
Detektif Khennet melajukan mobilnya menuju ke tempat yang dikatakan oleh Careless tadi.
"Seberang jalan, sudah tidak jauh dari sini," gumam Detektif Khennet.
Sementara Careless dan beberapa pria yang mengejarnya dikerumunin para pejalan kaki. malam itu Careless sedang duduk di jalan sambil menangis dengan begitu putus asa demi ingin menjebak pria yang mengejarnya.
"Hidupku si.al sekali, dalam sebulan mereka memperko.sa ku sebanyak tiga puluh satu hari, kenapa kalian tidak membunuhku saja dari pada menyiksaku," tangisan Careless.
"Kalian binatang, begitu teganya memperko.sa seorang gadis sehingga tiga puluh satu hari," bentak salah satu wanita itu pada tiga pria itu.
"Bukan seperti itu, dia hanya merekayasa cerita," jelas salah satu dari mereka.
Mereka bertiga tidak bisa tinggalkan tempat itu karena dikerumuni para pejalan kaki.
"Nona, apa kamu baik-baik saja?" tanya salah satu wanita itu.
"Mana mungkin aku baik-baik saja, sedangkan aku harus melayani mereka dari pagi hingga malam. dari awal february hingga akhir february," jawab Careless.
"Nona, bangun dulu, kita akan melapor polisi, agar dia tidak berani lagi."
__ADS_1
"Tidak berguna lagi melapor polisi, masa depanku sudah hancur. hatiku sudah hancur, perasaanku sudah hancur, ginjal dan jantungku juga sudah hancur. tidak berguna lagi aku hidup di dunia ini," tangisan Careless dengan sengaja.
"Hei, kau jangan menuduh sembarangan, kami akan menuntutmu," bentak salah satu pria itu.
"Menuntuku? seharusnya aku yang menuntutmu bukan kau yang menuntutku, di bulan januari kau memperko.saku selama tiga puluh satu hari, di bulan february kau memperko.saku selama tiga puluh hari. di bulan maret kau memperko.saku selama tiga puluh dua hari. sehingga dalam setahun aku harus aborsi lima kali. dokter mengatakan tidak lama lagi aku akan terjangkit penyakit virus karena ulah kalian bertiga," tangisan Careless sambil berteriak.
"Diam! kau gila. semua yang kau katakan sama sekali tidak benar," bentak pria itu.
"Lihatlah Bibi, Paman, aku sudah menjadi korbannya tapi mereka masih tidak ingin mengaku. sudahlah...sudahlah...aku mati saja. aku tidak sanggup hidup lagi," tangisan Careless.
Tidak lama kemudian Detektif Khennet menghampiri Careless yang sedang duduk di jalan sambil menangis.
"Papa angkat, mereka adalah pencabul dan ingin memperko.saku lagi. aku sudah tidak sanggup untuk melayani mereka," kata Careless dengan sengaja.
"Siapa kalian...Ha?" tanya Detektif Khennet pada tiga pria itu.
"Kami bukan siapa-siapa, kami hanya pejalan kaki," jawab mereka dengan alasan.
"Papa angkat, mereka bertiga mengikutiku karena ingin aku melahirkan anak untuk mereka. tapi aku menolak," kata Careless dengan sengaja.
__ADS_1
"Itu tidak benar, dia banya berbohong saja," jelas mereka.
Detektif Khennet menghampiri mereka dan berkata," kalian adalah breng.sek dari mana? berani sekali membuat keributan di sini."
"Pak tua, yang membuat keributan adalah dia, kami hanya pejalan kaki."
"Papa angkat cepat tangkap mereka, jangan biarkan mereka pergi. kalau tidak, mereka akan mengincar istri polisi," kata Careless dengan sengaja.
"Apa?" tanya Detektif Khennet.
"Iya, mereka berkata seperti itu, aku memberitahu mereka bahwa Detektif Khennet adalah detektif yang hebat dan tampan. dia juga adalah pahlawan neraka. tapi mereka malah mengatakan penasaran dengan istri Detektif Khennet," ujar Careless dengan sengaja.
"Yang benar adalah pahlawan negara, Dasar bodoh," ketus Detektif Khennet.
"Itu tidak benar, dasar wanita gila," bentak mereka dengan kesal.
"Kalian semua harus ikut ke kantor polisi," ujar Detektif Khennet.
"Tidak! kami tidak bersalah sama sekali," jawab mereka yang ingin melawan dan kemudian Detektif Khennet langsung menodong senjatanya.
__ADS_1
"Kalau kalian berani maju selangkah lagi, akan kutembak," kecam Detektif Khennet yang membuat mereka tidak berkutik.