
"Aku ingin menyelesaikan kesalahpahaman antara aku dan keluargamu," jawab Mark.
"Memangnya kalian terjadi kesalahpahaman apa?" tanya Careless.
"Karena aku adalah mafia, Makanya, keluargamu tidak setuju dengan hubungan kita. dan sekarang aku ingin menyelesaikan semua ini agar kita bisa bersama," jawab Mark.
"Aku akan menemanimu masuk menemui bibi dan pamanku!" ujar Careless.
"Bukankah kamu akan keluar?"
"Iya," jawab Careless.
"Aku yang akan bertemu dia sendiri, Kamu pergi saja dan serahkan padaku!" ucap Mark.
"Kamu yakin kalau keluargaku akan setuju hubungan kita?"
"Aku yakin, Kamu pergilah!" jawab Mark dengan senyum.
__ADS_1
"Baiklah, sampai jumpa nanti," ucap Careless yang kemudian melangkah pergi.
Beberapa menit kemudian Mark duduk bersama Elizabert dan Robert.
"Tuan Davidson--," ucap Elizabert yang dipotong oleh Mark.
"Panggil saja namaku Mark! Aku dan Careless sedang bersama. Kalian seperti orang tuanya dan akan ku anggap sebagai orang tuaku juga," kata Mark.
"Tuan, bukan kami tidak setuju dengan hubungan kalian, Tapi, apakah kamu sudah tahu apa identitasnya?" tanya Robert.
"Aku sudah tahu kalau Careless adalah putri Zavier Folan dan Janine. mereka telah membunuh orang tuaku dan aku juga telah membunuh mereka,"jawab Mark.
"Iya, mereka membunuh orang tuaku, aku harus menanggung semua beban orang tuaku dan markas peninggalannya di saat aku masih remaja. Aku harus menjalani kehidupan yang sulit tanpa mereka. Aku sangat membenci Zavier Folan dan Janice sehingga harus membunuhnya," jawab Mark.
"Kalau begitu, Mana mungkin kalian bisa bersama, Careless sama sekali tidak tahu menahu masalah ini. kalau suatu saat dia mengetahuinya dia akan terluka. Apakah kamu hanya ingin membalas dendam?" tanya Robert.
"Apa tujuanmu sebenarnya? kenapa harus mendekati gadis malang itu? dia telah kehilangan orang tuanya, Kami juga selama ini berusaha menutupinya. Agar tidak diketahui olehnya. Careless sudah seperti putri kami," ujar Elizabert.
__ADS_1
"Paman, Bibi, Aku mendekatinya bukan karena dendam masa lalu. dendam di antara dua keluarga kita sudah berlalu. Tentu saja aku berharap kalian bisa melupakan masalah ini dan biarkan kami bersama," ujar Mark.
"Apakah kamu tidak akan memberi tahu Careless suatu saat nanti?" tanya Elizabert dengan khawatir.
"Suatu saat kalau kamu sudah bosan dengannya, Apakah kamu tidak akan membunuhnya untuk membalas dendam?" tanya Robert.
"Setahuku, seorang mafia memiliki banyak wanita. Apakah kamu tidak seperti itu?" tanya Elizabert.
"Paman, Bibi, mafia lain mungkin seperti itu. Tapi, selama ini aku tidak memiliki wanita lain. sebelum aku mengenal Careless. aku juga tidak pernah berkencan dengan siapa pun. Setelah bertemu dengan gadis ceroboh ini aku baru mulai tertarik dan karena sifatku yang egois dan gengsi sehingga aku acuh tak acuh padanya" ungkap Mark.
"Aku hanya tidak ingin Careless tahu kalau orang tuanya dibunuh olehmu," ujar Robert.
"Bukan hanya itu saja, Kamu telah membunuh kakakku. Bagaimana aku bisa berhadapan dengan kamu yang adalah pembunuh," lanjut Elizabert.
"Bagaimana dengan orang tuaku yang juga telah dibunuh oleh kakakmu? Aku juga tetap bisa berhadapan denganmu. terus terang saja ...kalau bukan karena Careless mungkin kalian berdua tidak mungkin masih duduk di sini," jawab Mark.
"Apakah kamu sedang mengancam kami?" tanya Robert.
__ADS_1
"Aku hanya berkata yang sebenarnya, Orang tua Careless telah membunuh orang tuaku. dan aku menginginkan seumur hidup Careless," jawab Mark