
Sarapan bersama.
"Kakak tampan, kenapa paman Calvin begitu pintar memasak? apa aku bisa meminta paman mengajarkan aku cara membuat sarapan?" tanya Careless dengan menyantap makanannya.
"Tidak bisa!" jawab Mark.
"Kenapa?"
"Habiskan sarapanmu! setelah itu aku akan mengantarmu pulang!" ucap Mark yang bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke kamarnya.
"Orang aneh, dasar sosis ayam," gumam Careless.
"Ada apa Asam jeruk?" tanya Mark yang mendengar ocehan gadis itu.
"Uhuk...uhuk...," suara batuk Careless yang keselek makanan.
"Diam!" bentak Careless.
"Tidak ukur badan sendiri, masih saja tidak sadar," gerutu Mark.
"Dasar sosis ayam tidak berguna...," teriak Careless dengan nada tinggi.
Perjalanan
Mark mengendarai mobil sendiri memgantar Careless pulang ke rumah. selama perjalanan gadis itu ketiduran di dalam mobil.
Mark yang sedang menyetir dia hanya diam dengan raut wajah tidak gembira.
__ADS_1
Flash back on.
"Tuan, dalam sarapan nona, saya sudah mencampurkan obat tidur. dia akan tidur hingga malam," kata Calvin.
"Hm...," jawab Mark yang sedang ganti pakaian.
"Tuan, apakah Anda sudah pertimbangkan dengan baik?"
"Kenapa, kamu tidak tega? jangan lupa dia adalah putri musuh kita yang telah membunuh tiga nyawa keluargaku!"
"Saya ingat, Tuan. hanya saja gadis itu tidak tahu apa-apa sama sekali. saya hanya tidak berani membayangkan apa yang akan terjadi kalau kita melakukan itu," jawab Calvin.
"Tujuan kita hanya ingin dia mati, asal dia mati semua telah berakhir. dendam kematian orang tuaku juga telah berakhir."
"Daniel telah mendapat info, bahwa nama asli putri Zavier adalah Zanilla bukan Careless. sementara Elizabert dan Robert sengaja mengubah namanya sesuai dengan sifatnya. tapi mereka tidak menyadari bahwa anak yang mereka besarkan telah dikenali oleh musuhnya," ucap Mark yang sedang memasang dasi.
"Tuan, dari kecil gadis itu tidak mengetahui bahwa dia adalah keturunan mafia, apakah gadis itu tidak pantas untuk hidup?"
Flash Back of.
"Aku tidak akan membunuhmu, tapi aku akan membiarkanmu di sana untuk menentukan nasibmu sendiri. kalau saja kau masih lolos dari kematian maka aku akan melepaskanmu," batin Mark.
Tidak lama kemudian Mark menghentikan mobilnya di sebuah tempat yang sangat jauh dari kota. sementara Careless yang masih belum bangun ia dibawa keluar dan diletakkan begitu saja di tengah jalan. tempat sepi itu tidak ada kendaraan sama sekali. hanya terlihat lautan, rumput-rumput dan pohon-pohon tinggi.
"Gadis ceroboh, jangan salahkan aku! karena dirimu adalah anak dari dua pembunuh yang telah membunuh keluargaku. hidup dan mati hanya tergantung padamu. kalau saja kau bisa keluar dari jalan ini. mungkin kau masih tidak layak untuk mati. tapi kalau kau gagal maka temuilah orang tuamu sana," ucap Mark yang memandang gadis itu yang terbaring di jalan itu.
Setelah beberapa saat kemudian Mark kembali ke mobilnya dan meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Di sisi lain Elizabert dan Robert sedang menunggu keponakan mereka dan mencoba menghubungi gadis itu beberapa kali akan tetapi nomornya tidak aktif.
"Kenapa nomornya tidak aktif?" tanya Robert dengan khawatir.
Prang...
"Elizabert, ada apa?" tanya Robert pada istrinya yang memecahkan gelas.
"Perasaan ku tidak nyaman sekali, kenapa aku tiba-tiba khawatir dengan bocah itu? apakah dia mengalami masalah?".
"Seharusnya dia tidak apa-apa, bukankah sudah biasa dia tidur di luar," jawab Robert.
"Robert, aku hanya takut kalau dia ditemukan oleh orang itu."
"Apa yang kamu katakan, tidak ada yang akan tahu identitasnya, bahkan dia sendiri saja tidak tahu," kata Robert.
"Walaupun begitu, akan tetapi tanda lahir yang ditinggalkan Zavier bisa dikenali," ujar Elizabert.
"Aku sangat tidak mengerti dengan Zavier dan Janine, kenapa harus meninggalkan tanda itu di punggung gadis itu, itu bukan tanda lahir tapi sebuah simbol nama yang dia tinggalkan dengan tangan sendiri. lagi pula saat dia melakukannya ada anggotanya yang sedang menyaksikan. kalau saja rahasia ini diketahui oleh musuhnya bagaimana gadis itu bisa hidup," kata Robert.
"Careless sama sekali tidak tahu masa lalunya, aku hanya berharap dia menjalani hidup seperti kita. walau keuntungan hanya pas-pasan juga tidak masalah yang penting selamat. kalau saja sampai musuh Zavier mengetahui siapa dia atau melihat tanda Z itu. maka semua telah berakhir."
"Elizabert, ini hanya tebakanmu, belum tentu benar, jangan pikirkan lagi!"
"Semalam aku bermimpi buruk, aku melihat gadis itu terluka parah dan tidak sadarkan diri. tubuhnya mengeluarkan banyak darah. aku memanggilnya dan dia tidak menjawab lagi. aku sangat takut kalau terjadi sesuatu padanya," ucap Elizabert.
"Begini saja! kita hubungi Detektif Khennet, dia pasti akan mencari tahu keberadaan Careless," kata Robert.
__ADS_1
"Apa mungkin dia akan membantu? Careless selalu saja membuatnya marah!"
"Kau tenang saja! sebenarnya Detektif Khennet sangat menyayangi Careless, walau mereka sering bertengkar. tapi Detektif Khennet tidak pernah simpan dalam hati," jawab Robert.