King Mafia & Careless Girl

King Mafia & Careless Girl
Perkelahian


__ADS_3

"Kenapa tidak menjawab pertanyaanku? Memangnya tidak pernah melihat seorang gadis yang baru bangun dan belum cuci muka? Apakah kamu begitu kolot? Lihatlah diriku terbangun karena suaramu. Kalau ingin membeli bunga lily ambil saja. Anggap saja aku yang menghadiahkan untukmu," ujar Careless.


"Nona Careless, Kamu sudah melukai anggotaku!"


"Itu kesalahanmu sendiri yang tidak bisa mendidik mereka dengan baik, aku hanya ingin membantu saja," jawab Careless yang tidak mau kalah.


"Kalau saja dia berani muncul lagi, maka bukan hanya jari saja yang hilang. aku akan pastikan bahwa nyawanya juga akan hilang," kata Careless.


"Saya penasaran, apakah nona adalah keturunan mafia atau pembunuh? saya melihat matamu memiliki aura membunuh," tanya Great.


"Tidak peduli aku dari keturunan mana, yang penting bukan keturunan dari nenek moyangmu," jawab Careless


yang tidak mau kalah.


"Hati-hati kalau bicara!" bentak anggota Great yang ingin melayangkan tangannya pada Careless.


Careless yang melihat gerakan pria itu. ia langsung bangkit dan menendang perut lawannya sehingga pria itu terhempas ke meja makan yang di belakangnya.


Brugh...


"Aargh...," jeritan pria itu yang kesakitan pada bagian punggungnya.


Brak...


Suara patahan meja yang terbelah dua.

__ADS_1


"Aargh...," jeritannya yang terkapar tidak berdaya.


Great mengenggam kepalan tangannya dengan erat karena menahan emosi.


"Berani sekali kau melukai teman kami di depan bos," bentak anggota lain.


Great memberi kode pada anggotanya untuk tidak bertindak sembarangan.


"Jangan lupa kalian sekarang ada di tempatku, aku tidak peduli kalian dari mana. kalau saja kalian menimbulkan keributan di sini. aku tidak akan diam saja," ketus Careless.


"Bibi, catat!" perintah Careless yang duduk kembali ke kursinya.


"Catat apa?" tanya Elizabert.


"Mereka menghancurkan meja kita, aku akan menagih dengannya," jawab Careless yang melihat Great yang duduk di hadapannya.


"Siapapun guruku Anda tidak perlu tahu, apa tujuanmu datang ke sini?"


"Saya ingin kamu bertanggung jawab atas kejadian semalam," jawab Great.


"Bertanggung jawab atas kejadian semalam? Tuan Great, Anda adalah ketua mereka. salah siapa ketika mereka keluar mengigit orang sembarangan? sebagai majikan dari seekor anjing Anda sangat gagal mendidik peliharaanmu sehingga mereka datang ke sini membuat keributan. percaya atau tidak kalau aku akan memotong telinganya di depanmu," kecam Careless dengan tatapan tajam.


"Ha ha ha...unik...sangat unik, Nona, menyinggung kami sama saja mencari masalah," ujar Great


"Apa bedanya dirimu dengan James yang suka mencari masalah dengan kami, kalian sama-sama memalukan sebagai ketua mafia," ketus Careless.

__ADS_1


"Pergenalanmu cukup luas sehingga bisa mengenal mereka," kata Great.


"Iya, dan diantara semua mafia yang ku kenal hanya kalian mafia yang tidak punya harga diri,"jawab Careless.


"Bayar kerusakan meja kami dan pergi!" bentak Careless yang bangkit dari tempat duduknya.


"Ingin saya pergi? baiklah! kalau kamu mampu mengalahkan mereka maka kami akan pergi," jawab Great.


"Apa? seorang gadis harus berhadapan dengan puluhan anak buahmu? ini sama saja mencari masalah dan ingin menindas kami," bentak Elizabert.


"Aku tidak takut, setelah aku mengalahkan mereka aku akan menantangmu," jawab Careless.


"Kalau kamu kalah, kalian harus pindah dari sini, kalau kamu menang kamu masih bisa tinggal di sini," ucap Great.


"Tidak masuk akal! toko bunga ini adalah milikku kenapa harus tinggalkan tempat ini? kalian adalah mafia yang memalukan kelompok sendiri," bentak Elizabert.


"Kalau aku menang, kamu harus ganti rugi semua kerusakan yang terjadi," ujar Careless.


"Baik!" jawab Great.


"Kalian jangan ragu menyerang gadis ini!" seru Great pada anggotanya.


"Nona, sebelum kami bertindak kau masih bisa berlutut dan memohon pada kami! mungkin saja kami masih bisa memberimu kesempatan," kata salah satu anggotanya.


"Aku adalah Careless tidak akan memohon pada siapapun, walau aku harus mati hari ini," jawabnya dengan tegas.

__ADS_1


Empat anggota Great menghampiri gadis itu sambil memegang kayu. selangkah demi selangkah mereka semakin mendekat dengan sasarannya. dan kemudian mereka sama-sama melayangkan kayu ke arah gadis itu.


Careless mengelak dengan memundurkan beberapa langkah ke belakang sehingga mentok ke tembok.


__ADS_2