
"Apa yang perlu dibicarakan?" tanya Careless
"Tidak mungkin kamu hanya ingin diam saja tanpa penjelasan," ujar Elizabert.
"Bibi, kenapa tidak gembira kalau aku bersamanya? lagi pula kakak Mark orangnya baik!"
"Careless, di dunia ini kau bisa saja bersama dengan pria mana pun asalkan bukan dia," ujar Elizabert.
"Kenapa aku tidak bisa bersamanya?"
"Maksud bibimu adalah karena Mark Davidson adalah ketua mafia," jelas Robert.
"Tidak ada salahnya kalau aku berkencan dengan ketua mafia, lagi pula bukankah lebih baik ketika bersama seorang mafia. dia akan melindungiku di mana pun aku berada. seperti kejadian hari ini," jawab Careless.
"Mark Davidson tidak sesuai untukmu, lebih baik kamu jangan bersama dia lagi!" ujar Elizabert.
"Tidak sesuai dari segi apa?" tanya Careless.
"Dia adalah mafia," jawab Elizabert.
"Tidak masalah bagiku!" jawab Careless.
__ADS_1
"Dia memiliki banyak musuh," ujar Robert.
"Aku tidak takut, karena kakak tampan juga memiliki banyak anggota," kata Careless.
"Careless, mulai besok jangan bertemu dengan Mark Davidson lagi!" ucap Robert dengan tegas.
"Kenapa kalian tidak menyukainya hanya karena mafia? bukankah sama saja tidak adil bagiku," ujar Careless.
"Careless, masih banyak pria tampan dan baik di luar, mereka bukan mafia. tidak seharusnya kamu bersama ketua mafia. siapa yang tidak mengenal namanya. mereka adalah kelompok mafia yang telah berdiri selama hampir dari berpuluhan tahun," kata Elizabert.
"Kenapa bibi bisa mengetahui sudah berdiri berapa tahun?"
"Ha...itu...," jawab Elizabert yang terhenti.
"Careless, jangan bergaul lagi dengan mafia itu, jauhkan dirimu dari dia sebelum dia melukaimu," ujar Elizabert
"Kakak tampan tidak akan menyakitiku, aku tidak mau pria lain aku hanya mau kakak tampan yang menjadi pedampingku," jawab Careless.
"Kau ini...sejak kapan kau berubah seperti ini?" tanya Elizabert.
"Bibi tidak masuk akal sama sekali, di saat aku menemukan seseorang yang bisa membuatku bahagia kalian malah ingin memisahkan kami," kata Careless dengan kesal.
__ADS_1
"Ini demi kebaikanmu juga, paman dan bibimu tidak ingin kamu mengalami bahaya, dia tidak bisa ditebak. suatu saat dia pasti akan menembakkmu atau menyiksamu," ujar Robert.
"Jangan menghalangiku bersamanya, aku ingin tetap bersama kakak tampan sampai kapanpun," kata Careless dengan tegas dan kemudian beranjak dari tempat duduknya.
"Careless, dengarkan bibi! jangan melawan!" kata Elizabert.
"Tidak mau! Bibi dan paman tidak masuk akal," jawab Careless yang melangkah masuk ke kamarnya.
"Selama ini kita ingin menghindar dari mereka, tapi sekarang malah semakin dekat. aku sangat takut kalau Mark Davidson masih mencari orang yang membunuh orang tuanya," ujar Robert.
"Semua ini salah kakakku, mereka tidak tahu diri," ketus Elizabert.
"Bagaimanapun dia adalah kakakmu, kau juga tidak tahu apa-apa saat itu, hanya bisa menerima anak ini dan dibesarkan dengan tangan sendiri."
"Yang aku salahkan mereka adalah...perbuatan mereka, pada akhirnya mereka meninggalkan bocah ini di suatu tempat. Mereka dikejar dan menelantarkan anak mereka sembarangan," jawab Elizabert
"Suatu saat kalau terbongkar apakah Mark Davidson akan membunuh gadis itu?" tanya Robert.
"Dia adalah mafia yang sudah membunuh banyak orang, kalau dia tahu semuanya aku yakin di saat itu Careless pasti dalam bahaya," kata
"Lalu, kita harus mengunakan cara apa agar bisa menghalang Careless bertemu lagi dengan pria itu," ujar Robert.
__ADS_1
"Kurung lagi dia di dalam kamar agar tidak bisa bertemu lagi, hanya itu satu-satu caranya," jawab Elizabert.