Ahn menarik ke atas bagian dada pada baju itu yang terlalu rendah dan memperlihatkan belahan dada Alexsa."
"Tidak ini sudah benar, jangan merusak nya." Alexsa kembali menarik pakaian nya ke bawah."
"Maksud mu apa?" Pakaian ini terlalu terbuka, lihat paha mu sangat terekspos. Apa kau tidak malu?" Ahn menunjuk kearah paha Alexsa."
"Pak, anda tenang saja. Saya melakukan ini juga untuk kesuksesan rencana kita." Alexsa menyentuh kerah baju Ahn agar tidak kesal.
"Aku memang ingin memenangkan proyek itu, tapi aku tidak ingin kau seperti ini bukan kah kau marah saat aku melakukan itu di bar?" Ahn memperingatkan Alexsa dan mengingatkan nya tentang yang terjadi di bar."
__ADS_1
"Itu terjadi tanpa keingin ku dan sekarang aku akan melakukan nya untuk anda, jadi tenang saja." Alexsa mengambil jubah besar nya berwarna putih dengan hisan permata di sekitar tangan nya.