Kehormatan Di Balik Noda

Kehormatan Di Balik Noda
Double K


__ADS_3

“Jangan anggap aku tidak tahu dengan kasus ini.  Sekarang semuanya sudah terbongkar,” ungkap Kaisar.  “Katakan yang sejujurnya di depan semua orang demi membersihkan namaku dan nama Khanza, atau aku terpaksa sampai harus membawa rekaman cctv ke kantor polisi.  Aku tidak bermaksud membuka aib kalian yang telah berbuat kecurangan dan kejahatan dengan dalih rasa iri, tapi kalian lah yang telah menanamkan aib yang seharusnya tidak aku tanggung.  Maka sudah seharusnya aib yang aku tanggung itu untuk dibersihkan.”


Rama mulai resah, ia menatap Zelin dengan kode- kode matanya.  Zelin membuang pandangan ke arah lain.  


Ganda menunduk.  Ia kemudian melangkah maju.  Wajahnya sedikit memucat, namun ia memiliki keberanian untuk buka suara dan menatap wajah- wajahdi hadapannya.


“Aku Ganda.  Sebelumnya aku minta maaf Pak Kades, Kyai Umar dan seluruh aparat penting yang hadir.”  Ganda menganggukkan kepala pada orang- orang yang dia sebutkan namanya.


Kyai Umar mengangguk- anggukkan kepalanya.


“Seperti yang dikatakan oleh Kyai Umar, bahwa ada orang- orang yang tidak bertanggung jawab telah dengan sengaja merusak nama baik Kaisar dan Khanza, itu adalah aku,” imbuh Ganda dengan kepala menunduk.

__ADS_1


Kasak- kusuk para pendengar mulai ramai.  Bertanya- tanya dan saling menduga- duga.


Rama menatap penuh emosi pada Ganda.  Sejak tadi ia berharap Ganda menatap ke arahnya, namun keinginannya itu tak terkabul.  Ganda tak sekali pu menatap ke arah Rama atau pun Zelin.


“Aku hanya ingin membersihkan nama baik Kaisar, bahwa sebenarnya Kaisar memang tidak melakukan apa pun dengan Khanza malam itu.  Kaisar dan Khanza hanya dijebak dan difitnah.  Kejadian malam itu murni sudah dikondisikan olehku dan teman- teman yang telah mengatur skenario supaya double K ini namanya jatuh sejatuh- jatuhnya,” jelas Ganda lagi membuat semua orang geleng- geleng kepala.


“Halah… apa yang kau bicarakan, Ganda?  Kau bicara begitu supaya nama baik Kaisar kembali bersih, begitu?  Mentang- mentang Kaisar itu dianggap sebagai orang terpandang karena kaya, kau pun bertingkah seperti kain lap yang mau disuruh mengelap!” bantah Rama.


Rama menggaruk kepalanya yang tak gatal.  


Melihat Rama yang hanya diam, Kaisar kemudian membuka hp- nya, menunjukkan sedikit rekaman video ketika Khanza berjalan sendirian di koridor restoran, tepatnya detik- detik sebelum Khanza dibekap.  Kaisar lalu menutup rekaman sebelum para tersangka muncul di video.

__ADS_1


Menyaksikan hal itu, Rama semakin panik.  Padahal ia dan Ganda sudah melakukan berbagai cara untuk mengelabui Kaisar dan mengatakan bahwa rekaman sudah dihapus, tapi mudah saja Kaisar bergerak sendiri mencari buktinya.


Sebenarnya, tanpa harus memanggil IT, Kaisar bisa menemukan bukti itu, namun ia terkcoh oleh pengakuan Ganda yang mengatakan bahwa rekaman sudah rusak.


“Rama, katakan kasus yang sebenarnya!” titah Kaisar mendominasi.


“Loh, loh, ini kenapa malah Rama yang disuruh bicara?  Apa kaitannya anak saya dengan kasus itu?” sahut Pak Kades dengan suara lembut nan syahdu dan senyum ramah tamah. 


“Biarkan Rama yang bicara.”  Kaisar menyahuti. 


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2