King Mafia & Careless Girl

King Mafia & Careless Girl
Tidak Ada Yang Gratis


__ADS_3

"Jadi apa yang kau tahu selain tidak tahu?" tanya Detektif Khennet dengan kesal.


"Semua tidak tahu!" jawab Careless dengan santainya.


"Aku bertanya sekali lagi, apakah kamu melihat siapa orang yang memberimu burung elang ini?" tanya Detektif Khennet dengan menahan emosi.


"Iya!"


"Siapa pria itu dan bagaimana ciri-cirinya?"


"Sudah ku katakan tadi," jawab Careless.


"Wajahnya...apakah kamu masih ingat?" tanya Detektif Khennet.


"Tidak lagi! karena di saat itu sangat gelap," jawab Careless.


"Kamu mendapatkan burung ini di malam hari atau siang hari dan di mana lokasinya?" tanya Detektif Khennet.


"Malam hari dan tempatnya aku sudah lupa," jawab Careless yang sengaja ingin menyembunyikannya.


"Kenapa kamu bisa lupa tempat itu? apakah di sebuah hutan atau di salah satu jalan besar?"


"Aku pelupa jalan, saat itu aku ingin pulang tapi menyasar ke jalan lain, oleh sebab itu aku tidak tahu di mana tempat itu."


"Paman gundul, aku sudah seharian di sini, apakah aku sudah boleh pulang? karena pertanyaan yang tidak masuk akal aku jadi tidak bisa mengantar bunga, dari tadi hanya menanyakan pertanyaan yang sama. padahal kalian adalah polisi seharusnya pergi menyelidiki sendiri," ucap Careless.


"Baiklah, kamu sudah bisa pulang, kalau suatu saat kamu mengingat kembali siapa pria itu jangan lupa lapor padaku!" jawab Detektif Khennet.

__ADS_1


"Kalau aku lapor memangnya aku dapat apa?"


"Apa maksudmu dengan pertanyaan seperti itu?"


"Kalau aku memberi petunjuk apa yang ku dapatkan?" tanya Careless.


"Apakah kamu tidak ingin membantu negara untuk menangkap lebih banyak penjahat?"


"Untuk apa aku membantu, sedangkan aku yang hidup susah saja tidak dibantu. lagi pula negara sudah memiliki kalian. kalian semua menerima gaji dari negara. tapi kenapa masih ingin aku membantu kalian? apakah karena tanpa gaji maka kalian mengambil kesempatan ingin mengunakanku untuk membantu memecahkan kasus yang kalian selidiki?"


"Bukan seperti itu, Careless. memang sudah tanggung jawab kami untuk menangkap penjahat, dan tentu saja kami juga butuh bantuan orang lain untuk memecahkan kasus," jawab Detektif Khennet.


"Detektif Khennet gundul, aku akan membantumu kalau suatu saat aku menemukan penjahat. tapi apa imbalanku?"


"Dasar kata duitan," ketus Detektif Khennet.


"Kalian menerima gaji dari pemerintah, sedangkan kalian ingin mendapatkan bantuan dariku dengan secara gratis, Paman gundul, apakah kamu sudah lupa di dunia ini tidak ada yang gratis. bahkan minum saja harus bayar!"


"Lalu, apakah masih butuh bantuanku?" tanya Careless.


"Tidak usah!" jawab Detektif Khennet.


"Ha...aku ingat sesuatu," ucap Careless.


"Apa yang kamu ingat?" tanya Detektif Khennet.


"Bukankah tadi baru mengatakan tidak usah, kenapa bertanya lagi?" tanya Careless yang ingin melangkah pergi.

__ADS_1


"Hei, sebentar! katakan apa yang kamu ingat!" kata Detektif Khennet.


"Paman gundul, dunia ini semua butuh uang, kalau kamu butuh informasi juga harus membayarku," jawab Careless.


"Kau ini...apakah kamu tahu ini adalah kasus pembunuhan, mengenai peluru itu adalah digunakan oleh pembunuh bayaran. dan kami harus segera mendapatkan jejak mereka," kata Detektif Khennet.


"Menangkap pembunuh adalah kewajiban kalian karena kalian digaji pemerintah. sedangkan aku hanya warga biasa. memberi info pada kalian sama saja aku membahayakan diriku sendiri. dan aku juga tidak mendapatkan apapun," jawab Careless


Detektif Khennet hanya bisa menarik nafas panjang dan bersabar setiap menghadapi gadis itu. kemudian ia mengeluarkan dompetnya dan memberi lembaran uang.


"Apakah kau sudah bisa memberitahuku apa yang kau ingat?" tanya Detektif Khennet.


"Aku sudah ingat lokasinya, di jalan yang tidak jauh dari terminal," kata Careless


"Careless, di dalam kota ada banyak terminal, apakah kamu bisa mengatakan terminal yang mana?" tanya Detektif Khennet sambil menahan emosi.


"Di bagian utara."


"Bagian utara juga ada beberapa jenis terminal, yang kamu katakan itu adalah terminal apa?"


"Saat itu kakak tampan menyuruhku menunggu di terminal, tapi aku tidak bertanya di terminal apa," batin Careless.


"Aku lupa terminal apa, karena gelap maka aku tidak bisa melihat dengan jelas."


"Tidak bisa melihat dengan jelas, kenapa kau mengatakan melihat terminal? bukankah sama saja semuanya hanya rekayasa," bentak Detektif Khennet dengan kesal.


"Tapi tempat itu memang terminal, lagi pula paman adalah detektif kenapa tidak selidiki saja semua terminal yang ada di kota ini," kata Carelless.

__ADS_1


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖



__ADS_2