King Mafia & Careless Girl

King Mafia & Careless Girl
Careless Meminta Ganti Rugi


__ADS_3

"Lepaskan bajunya!" perintah Fionez dengan nada tinggi.


Dalam kondisi terikat Careless diserang enam orang pria itu yang ingin melepaskan bajunya, ia ingin menendang akan tetapi dua pria itu menahan kakinya. sementara dua pria lainnya ingin melepaskan kemeja luaran yang dikenakan Careless.


"Lepaskan aku...brengsek...," teriak Careless yang berusaha meronta.


Fionez yang merasa bahagia dia pun tertawa melihat enam anggotanya sedang melepaskan pakaian Careless.


"Kurang ajar! cepat lepaskan aku!" teriakan Careless dengan nada tinggi.


"Ha-ha-ha-ha...rasakan saja...kalian nikmatilah wanita ini sepuasnya! kalau sudah selesai lemparkan dia ke jalan! biar semua orang melihat tubuhnya yang tanpa sehelai benang itu!" perintah Fionez yang ingin melangkah keluar.


"Fiono, aku akan membalasmu!" teriak Careless yang kemeja dirobek oleh dua pria itu.


DOR...


DOR...


DOR...


DOR...


DOR...


DOR...


Enam tembakan yang terjadi secara tiba-tiba berhasil membunuh enam anggota Fionez yang sedang melepaskan pakaian Careless.


Fionez yang melihat anggotanya tewas langsung di tempat, merasa hampir tidak percaya dengan kemunculan seseorang yang di sana.


"Ke-kenapa kau bisa ada di sini?" tanya Fionez dengan merasa cemas.


"Kakak tampan, Kakak Daniel, kenapa kalian bisa muncul di sini?" tanya Careless.


"Nona, apakah kau baik-baik saja?" tanya Daniel yang menghampiri Careless dan ingin melepaskan ikatannya.


"Tidak baik! wanita gila ini menyuruh mereka memperkosaku!" jawab Careless dengan kesal.


"Mark, kenapa kau bisa ada di sini? aku dan dia hanya sedang bermain saja!" jelas Fionez yang berusaha ingin menyakinkan pria itu.


Mark yang tanpa berkata-kata langsung menodong senjatanya ke arah Fionez.


"Mark, ke-kenapa denganmu?" tanya Fionez yang cemas dan gemetar di seluruh tubuh.


"Kalau bukan karena aku masih bersabar, kau pasti sudah mati di tanganku," kecam Mark.


"Dasar Nono kurang ajar!" ketus Careless yang menghampiri Fionez dan langsung menampar wanita itu.


PLAK...PLAK...

__ADS_1


Dua tamparan kuat dilakukan oleh Careless.


"Aarrgghh...,"jeritan Fionez yang kesakitan di wajahnya dan terkapar di lantai.


Tidak hanya tamparan yang dilakukan oleh Careless yang sedang kesal, ia juga menarik pakaian yang membalut tubuh wanita itu.


"Apa yang kau lakukan? singkirkan tanganmu!" bentak Fionez yang sedang melawan.


"Bukankah kau ingin mereka melepaskan pakaianku, sekarang biar aku membalasmu dengan melepaskan pakaianmu juga!" bentak Careless yang merobek baju yang menutupi tubuh wanita itu.


Sret...


"Jangan...singkirkan tanganmu!" teriak Fionez yang sedang meronta.


"Mark, tolong aku!" teriaknya yang sedang berusaha ingin melepas diri, akan tetapi ditahan oleh Careless.


"Bos, apakah ini tidak menimbulkan masalah? Fionez adalah putri Wesley. dan jika dia melihat putrinya ditindas bukankah dia pasti marah besar dengan nona Carelees!" ucap Daniel.


"Fionez sudah terlewat batas, anggap saja ini adalah hukuman baginya!" jawab Mark.


"Bagaimana dengan nona Careless nantinya?"


"Wesley tidak akan berani bertindak sembarangan, karena aku mengenal gadis ini,"jawab Mark.


Careless yang merasa kesal merobek pakaian Fionez tanpa berhenti, wanita itu yang ingin melawan akan tetapi tidak berdaya sama sekali. bajunya telah dirobek sehingga hanya menampakan bra yang dikenakan olehnya. sementara Careless yang masih belum puas juga ingin merobek rok pendek yang menutupi tubuh bagian bawah wanita itu.


"Kurang ajar! aku Careless tidak bisa ditindas, kau berani sekali bermain denganku," ketus Careless.


Tidak lama kemudian muncul beberapa orang yang di sana, beberapa anggota yang melangkah masuk mengeliling dengan berdiri di dalam gudang itu. dua dari mereka menarik Careless sehingga berdiri, sementara Fionez yang masih terkapar di lantai dalam kondisi setengah telanjang.


