Kenan Dan Kania

Kenan Dan Kania
Menerka- nerka


__ADS_3

dalam perjalanan menuju acara suasana tampak canggung hingga mereka tiba tepat di kediaman calon mertuanya Ade di mana tempat acara berlangsung. mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam seketika semua mata tertuju kepada Kania dan Kenan mereka menjadi pusat perhatian semua orang. bisikin semua orang pun terdengar karna berdecap kagum terhadap mereka.


"apakah itu istri pak Kenan?"


"wuah cantik sekali ya."


"Iya, cantik banget."


"benar. cantik"


dari kejauhan Frans melambaikan tangannya kepada Kenan. Kenan dan Kania pun menuju ke arah Frans istrinya dan beberapa teman serta istri mereka. lalu memperkenalkan Kania


"wuah, wuah dalam sekejap kau sudah menjadi selebriti ya Ken" Frans berbisik Kenan hanya menyenggol Frans dengan terdiam. pak Ade datang bersama istrinya menyapa mereka.


"sepertinya kamu masih muda ya Kania?" tanya istri komandan Ade


"iya Bu, umur saya baru 23 tahun" jawab Kania


"hem, beda dengan kenan berarti 3 tahun ya?"

__ADS_1


"iya Bu benar."


Ketika sedang berbincang bersama istri pak ade dan istri teman yang lainnya. Frans, Kenan, serta pak Ade pergi meninggalkan istri mereka untuk menyapa yang lainnya. beberapa puluh menit acara berlangsung Kania pergi menuju toilet.


"iya, memang ini sangat mahal harganya. aku mendapatkan ini dari kado adikku untuk ku yang tinggal di luar negri."kata salah satu istri teman kenan


"maaf, bu toiletnya dimana ya?"


"ohw, itu bu dari sini ibu lurus saja lalu belok ke kanan nah tepat disitu toiletnya."


"hem, ok terimakasih bu. saya permisi sebentar ya."


"iya bu, silahkan."


"apakah kamu sudah melihat istri Kenan?" sambil merapikan rambut di depan cermin


"belum. untuk apa aku melihatnya." memakai lipstik


"hem, ada yang terbakar ni."

__ADS_1


"dengar ya ra. aku kenal kenan sangat baik." menghadap temannya


"aku, yakin 100% jika dia menikahinya dengan terpaksa bukan karna cinta. palingan dia hanya mainan Kenan


saja. percaya denganku."


"dari cara mu berbicara sepertinya kamu akan tetap mengejar Kenan"


"pastilah ra, Kenandri Ganendra hanya milik Nitra seorang. walaupun dia sudah mempunyai istri aku akan menggantikan posisi tersebut" tersenyum tipis


"apakah kamu yakin nit? kamu tau sendiri kan jika dihati Kenan hanya ada tertulis nama Aira Naka."


"aku akan menghapusnya dan mengganti nama tersebut menjadi Nitra hanya Nitra"


"Nit, Nit terkadang aku kasian kali deh sama kamu. dari SMA sampai sekarang ini kamu hanya mengejar Kenan saja. sampai kamu juga ikut ngambil kuliah arsitektur hanya gara-gara kenan. Kenan... kenan... kenan..... hanya pria itu saja di dalam hatimu. saran ku ni ya sebagai sahabatmu yang baik cobalah untuk melupakan Kenan dan lihat pria di sekitarmu yang begitu banyak."


"tidak ra, dihatiku hanya ada Kenandri Ganendra saja tidak ada yang lain."


"hem, terserah kamu saja lah nit. aku bisa apa? (mengangkat bahunya)"

__ADS_1


setelah siap merapikan dirinya mereka pun pergi. Kania terduduk melamun di dalam toilet.


entah siapa kedua wanita tersebut tapi, yang jelas salah satu di antara mereka sangat ambisius untuk mengejar Kenan. selain itu juga ia penasaran dengan Aira Naka siapa dia? kania hanya menerka-nerka di dalam hatinya. apakah itu mantan calon istrinya yang telah mengkhianatinya atau seseorang yang ia cintai saat ini? tetapi, dia sangat dingin sekali terhadap wanita? terlalu banyak teka- teki ah, pusing Author. kok Author sih bukan Kanianya heheheh.


__ADS_2