King Mafia & Careless Girl

King Mafia & Careless Girl
Menghajar Orang


__ADS_3

"Sudah! kembalikan ke restoran sana!" titah Detektif Khennet.


"Paman gundul, apakah tidak butuh untuk dijadikan bukti?" tanya Careless.


"Tidak butuh! karena ini bukan alat memukul orang," jawab Detektif Khennet dengan kesal.


"Baiklah, aku akan membawanya ke restoran itu," jawab Careless.


"Hati-hati! jangan sampaikan pecahkan barang di kantor ini!" kata Detektif Khennet yang khawatir karena kecerobohan gadis itu.


"Paman gundul, kenapa takut aku pecahkan barang di sini? kan tidak ada yang mencari masalah dengan ku," kata Careless.


"Benar juga katamu! hanya saja peluk baik-baik alat itu, jangan sampai terjatuh dan merusakan lantai keramik ini. kalau tidak, aku akan dituntut ganti rugi," pesan Detektif Khennet yang khawatir.


"Iya...iya...tenang saja! aku tidak akan pecahkan keramik ini," jawab Careless sambil memeluk APAR.


Careless melangkah menuju ke arah pintu. sementara Detektif Khennet bernafas lega karena gadis itu telah pergi.


"Asalkan dia tidak merusak barang tempat ini, aku sudah lega," ucap Detektif Khennet.


Saat Careless melangkah keluar dia berpas-pasan dengan seorang pria yang dibawa oleh salah satu detektif. pria itu dalam keadaan diborgol dan menatap sinis pada Careless.


"Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Careless yang sedang memeluk APAR.


"Hanya gadis bodoh yang memeluk alat pemadam kebakaran," ketus pria itu dengan menghina dan berjalan menuju ke pintu kantor polisi.


Careless melihat ke arah pria itu dengan penuh kekesalan.


"APAR, kamu tunggu aku di sini, kalau aku mengunakanmu melempar ke arah pria itu, maka lantai keramiknya pasti rusak. dan aku akan mengunakan cara lain untuk menghajarnya," ucap Careless yang meletakan alat itu di luar sana.


"Hei, dasar gundul, kenapa kau sama jeleknya dengan paman gundul," teriak Careless yang berlari ke arah pri itu.

__ADS_1


Careless langsung melayangkan pukulan ke wajah pria itu sehingga menyebabkan pria itu terhempas ke pintu kaca dan pecah berkeping-keping.


Prang...


Prang...


Suara pecahan kaca itu yang mengejutkan semua orang yang di dalam kantor sana. terutama Detektif Khennet.


"Dasar kurang ajar!" bentak Careless yang menduduki tubuh pria itu dan memukul wajahnya bertubi-tubi.


Bruk..


"Aarrggh...."


Bruk..


"Aarrggh...."


Bruk..


"Aarrggh...."


"Pa-paman K, minum air dingin dulu, untuk mendinginkan suasana hatimu," kata salah satu rekannya yang melihat wajah Detektif Khennet yang sedang kesal dan menahan emosi. sementara Mark malah tersenyum melihat aksi gadis itu yang sedang menghajar habis-habisan pria itu.


"Berani sekali kau menghinaku...ha? lebih baik aku peluk APAR dari pada memelukmu," bentak Careless yang masih memukul wajah pria itu sehingga bengkak dan mengeluarkan darah dari hidung dan mulutnya.


Bruk..


"Aarrggh...."


Bruk..

__ADS_1


"Aarrggh...."


"Apa yang kalian lakukan? cepat jauhkan dia dari pria itu!" teriak Detektif Khennet yang sedang emosi.


Anak buahnya langsung meleraikan Careless dengan tahanan polisi itu yang sudah tidak berdaya.


"Careless, apa kau sadar dengan aksimu ini telah menghancurkan kaca ini?" tanya Detektif Khennet dengan kesal.


"Paman gundul, kenapa salahkan aku?" tanya Careless.


"Kalau bukan salahmu, lalu salah siapa?" tanya Detektif Khennet dengan nada kesal.


"Paman gundul, kenapa kaca ini bisa pecah?" tanya Careless


"Karena dirimu yang memukulnya sehingga dia menabrak kaca ini," jawab Detektif Khennet.


"Nah, salahku di mana? dia yang menabrak bukan aku, kenapa aku yang di salahkan," jawab Careless yang tidak mau kalah.


"Kenapa kau harus memukulnya? kalau kau tidak bertindak maka tidak akan terjadi seperti ini," bentak Detektif Khennet


"Paman, jangan salahkan aku! dia menghinaku," jawab Careless.


"Menghinamu apakah harus sampai menghancurkan pintu ini? apakah kau mengira kaca ini murah ya!" bentak Detektif Khennet.


"Paman hanya pesan jangan merusakan lantai keramik dan tidak pesan aku jangan pecahkan pintu ini," jawab Careless.


"Careless, lain hari...lain waktu... lain tahun...jangan muncul di hadapanku lagi," bentak Detektif Khennet dengan emosi.


"Kalau begitu aku juga tidak perlu hadir jika suatu saat paman pergi," kata Careless.


"Pergi ke mana?" tanya Detektif Khennet dengan kesal.

__ADS_1


"Ke dunia lain," jawab Careless.


"Careless, pergi sekarang sebelum aku menembak kepalamu!" bentak Detektif Khennet yang lagi-lagi membuat orang lain harus menahan tawa.


__ADS_2