
Srek...
Careless langsung menikam pundak salah satu lawannya dan mendorongnya ke arah Great yang sedang duduk di sana.
"Aarghh...," jeritan pria itu yang kesakitan.
Anggota Great yang lainnya mengeluarkan senjata tajamnya dan ingin menikam Careless. gadis itu langsung memeluk pria itu dan membanting ke meja yang di hadapan bos mereka.
Brak..
"Aarghh...," jeritan lawannya yang kesakitan.
"Dasar pengecut, sama seperti bos kalian yang impotun," ketus Careless.
"Bukan impotun tapi impoten," ujar Robert.
Great yang menahan emosi dengan ejekan gadis itu serta anggotanya yang tergeletak kesakitan.
"Bagaimana, apakah masih tidak puas?" tanya Careless yang merenggangkan ototnya.
"Hebat juga!" ucap Great dengan senyum paksa.
Careless yang mendekati Great dengan jarak yang sangat dekat dan berkata," jangan lupa ganti ruginya, kalau tidak, jangan berharap kau bisa pergi begitu saja!"
"Tenang saja! apa yang kujanjikan tidak akan ku ingkari," jawab Great.
__ADS_1
"Setelah bayar, Silakan pergi dan jangan muncul di hadapanku lagi!" kata Careless.
Setelah membayar ganti rugi Great dan anak buahnya pergi meninggalkan toko bunga itu.
"Careless, sejak kapan kamu begitu hebat bertarung?" tanya Robert.
"Sejak aku dilahirkan!" jawab Careless sambil menghitung lembaran uang dollar yang dibayar oleh Great.
"Apakah mereka akan datang lagi?" tanya Elizabert.
"Pasti datang lagi, sifat mafia semuanya sama, tidak akan puas kalau kalah," jawab Robert.
"Tidak sia-sia aku bertarung dengannya, uang sebanyak ini cukup untuk aku menyenangkan diri," ucap Careless.
"Careless, lebih baik kamu jangan keluar dulu untuk beberapa hari ini, sangat bahaya bagimu," kata Robert.
"Aku tidak takut berhadapan dengan mereka lagi, mereka seperti kangguru Kamboja yang tidak berguna," jawab Careless.
"Yang benar adalah kangguru dari australia," kata Robert dan Elizabert dengan serentak.
"Apakah aku mirip mafia? aku bisa bertarung," tanya Careless dengan membanggakan dirinya.
"Mirip kepalamu," ketus Elizabert dan Robert dengan serentak.
"Selangkang lagi aku akan menjadi wanita mafia yang terkenal," teriak Careless. dengan semangat.
__ADS_1
"Bukan selangkang, tapi selangkah lagi. kenapa bodohmu kembali lagi," ujar Elizabert mulai kesal.
"Aku tidak tahu dia Careless yang mana," kata Robert yang mengelus dada.
Careless kembali ke kamarnya dan menutup pintunya.
"Pria itu lagi, Tidak mungkin hanya kebetulan, Aku ingin menyelidiki secara diam-diam. Hanya kakak tampan yang akan tahu siapa dia. karena mereka sama-sama dari dunia mafia," batin Careless.
Great yang dalam perjalanan pulang, ia masih ingat dengan tatapan gadis itu dengan begitu jelas.
"Kirim anggota kita tangkap pasangan suami istri itu!" perintah Great pada pengawalnya yang duduk di samping supir.
"Baik, Bos," jawab anggotanya.
"Gadis itu sangat mirip dengan dia, apakah dia adalah anak yang hilang selama ini? sejak pasangan suami istri itu mati. tidak ada yang tahu di mana keberadaan anak itu," batin Great.
Mansion Davidson.
"Bos, Great mendatangi toko bunga Elizabert. dua anggotanya bertarung dengan nona Careless dan mereka kalah," kata Daniel.
"Mereka memang tidak berguna, Biarkan saja! kalau masih suka bemain dengan gadis itu sama saja dia ingin mati. Tapi, aku khawatir dengan satu hal," jawab Mark.
"Mengenai apa, Bos?"
"Great akan segera tahu siapa identitas Careless," jawab Mark.
__ADS_1