Keep Istiqomah

Keep Istiqomah
Extra Part


__ADS_3

**Flashback On.


Saat Rama pergi dari rumah malam itu.


~Rama Pov** ~


Malam itu aku tersulut emosi, akhir-akhir ini perusahaan memang mengalami sedikit masalah. Ditambah lagi aku memikirkan Zahwa yang hampir setiap malam menangis mengingat Ayah nya. Hatiku tidak tega melihat bocah sekecil itu sudah pandai menyembunyikan kepedihannya.


Malam sebelum pertengkaran aku berniat untuk melihat kegiatan Zahwa di kamar nya. Betapa terkejutnya aku saat melihat gadis itu sedang meringkuk sambil memeluk foto Zidan, ayah biologisnya.


"Assalamualaikum, princess Abuya.. Sudah tidurkah? " kataku sebelum masuk lebih dalam ke kamarnya.


Terlihat gadis kecil itu menghapus sisa air matanya.


"Waalaikumsalam, masuk, Abuya! Adek belum tidur kok.. " sahutnya kemudian ia terlihat duduk.


"Ada apa, Sayang? Kamu menangis? " tanyaku hati-hati agar tidak menyinggung perasaannya.


"Adek kangen sama Abi, Abuya tahu kan sudah lama Adek menantikan kebersamaan dengan Abi.. Tapi kenapa Allah kasih Abi ujian seperti ini... Hiks hiks hiks.. " gadis itu menekuk kedua kakinya menyembunyikan wajahnya diantara lututnya.


"Sssttt anak pintar nggak boleh nangis, kan Adek tahu kalau Abi sekarang sedang menjalani pemulihan.. Tugas Adek sekarang berdoa semoga Abi segera diberi kesehatan supaya bisa kumpul bareng Adek dan Bang Ghibran.. " ucapku berharap bisa membuat nya tenang.


"Memang harapan Adek apa setelah Abi sembuh? " tanyaku lagi.


"Adek berharap bisa kumpul bareng Abi, Bang Ghibran, sama Umma. Adek ingin jalan-jalan bareng... "


Aku begitu tersentuh mendengar hal seperti itu dari seorang gadis kecil berusia 5 tahun itu, bagaimana bisa aku menjadi pria egois menahan mereka untuk tetap berada di sisiku sementara hati mereka bukan mengharapkan kehadiranku.


Tenang, Sayang! Abuya janji akan memnuhi harapan Adek...


Setelah berbicara dengan Zahwa, aku membujuk nya untuk segera tidur. Beruntungnya gadis kecil itu menurut dan langsung memejamkan mata menjemput mimpi yang indah. Kunaikkan selimut untuk menutupi tubuh mungilnya, meski hanya anak tiri tapi aku sudah 5 tahun bersama gadis kecil ini. Dia tahu mengenai Zidan saat melihat foto pernikahan Reva bersama Zidan sewaktu kami masih di Bandung.

__ADS_1


Sekeras apapun aku mencoba menahan mereka, nyatanya aku tetap tidak bisa. Mungkin kah ini takdir? Jika memang begitu aku bahagia menjadi bagian dari kisah cinta antar 2 manusia itu.


................


Keesokan harinya aku berangkat pagi pagi sekali, aku tidak langsung menuju ke kantor melainkan singgah ke salah satu musholah yang sempat kubangun di daerah sekitar, musholah yang tidak terlalu besar namun terasa sangat nyaman untukku menghadap pada sang Pencipta mengadukan segala keluh kesahku selama ini.


Aku berdiam diri di musholah itu berzikir berharap dapat menemui titik terang dari segala kegelisahanku.


"Assalamualaikum, " ucap seseorang membuat zikirku terhenti.


"Waalaikumsalam, " aku menoleh dan kulihat Ustadz itu datang menghampiri aku.


"Maaf, Mas kalau saya lancang.. Sejak tadi saya perhatikan Mas betah banget di sini? " kata Ustad tersebut bernama Muhsin.


"Jujur, saya memang betah berada di sini, Pak. Suasananya sangat menentramkan hati dan pikiran, selain itu juga saya berharap akan mendapat jalan keluar dari masalah saya.. " ucapku.


"Mas yang sabar aja, mungkin saat ini Allah sedang menguji kesabarannya, Mas.. Insya Allah setiap cobaan pasti akan ada kebahagiaan setelahnya.. " ucap ustadz tersebut.


