King Mafia & Careless Girl

King Mafia & Careless Girl
Robert dan Elizabert Dibawa Pergi


__ADS_3

Careless baru pulang dari membeli sarapan untuk paman dan bibinya. gadis itu menuju ke toko bunga dengan langkah yang cepat.


"Lebih baik aku cepat pulang, kalau tidak, Paman dan bibi pasti khawatir lagi. Kalau ada waktu aku akan menjumpai kakak tampan," gumamnya.


"Tadi pagi aku diam-diam keluar untuk membelikan makanan kesukaan mereka," kata Careless


Careless akhirnya tiba di toko bunga Elizabert saat ia melangkah masuk ia melihat bunga-bungandi dalam yang berserakan. meja dan kursi tidak pada posisinya dan ada yang patah.


"Bibi, Paman...," teriakan Careless yang menuju ke dalam ruangan sambil berteriak.


"Bibi, Paman, kalian ada di mana?" teriak Careless.


"Nona, kamu sudah pulang," panggil seorang wanita yang bersembunyi di bawah meja.


"Lily, kenapa kamu ada di sini?" tanya Careless yang menghampiri wanita itu.


"Tadi...sekumpulan orang yang datang membawa tuan dan nyonya pergi," jawab Lily yang gemetar di seluruh tubuhnya.


"Apakah mereka adalah orang datang yang semalam?" tanya Careless.


"Iya, aku mengenal salah satu dari mereka, mungkin mereka ingin membalas dendam," jawab Lily yang keluar dari bawah meja.


"Kurang ajar!" bentak Careless yang ingin melangkah pergi.

__ADS_1


"Nona, jangan pergi sendirian, Nona harus minta bantuan polisi!" ujar Lily yang menahan lengan Careless.


"Aku akan menghubungi polisi sekarang juga!" jawab Careless yang menekan angka kantor polisi.


Tidak lama kemudian seseorang menjawab panggilan dari seberang sana.


"Hallo, selamat siang!" sahut suara seorang pria.


"Paman, bibi dan pamanku diculik," ujar Careless.


"Dengan siapa ini?" tanya pria itu.


"Kamu bukan detektif Khennet?" tanya Careless.


"Detektif Alves, ketua mafia Great Shotters datang menculik paman dan bibiku, tolong bantu aku selamatkan mereka!" pinta Careless.


"Dengan siapa di sana?" tanya Alves yang di seberang sana.


"Namaku adalah Careless dari toko bunga Elizabert," jawab Careless.


"Nona, apakah Anda sedang bermain-main dengan kantor polisi? ini bukan waktunya bermain!"


"Apanya yang bermain? aku sedang membuat laporan keluargaku diculik dan dalam bahaya, memang wajar aku melaporkan padamu!" bentak dengan kesal.

__ADS_1


"Nona Careless, aku bukannya tidak tahu kamu paling suka menimbulkan masalah, jangan membuat laporan palsu atau aku akan menangkapmu," kecam Alves.


"Siapa yang membuat laporan palsu? apakah kamu begitu bodoh sehingga tidak tahu membedakan apa yang aku katakan adalah benar? atau kamu adalah pengecut? di mana detektif Kennet?" teriak Careless. dengan sangking kesalnya.


"Dia tidak ada di sini, jangan sampai aku menemukanmu, karena aku akan menangkapmu!"


"Kalau kamu berani tangkap saja aku, Aku tidak takut! kalian adalah polisi tapi tidak berguna sama sekali," ketus Careless.


"Ingat saja! aku yang akan mendatangimu dan menghancurkan kantormu!" betak Careless dengan nada tinggi dan kemudian memutuskan panggilannya.


"Dasar brengsek!" gumam Careless.


"Nona, apakah polisi tidak akan ikut campur?" tanya Lily.


"Iya, detektif Alves sengaja mencari masalah denganku, setelah aku menyelamatkan paman dan bibiku, aku akan mendatangi dia," jawab Careless yang menghubungi nomor detektif Khennet.


"Kenapa tidak aktif nomornya?" ketus Careless.


"Lily, kamu pergi jumpai detektif lain dan minta bantuan, suruh mereka ke markas Great Shotters!" perintah Careless yang melangkah pergi.


"Baik, Nona!" jawab Lily.


"Berani sekali menculik paman dan bibiku, jangan mengira aku takut padamu," gerutu Careless.

__ADS_1


__ADS_2