Kenan Dan Kania

Kenan Dan Kania
And


__ADS_3

Keadaan kakek Koba semakin membaik, bagaimana bisa ia merasakan semakin hidup setelah bersatunya semua keluarganya. Hari ini keluarga Amonade membuat acara syukuran atas pulihnya kakek Koba dan Bersatunya keluarga mereka secara besar-besaran. Seluruh kolega, kerabat dan warga berdatangan pada acara itu. Kakek Koba dan keluarga sangat bersyukur dan membagikan kebahagian juga kepada semua orang.


"Aku merasa sepertinya umurmu semakin panjang Koba." ejek kakek Sofyan


"Sangat Sofyan, aku merasa bahagia" ditanggapi kakek Koba "Terimakasih kau selalu ada bersamaku."


"Janjiku terhadap mendiang istrimu." menyembunyikan rasa sayang sofyan kepada Koba. Koba tersenyum tipis, ia mengerti jika sahabatnya ini sangat sayang terhadapnya


*


Sedari tadi mata Kenan melihat sekitarnya mencari pujaan hati yang entah berada dimana. Ia pun bertanya kepada setiap orang dan satupun orang tidak mengetahui keberadaannya. Hingga ia mencari kekamar mereka dan tepaatlah disana bahwa Kania sedang termenung di balkon kamarnya. Dengan perlahan Kenan mendekati Kania dan memeluknya dari belakang. Sadar bahwa itu adalah Kenan, Kania pun membalikan tubuhnya lalu menghirup dalam bau tubuh suami tercintanya.


"Kenapa tidak bergabung? Apakah kau tidak bahagia?"


Kania mendongakkan kepalanya dan menatap Kenan. Kenan mengelus kepala Kania sambil tersenyum.


"Terimakasih." bukannya menjawab pertanyaan Kenan. Kania malah mengatakan hal lain


"Untuk?" memeluk Kania


"Aku tahu, mas yang memberitahu mamah dan papa jika kakek sakit kan?" Kenan tersenyum


Kenan tidak menjawab ia membawa kania medekap kepelukannya sambil mengoyangkan tubuh mereka ke kiri dan kanan seperti berdansa. Kania mengikuti langkah Kenan. Mereka menikmati suasana malam itu sambil berdansa tanpa alunan musik. Kania menatap kenan dengan senyum manisnya dan dibalas Kenan dengan memutar tubuh Kania setelah itu menjatuhkan tubuh Kana ke sisi kirinya dan ditahan. Kenan mencium Kania dengan posisi tersebut. Setelah itu mensejajarkan tubuh mereka kembali.


" I LOVE U


" I LOVE U TO, terimakasih sudah hadir dihidupku. Aku sangat bersyukur dan bahagia."


Kania membalas Kenan dengan ciuman yang awalnya lembut kemudian mengundang hasrat yang menggebu dan berakhirlah mereka pada penyatuan yang indah.


*

__ADS_1


Leon datang telat, beberapa pekerjaan membuatnya sangat sibuk setelah tragedi ia menampar Sandra. Ia terkejut mendapati kabar yang mengharuskan Kania pulang kekampungnya. Ia pun langsung menghubungi Kenan dan ingin segera ikut menyusul. Tetapi langsung dihalau oleh Kenan, Ia ingin Leon menyelesaikan pekerjaan setelah itu baru menyusul. Ia pun disambut oleh semua keluarga Amonade dan Ganendra.


Sampai disatu ketika Leon terkejut melihat Sandra ada disana. Matanya memandang dengan lekat gadis itu, menyadari hal itu bang jack pun menegurnya. Betapa tidak menyangka dirinya saat ini bahwa gadis itu adalah adik Kandung Kania. Sandra yang menyadari ada seseorang yang mengawasinya melihat kearah sekitarnya. Dan terkuncilah tatapan antara Sandra dan Leon. Antara senang dan sedih yang sedang ia rasakan. Senang bahwasanya ia berjumpa dengan pria itu, sedih mengingat pria itu menamparnya dengan keras. Entahlah ia pun memutus pandangan mereka dengan cepat.


-


nafas yang tersengal dirasakan oleh kedua insan yang sama sama telah mencapai kepuasaan bercinta mereka.


Kenan menarik selimut menutupi tubuh mereka. Kenan mendekatkan Kania kearahnya hingga mata mereka bertemu. Kenan mengecup kening Kania dengan penuh kasih sayang


"Sayang apakah aku boleh bertanya?" Tanya Kenan


"Apa mas?" Ia tahu jika Kenan bertanya seperti ini pasti ia takut jika menyakiti hatinya.


"Mengenai Sandra, bagaimana komunikasi kalian?"


Kania menarik napasnya dalam-dalam lalun menghembuskannya dengan kasar.


"Perlu waktu mas, beberapa kali aku menegurnya tetapi dia mengabaikan ku dan pergi begitu saja."


"Mungkin dia masih belum menerimaku sebagai kakaknya."


" Aku yakin suatu saat dia yang akan pertama kali melindungi mu"


"Ya mas, doain saja. Kita berikan dia waktu untuk berdamai dengan keadaan."


"Sayang"


"Ya mas."


"Sekali lagi ya." Kenan berbisik ditelinga Kania, sekali lagi Kania terhunus sampai ke jiwa nya merasakan darahnya yang berdesir mendengarkan kalimat yang dilontarkan Kenan.

__ADS_1


Kania bingung, Kenan sepertinya tidak ada lelah lelahnya untuk menggagahinya. Kenan selalu menjawab, jika tubuh Kania seperti obat yang membuatnya kecanduan.


"Nanti saja ya mas." tolak Kania


"Kenapa?"


"Mas, acaranya belum selesai, sehabis acara ya. aku tidak ingin mereka malah menunggu kita mas.


Dengan berat hati Kenan pun menyetujui saran Kania.


-


Kania dan Kenan telah selesai membersihkan dan merapikan diri mereka pun langsung bergabung kearah acara. Sebuah gelas dibunyikan untuk menyita atensi dari para undangan. Kakek Sofyan pun memberikan sedikit kata-kata untuk sahabatnya itu, yang pada akhirnya mereka pun berpelukan satu sama lain. Koba pun ikut berbicara mengucapkan terimakasih dan rasa syukurnya.


Hal terindah yang dirasakan adalah kehangatan keluarga


Kebersamaan adalah hadiah paling mahal


Memaafkan kunci dari kesehatan.


-


Hai readers terimakasih sudah mau membaca cerita Kenan dan Kania. jujur ini novel baru tamat semenjak beberapa tahun silam wkwkwk... maaf ya buat para readera yang slama ini nungguin update cerita Kenan dan Kania.


Jujur dari dalam hati sebenarnya ngak mampu buat menyelesaikannya. Tapi autor lihat bahwa banyak penggemar Kenangan dan Kania. peluk cium buat penggemar Kenangan dan Kania.


Akhirnya ya... !!!!!


hehehe... buat Kalian yang ingin cerita Leon dan Sandra tolong komentar nya ya... hehehe. biar autor semangat, buat bikin Versi Leon dan Sandra.


Tenang Kania dan Kenan sebisa mungkin auto buat season ke duanya. sip... jadi selalu suport autor ya. .

__ADS_1


yang mau kenalan sama autor boleh kunjungi di Ig autor


@ju_ulang makasih gengs...


__ADS_2