King Mafia & Careless Girl

King Mafia & Careless Girl
Salah Nomor


__ADS_3

"Jangan keterlaluan bicara dengan bos kami!" bentak anggota Great Calvon.


"Kau aneh! dia adalah bosmu dan bukan bosku, kenapa aku jangan keterlaluan," jawab Careless.


"Kau...," ucap pria itu yang dihentikan oleh bosnya.


"Nona, aku tidak butuh bunga sama sekali, aku akan membayarmu saja sebagai ganti rugi," ujar Great Calvon sambil menahan emosi.


"Tidak bisa! itu namanya aku mengambil kesempatan dalam kelonggaran," jawab Careless.


"Yang benar adalah mengambil kesempatan dalam kesempitan, bodoh," kata Detektif Khennet.


"Papa angkat, jangan ikut campur, aku sedang berunding dengan paman ini!" ujar Careless.


"Nona, apa yang harus aku lakukan agar masalah ini cepat diselesaikan, aku bukan orang punya banyak waktu," kata Great Calvon.


"Memang paman masih memiliki berapa lama waktunya?"


"Lima belas menit lagi aku harus pergi," jawab Great Calvon.


"Kalau begitu, cepat beritahu aku di mana alamat tempat tinggal paman!"


"Untuk apa? aku tidak butuh bunganya dan tidak perlu antar lagi!"


"Bukankah paman hanya memiliki waktu lima belas menit, kalau begitu aku harus mempersiapkan bunga untuk paman," jawab Careless.


"Untuk apa kau sediakan bunga untuk bos kami, bos kami sudah mengatakan tidak akan menerima bungamu," ketus anggota Great Calvon.


"Bunga itu untuk menghiasi makam paman ini, kenapa kau sibuk dan ikut campur di saat aku bicara dengan bosmu," bentak Careless.


"Kau berani sekali menyumpah bos kami," bentak anggota Great Calvon.


"Sudah! di sini adalah kantor polisi, masalah ini diselesaikan secara damai. dan kalian sudah boleh pulang," ujar Detektif Khennet.

__ADS_1


"Papa angkat, urusan kami masih belum selesai," kata Careless.


"Urusan apa lagi yang ingin kau lakukan?" tanya Detektif Khennet dengan risih.


"Aku belum selesai berunding dengan paman ini," jawab Careless.


"Nona, terima uang ini dan pulanglah, urusan kita sudah selesai!" kata Great Calvon yang bangkit dan ingin meninggalkan kantor polisi.


"Sebentar!" seru Careless yang menghentikan langkah Great Calvon.


"Ada apa lagi?" tanya Great Calvon yang mulai kesal.


"Paman belum memberitahu aku di mana alamat makammu, agar aku bisa mengirim seratus bunga untukmu atau setiap tahun ingin aku kirim bunganya?" tanya Careless.


"Apakah gadis ini mau mati, ya?" batin Detektif Khennet .


"Detektif, apakah gadis ini adalah putri angkatmu?" tanya Great Calvon dengan nada ketus.


"Tentu saja bu--" jawab Detektif Khennet yang dipotong oleh Careless


"Tolong perhatikan dia dan jangan membiarkan dia bicara sembarangan!" kata Great Calvon pada Detektif Khennet.


"Dia bukan putri angkatku, jadi bukan kewajibanku," jawab Detektif Khennet.


"Papa angkat, kamu tega sekali, saat itu kamu ditolak oleh bibiku sehingga ingin bunuh diri. dan kemudian kamu mengangkatku sebagai putri angkatmu. dan kenapa sekarang kamu tidak mengakuiku lagi?" tanya Careless yang bicara asal-asalan.


"Hei! siapa yang ditolak? jangan bicara sembarangan," ketus Detektif Khennet dengan kesal.


"Aku tidak peduli apa hubungan kalian, yang pasti kita tidak ada urusan lagi," ketus Great Calvon yang mendorong Careless sehingga menyebabkan gadis itu hampir tersungkur dan ditahan oleh seseorang dari belakang.


"Hah...kenapa mendorongku," bentak Careless yang berdiri dengan lurus tanpa menyadari orang yang di belakangnya.


Great Calvon yang melihat orang yang tiba-tiba muncul di sana, ia terpaku diam dan terbelalak kaget.

__ADS_1


"Kenapa bola matamu hampir melompat?" tanya Careless pada Great Calvon.


"Jeruk asam, apa kau tidak apa-apa?" suara pria yang muncul di belakang Careless sehingga membuat gadis itu terkejut.


"Kenapa tiba-tiba ada di sini? apakah kamu bisa berubah ya?" tanya Careless.


"Aku datang membawamu pergi," jawab pria itu yang tidak lain adalah Mark.


"Kenapa kamu bisa tahu aku ada di sini?" tanya Careless dengan heran.


"Ke mana pun kamu pergi aku pasti tahu," jawab Mark.


"Mark Davidson, tidak sangka kita bertemu di sini, dan apa hubunganmu dengan gadis ini?" tanya Great Calvon dengan senyum paksa.


"Great Calvon, sejak kapan kamu berminat dengan urusan orang lain?" tanya Mark.


"Tentu saja bukan begitu, aku hanya penasaran bagaimana seorang ketua mafia yang terkenal bisa mengenal seorang gadis yang sembarangan," sindir Great Calvon.


"Sembarangan kepalamu, anak buahmu yang mengikutiku, kenapa aku yang disalahkan," ketus Careless yang mengeluarkan handphonenya.


"Untuk apa kamu melakukan ini?" tanya Mark pada Great Calvon.


"Tidak ada! hanya salah paham, anak buahku memiliki hak untuk berjalan-jalan ke mana pun mereka suka. tapi tidak ku sangka ini membuatnya salah sangka," jawab Great Calvon dengan alasan.


"Apakah memang begitu ceritanya dan bukan berniat ingin mengikutinya?" tanya Mark.


Careless yang sedang menghubungi nomor bibinya, ia bicara tanpa berhenti.


"Bibi, cepat siapkan bunga untuk mantan suamimu yang hanya bisa hidup selama lima belas menit, aku ingin mengirim ke alamatnya!" kata Careless yang lagi-lagi membuat Great Calvon menahan emosi.


"Hei, bocah. apa yang kau katakan? siapa mantan suami bibimu?" tanya Robert yang di seberang sana.


"Pa-paman, kenapa kamu yang menjawab panggilannya?" tanya Careless.

__ADS_1


"Kamu menghubungi ke nomorku, kalau bukan paman yang jawab tidak mungkin tetangga kita yang jawab," bentak Robert dengan kesal.


"Maaf, aku salah nomor," ucap Careless yang memutuskan panggilannya.


__ADS_2