
"Mark Davidson bukan hanya ketua mafia yang memiliki banyak anak buah, dia juga adalah seorang psikopat yang suka menyiksa sebelum membunuh," ujar Great yang masih cemas.
"Seorang ketua mafia berkencan dengan seorang gadis biasa dan kasar, sangat sulit dipercaya," lanjutnya.
"Bos, kita tidak mendapatkan jawaban apapun dari mereka. lain kali kita tidak bisa lagi bertanya pada mereka. teman kita tewas begitu saja," ucap anggotanya yang melihat ke arah pengawal bosnya yang tewas dibunuh oleh Mark.
"Dia pantas mati, tanpa perintahku dia beraninya menyakiti gadis itu," ketus Great.
"Bos, kenapa kita harus tahu siapa orang tua gadis itu?"
"Dia mirip dengan seseorang, aku sangat yakin bahwa gadis itu pasti ada hubungan dengan dia," jawab Great.
"Tapi, sekarang aku tidak berminat lagi ingin mengetahui hal ini. dia beruntung karena menjadi wanita Mark Davidson. Mulai hari ini jangan melibatkan diri dengan mereka lagi!" ujar Great.
"Baik, Bos," jawab anggotanya.
Rumah sakit.
Careless ditemani oleh Mark yang sedang mengobati gusinya yang terluka dan mulai membengkak.
"Kenapa gigi gerahammu bisa tanggal? dan ada sisa yang di dalam gusimu," kata Dokter gigi yang sedang mencabut sisa gigi tersebut.
"Lakukan dengan baik, jangan sampai infeksi atau ada gejala lain!" kata Mark.
"Jangan khawatir! aku adalah dokter spesialis gigi, mana mungkin aku bisa gagal," jawab Dokter.
__ADS_1
"Dokter, apakah akan tumbuh gigi lagi?" tanya Careless.
"Tidak bisa lagi! kamu beruntung karena gigi lainnya masih utuh," jawab Dokter.
"Berikan obat yang paling bagus!" pinta Mark.
"Iya, aku tahu! tenang saja!" jawab dokter itu.
"Apakah kamu dipukul sehingga gigimu tanggal?" tanya Dokter itu
"Iya, aku dipukul di malam mimpi," jawab Careless.
"Apa yang kamu mimpikan, sehingga bisa menanggalkan gigimu?" tanya Dokter itu sambil tertawa.
"Aku bermimpi sedang berkelahi dengan orang hutan yang menyamar sebagai dokter," jawab Careless dengan asal-asalan
"Dokter, kalau kamu bertanya lagi, Maka, gigimu yang akan tanggal," kecam Careless.
Sementara Robert dan Elizabert juga diperiksa oleh dokter untuk memastikan tidak mengalami luka luar atau pun dalam. mereka ditemani oleh Daniel.
"Sudah kami katakan tidak terluka, kenapa masih saja membawa kami ke sini," kata Elizabert.
"Bos kami ingin memastikan kondisi Anda berdua, apakah terluka atau tidak," jawab Daniel.
"Bos kalian agak berlebihan, kami yang sudah tua ini untuk apa mereka menyakiti kami," ucap Robert.
__ADS_1
"Di mana Careless?" tanya Elizabert.
"Jangan cemas! nona dibawa ke dokter spesialis gigi, bos kami sedang menemaninya," Daniel.
"Tuan...," ucap Robert.
"Namaku Daniel panggil saja namaku!"
"Daniel, ada yang ingin kami tanyakan," ujar Elizabert.
"Bibi, silakan bertanya!" jawab Daniel.
"Apakah Careless sudah lama bersama bos kalian?" tanya Elizabert yang penasaran.
"Ini adalah urusan bos, aku juga tidak tahu," jawab Daniel.
"Sejak kapan hubungan mereka begitu dekat?" tanya Robert.
"Tidak tahu juga," jawab Daniel.
"Bukankah kamu adalah pengawalnya, kenapa bisa tidak tahu semuanya?" tanya Elizabert.
"Karena ini adalah urusan pribadi bos, Jadi, tidak baik kalau aku ikut campur," jawab Daniel.
"Tapi seingatku baru tidak lama mereka saling kenal, kenapa bisa begitu cepat mereka bersama?" tanya Elizabert. dengan cemas.
__ADS_1
"Bibi, kenapa kelihatannya Anda berdua sepertinya tidak setuju dengan hubungan mereka?" tanya Daniel.