"Pak, kalau boleh saya ingin bertanya sama Bapak? " tanyaku.


"Memangnya Mas mau tanya apa, ya? Insya Allah saya akan mencoba menjawabnya, " kata Ustadz itu.


"Saya sudah menikah tapi istri saya tidak mencintai saya, Jujur saya sangat menyayangi anak-anak nya tanpa menganggap kalau mereka anak tiri saya. Tetapi salah satu dari mereka merindukan ayah kandungnya, saya berniat untuk menyatukan mereka kembali. Apakah Ustadz ada solusi untuk masalah saya? " tanyaku.


"Mohon maaf sebelumnya, apakah istri anda sudah dijatuhi talak 3? " tanya sang Ustadz yang kujawab dengan anggukan kepala.


"Sebelumnya saya akan menjelaskan mengenai talak Ba'in Kubra atau talak 3 pada Mas.


Talak Baโ€™in Kubra Adalah talak tiga dimana mantan suami tidak boleh rujuk kembali, terkecuali jika mantan istrinya pernah menikah dengan laki-laki lain dan sudah digaulinya, lalu diceraikan oleh suaminya yang kedua."


" Boleh mereka rujuk kembali apabila telah menikah kembali. Pihak yang Menikah adalah dari pihak istri (satu pihak saja, dan bukan dari pihak suami) dan sudah pernah digauli oleh suami yang kedua ini. maka ada beberapa tahapan: istri telah menikah, lalu terjadi perceraian (bukan sesuatu yang direncanakan), dan yang paling penting adalah si istri berkenan menikah lagi dengan suaminya terdahulu (pertama)." jelas sang Ustadz.

__ADS_1


Penjelasan dari Ustadz itu mampu mengobrak-abrik perasaanku, penjelasan beliau masih saja terngiang dikepalaku.


Malam harinya barulah terjadi pertengkaran antara aku dan Reva, aku benar-benar frustasi ditambah masalah perusahaan ku yang saat itu sedang mengalami masalah. Aku khilaf dan benar-benar melewati batas malam itu.


Aku pergi ke Bar dengan tujuan menghilangkan beban pikiranku tetapi kepalaku malah bertambah sakit.


Dengan setengah kesadaran aku mencoba pulang ke rumah, keadaan rumah sudah sangat sepi kulihat jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari.


Aku menggedor pintu kamar dengan sangat keras karena Reva menguncinya. Saat pintu terbuka ia tidak mengenakan hijab seperti malam Sebelumnya. Mungkin karena buru-buru membuka pintu. Tak sengaja aku melihat leher putih mulusnya dan wajahnya sangat cantik malam itu.


Aku yang sudah dipengaruhi oleh minuman keras membuatku kalap dan akhirnya memaksa Reva untuk berhubungan. Hal yang seharusnya kami lakukan saat malam pertama.


Aku melihat air matanya menetes saat aku sudah menyentuh nya.


Ya Allah ampuni aku karena telah memaksa istriku untuk memberikan hak yang seharusnya kudapatkan dengan cara paksa.. Aku telah menyakitinya... Dia sahabatku tapi aku menyakiti dia malam ini...


Aarrrrggghhh... Aku benar-benar tambah frustasi karena kebodohanku... Sejak saat itulah aku menghindar dari Reva, aku terlalu pengecut menjadi laki-laki sampai harus bersikap seperti ini. Maafkan aku, Reva!


Flashback Off...


.


Setelah Reva kembali rujuk pada Zidan, Rama pun mulai kembali menata hatinya. Dia bahagia melihat Reva bahagia, sampai akhirnya ia menjadi semakin akrab dengan Aisyah sejak Rama membantu Zidan berobat ke luar negeri. Dari keakraban itu perlahan muncul benih cinta diantara mereka berdua. Rama memutuskan untuk mengkhitbah Aisyah.


Tak lupa Rama meminta maaf atas kejadian sebelum perpisahan dia bersama Reva. Mereka pun menjadi keluarga yang berbahagia tanpa ada lagi rasa sakit hati untuk. berbagi.


Sementara Hafizah di Yogyakarta sudah memulai hidup barunya bersama Aldo anak majikannya dulu. yang sempat membuat Zidan cemburu. Saat mendengar kabar bahwa Reva kembali bersatu dengan Zidan, Fizah merasa bahagia.


.


**Terkadang jodoh semisterius itu.

__ADS_1


...๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ**...


__ADS_2