King Mafia & Careless Girl

King Mafia & Careless Girl
Detektif Khennet Menjumpai Careless


__ADS_3

"Paman, Bibi, aku ingin sepeda baru!"


"Tidak bisa!" jawab Elizabert dan Robert dengan serentak.


"Bagaimana aku bisa antar pesanan pelanggan lagi kalau tanpa sepeda?" tanya Careless.


"Careless, bunga yang kamu antar dalam sehari paling banyak hanya dua buket, sementara harga sepedamu berkali lipat dari hasil keuntungan dua buket bunga yang kamu antar," kata Elizabert.


"Tidak mungkin aku harus berjalan kaki dari jalan simpang 1 sampai simpang 100," balas Careles.


"Antar dua buket bunga saja memakan waktu seharian, mana mungkin kau bisa sampai ke simpang 100, bodoh," ketus Elizabert.


"Aku tidak bodoh, hanya belum pintar," jawab Careless yang tidak mau kalah.


"Sudah jangan banyak bicara! masuk ke kamarmu sana!" bentak Elizabert dengan kesal.


"Bibi, belum makan," kata Careless.


"Pergi makan dan masuk kembali ke kamarmu!" suruh Robert dengan nada kesal.


Keesokan harinya.


"Paman, belikan sepeda!" pinta Careless yang menarik lengan pamannya yang sedang duduk dalam toko.


"Tidak bisa! kau bukannya baru beli dua hari yang lalu," jawab Robert.


"Sudah terbelah tiga dan pelakunya sudah tewas, aku harus meminta sama siapa lagi," kata Careless.


"Lain kali kamu jaga kebun bunga saja, jangan lupa sering siram air!" ucap Robert


"Jangan membiarkan dia ke kebun bunga, semua bunga itu akan mati karena ulahnya," ujar Elizabert


"Bibi, bunga itu tidak bernyawa mana mungkin bisa mati."

__ADS_1


"Percuma bicara denganmu, cepat jaga toko sana!" ucap Elizabert.


"Aku mau antar bunga saja, pinjamkan motor paman," kata Careless


"Careless, apa kau yakin bisa membawanya? paman hanya khawatir kamu akan menghancurkan barang orang atau menimbulkan kemacetan di jalan besar," ujar Robert.


"Paman, aku sudah pernah belajar saat itu, dan tidak terjadi apa-apa. aku sudah pernah mengunakan motor paman untuk mengantar bunga juga," jawab Careless.


"Elizabert, apakah benar dia pernah mengunakan motorku?"


"Benar, saat itu kamu keluar dengan temanmu, sementara di toko sedang sibuk dengan pengantaran,.oleh sebab itu aku pinjamkan motormu kepada dia," jawab Elizabert.


"Ternyata begitu! rupanya kamu tidak bodoh juga," ucap Robert.


"Sudah ku katakan aku tidak bodoh, hanya belum pintar," jawab Careless.


"Paman, sebenarnya lebih aman ketika aku mengunakan motor, karena hanya mengunakan minyak dan aku juga bisa membawanya dengan lancar. sama sekali tidak ada masalah," ucap Careless.


"Robert, biarkan saja dia mengunakan motormu! tidak akan terjadi apa-apa. tenang saja!" kata Elizabert.


"Paman gundul, kenapa ke sini? apakah ingin membeli bunga?" tanya Careless


"Detektif, ada masalah apa?" tanya Robert.


Detektif Khennet menjelaskan semua kejadian semalam.


"Careless, kenapa kau memberi laporan palsu kepada Detektif Khennet? ini adalah masalah besar," ujar Robert.


"Paman gundul, kalau seperti yang paman lihat tidak ada kejadian, itu berarti tindakan paman sangat lamban," ujar Careless dengan mengejek


"Sangat lamban apanya? kami mendatangi lokasi itu setelah menerima laporan," kata Detektif Khennet.


"Paman gundul, jangan membuang waktu ku lagi, aku ingin mengantar bunga dulu!" ucap Careless.

__ADS_1


"Kau ini...," ucap Detektif Khennet dengan kesal.


"Careless, jangan bersikap seperti ini dengan Detektif Khennet!" ujar Elizabert.


"Kamu membuat laporan palsu ini masalah serius," kecam Detektif Khennet.


"Jangan salahkan aku! yang membuat laporan bukan aku, seharusnya paman mencari orang yang membuat laporan dan jangan cari aku!" jawab Careless.


"Tapi kamu yang menyuruh dia melakukan itu," kata Detektif Khennet.


"Detektif Khennet, sekarang aku bertanya padamu, siapa namamu?" tanya Careless.


"Semua orang tahu namaku adalah Paman K, di luar adalah Detektif Khennet," jawabnya.


"Apakah ada yang bernama gundul di kantor polisi?" tanya Careless.


"Tentu saja tidak ada," jawab Detektif Khennet.


"Lalu, kenapa kamu datang? pada hal tidak ada yang memanggilmu?" tanya Careless yang melirik tajam pada Detektif Khennet.


"Kau...," ucap Detektif Khennet yang terhenti.


"Yang di cari adalah paman gundul, berarti itu tidak bisa dikatakan membuat laporan, mungkin saja dia sedang mencari pamannya yang kabur dengan janda," ujar Careless dengan asal-asalan.


"Careless, jangan mempermainkan detektif!" ucap


Detektif Khennet.


"Detektif Khennet, sangat aneh! ada yang buat laporan di anggap orang membuat laporan palsu, pada hal dia sendiri yang datang lambat. gerakanmu seperti kura-kura saja," kata Careless


"Kalau namamu bukan gundul kenapa harus datang? bukankah itu sama saja paman melarikan janda pelayan itu," ujar Careless yang membuat Detektif Khennet semakin emosi.


"Careless, kau sangat pintar mengelak dari kesalahan setelah membuat kesalahan," ketus Detektif Khennet.

__ADS_1


"Kesalahanku di mana? aku hanya menyuruhnya mencari paman gundul, sedangkan dirimu bukan paman gundul. jadi kenapa kamu datang?" balas Careless yang tidak mau kalah.


__ADS_2