Wesley datang dengan ditemani oleh sejumlah pengawalnya.


"Tuan Wesley," sapa Mark.


"Mark," balas Wesley.


"Mark, setelah aku mendengar kabarmu aku langsung menuju kemari, kelihatannya aku sudah terlambat!" kata Wesley yang melihat enam anggotanya yang tewas dibunuh. serta putrinya yang dalam kondisi setengah telanjang.


"Atas perintah Fionez mereka berenam sudah melakukan kesalahan besar!" kata Mark.


"Papa, tegakkan keadilan untukku! dia menindasku. dia menamparku dan melepaskan bajuku!" tangisan Fionez yang bersikap manja.


"Lihatlah dirimu seperti apa? apa yang sudah kau lakukan di sini?" tanya Welsey dengan nada kesal.


"Dia sudah keterlaluan, bukan aku!" ujar Fionez yang tidak mau mengakui kesalahan.


"Papa, lihat saja pakaianku! dia yang melakukannya," ucap Fionez dengan menujukan ke arah Careless.


Wesley melihat ke arah Careless yang ditahan oleh dua anggotanya, dan kemudian dirinya pun melangkah menghampiri gadis itu.

__ADS_1


Di saat ia berhadapan dengan Careless, Wesley menatapnya dengan kesal akan tetapi ia hanya bisa menyembunyikan emosinya.


"Siapa namamu?" tanya Wesley.


"Namaku Careless!" jawabnya.


"Siapa nama orang tuamu?" tanya Wesley.


"Besok aku akan bertanya pada mereka," jawab Careless dengan asal-asalan


"Mereka ada di mana?" tanya Wesley.


"Mereka hanya sisa abu, kalau kamu ingin mengetahui nama mereka silakan saja bertanya langsung pada mereka," jawab Careless yang membuat pria itu harus menahan emosi.


"Baiklah, kejadian hari ini adalah kesalahan putriku, aku berharap nona tidak menyimpan dalam hati," ucap Wesley.


"Aku tidak akan menyimpan dalam hati, aku hanya merasa simpati kalau dia menjadi begini karena didikan yang gagal," jawab Careless dengan sengaja.


"Tapi, apakah kamu sadar apa yang sudah kamu lakukan terhadapnya ?" tanya Wesley sambil menahan emosi.


"Dia duluan dan aku hanya membalasnya!" jawab Careless tanpa rasa takut.


"Apakah kamu tahu siapa aku?"


"Tidak tahu!"


"Namaku adalah Wesley dari kelompok Mafia dan tanpa kamu sadari kau sudah menyinggung putriku!" ujar Wesley.


"Aku tidak bertanya, untuk apa kamu memberitahuku identitasmu," kata Careless.


"Papa, berikan saja dia hukuman! dia sudah memalukan kita!" kata Fionez yang sengaja.


"Gadis kecil, apa yang akan kamu lakukan sekarang atas kejadian ini?" tanya Wesley.


"Aku tidak bersalah! dia menyuruh enam pria itu menculik dan mengikatku. dan bukan hanya itu, dia juga ingin mereka memperkosaku. jika bukan karena kakak tampan datang menyelamatkanku, aku pasti sudah hancur. dan apa salah ?"


"Apa kau tidak akan berminta maaf denganku, karena apa yang kamu lakukan telah memalukan aku sebagai bos mafia!"


"Paman, Anda salah besar! yang mempermalukanmu bukan aku, justru putrimu sendiri. semua kejadian ini dia yang mulai duluan. jadi seharusnya kamu menyalahkan dia, bukan aku!"jawab Careless.


"Gadis kecil, kau sangat berani. selama ini tidak ada yang berani bicara seperti itu denganku!" ujar Wesley.


"Kenapa aku harus takut padamu? walau paman adalah mafia, tapi paman harus ingat jadilah seorang mafia yang paling dihormati dan bukan ditakuti," ucap Careless.


"Satu hal lagi, atas kejadian ini aku ingin paman bertanggung jawab dengan cara menganti rugi. karena dia telah membuang waktuku selama hampir dua jam. sedangkan dalam dua jam aku sudah bisa mengantar bunga ke tiga puluh tempat," kata Careless.


"Setiap bunga sekitar 15 dollar hingga 20 dollar, dan kalikan saja 15 dollar dengan 30 buket bunga, totalannya sudah 450 dollar. aku hitung 15 dollar saja bunganya. anggap saja aku beri bonus untukmu. cepat bayar tunai tidak menerima hutang," ujar Careless.


"Gadis ini tidak sadar sedang berbicara dengan siapa ya? dalam dua jam dia mengantar 30 buket bunga? aku benar-benar tidak percaya, sudah dalam kondisi bahaya dia masih saja menghitung dan meminta ganti rugi," batin Daniel.

__ADS_1


__ADS_2